Banner Iklan

Mahasiswa KKN UPN Veteran Jatim Sosialisasikan Pemanfaatan Limbah Arang Sekam, Warga Tlogoagung Antusias

Admin JSN
10 Agustus 2026 • 12.28 WIB
Foto Bersama Peserta Sosialisasi Arang Sekam (Mochammad Ivan)

LAMONGAN | JATIMSATUNWS.COM : Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur menggelar sosialisasi program pemanfaatan limbah sekam padi menjadi arang sekam di Desa Tlogoagung, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari perangkat desa maupun warga setempat yang sebagian besar berprofesi sebagai petani. Kepala Desa Tlogoagung menyatakan dukungannya terhadap program kerja mahasiswa KKN tersebut. Menurutnya, karena latar belakang masyarakat desa yang mayoritas bergerak di bidang pertanian, program pembuatan arang sekam ini disambut antusias oleh warga karena dinilai mampu menambah wawasan baru.

"Saya mendukung program kerja mahasiswa KKN karena di sini latar belakang masyarakat adalah pertanian, dan pembuatan arang sekam ini membuat antusias warga sangat tinggi karena dapat menambah wawasan. Saya juga dengar saat pemaparan, arang sekam ini bisa membuat tanah menjadi netral, karena tanaman apa pun yang ditanam itu tergantung pada apa yang ada di dalam tanahnya, misalnya kesuburannya," ujarnya. Untuk keberlanjutan program, Kepala Desa menyebut Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berpotensi menjadi motor penggerak pengembangan pemanfaatan limbah sekam di Desa Tlogoagung. Ia berharap, apabila program ini terbukti berhasil, pengelolaannya dapat disandingkan dengan organisasi kepemudaan Karang Taruna setempat.

Terkait waktu implementasi program secara lebih luas menjadi produk yang bernilai ekonomis, Kepala Desa mengaku belum dapat memastikan jadwalnya. Namun ia berkomitmen untuk terus menindaklanjuti hasil pelatihan yang telah diberikan oleh mahasiswa KKN. "Pada hari ini saya masih belum bisa memberi tahu kapan, tapi saya akan tetap follow up dan menindaklanjuti apa yang diberikan anak-anak KKN di desa kami," ujarnya.

Ia berharap ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini dapat diterapkan langsung oleh warga, khususnya mereka yang memiliki hobi bercocok tanam. "Harapan saya, semoga pencinta atau hobi tanaman dapat mengikuti dan mendukung program kerja pemanfaatan sekam padi ini di rumahnya masing-masing," tambahnya. Meski begitu, Kepala Desa turut menyampaikan catatan evaluasi terkait tingkat kehadiran warga dalam kegiatan sosialisasi. Ia menyarankan agar kedepannya undangan tidak hanya disampaikan melalui kepala dusun, melainkan langsung menyasar warga secara personal, dengan berkoordinasi bersama pihak desa agar sasaran program lebih tepat pada bidangnya masing-masing.

Antusiasme juga datang dari kalangan warga yang mengikuti sosialisasi. Salah satu warga Desa Tlogoagung mengungkapkan, dari kegiatan ini ia baru mengetahui bahwa arang sekam ternyata dapat dimanfaatkan sebagai media tanam, sekaligus menjaga struktur dan kelembaban air tanah. "Yang menarik dari materi ini, ini bisa menjadi pengembangan di Desa Tlogoagung agar bisa meningkatkan ekonomi juga ke depannya, agar setiap masyarakat mampu mengembangkan pengolahan arang sekam ini," ujarnya. Ia menilai, pihak yang paling diuntungkan dari program ini adalah para petani, sebab limbah sekam padi hasil produksi mereka sendiri dapat diolah kembali dan dimanfaatkan oleh petani itu sendiri. Ia juga menambahkan bahwa sosialisasi yang digagas mahasiswa KKN UPN “Veteran” Jawa Timur ini membuka wawasan warga bahwa barang yang sebelumnya dianggap tidak berguna ternyata bisa diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Selama ini, menurut warga tersebut, sekam padi hanya menumpuk begitu saja tanpa dimanfaatkan dan berakhir menjadi limbah. Ia bahkan mengaku tertarik untuk mengusulkan agar ide pembuatan arang sekam dari mahasiswa KKN dapat diadopsi oleh badan usaha milik Karang Taruna, mengingat nilai ekonomisnya yang dinilai cukup tinggi. Ia juga menyoroti potensi pengembangan arang sekam bagi ibu-ibu di desa yang gemar menanam bonsai maupun tanaman hias. "Karena di sini ibu-ibu banyak yang gemar menanam bonsai, tanaman hias, dan dari sini bisa dibuat pengembangan untuk tanaman ibu-ibu di Desa Tlogoagung," jelasnya.

Terkait kualitas penyampaian materi, warga menilai pemaparan yang diberikan pemateri sudah sangat jelas, sehingga turut mendorong tingginya antusiasme warga terhadap kegiatan ini. Dengan adanya program ini, mahasiswa KKN UPN “Veteran” Jawa Timur berharap pemanfaatan limbah arang sekam dapat terus dikembangkan oleh warga Desa Tlogoagung, tidak hanya sebagai solusi pengelolaan limbah pertanian, tetapi juga sebagai peluang baru untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Dari setiap butir sekam, tersimpan peluang yang bernilai. Yang semula dianggap limbah, kini bertransformasi menjadi arang sekam yang bermanfaat dan berpotensi membuka peluang ekonomi.

 

Wartawan: Rizqisa Hilma Amalia & Rika Sania Romadhona

Redaktur: Fira Rahmatul Auliya Choirunnisa

Editor: Fadil Fajriansyah

Infografis : Nabila Farahdina & Muhammad Ilham


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Mahasiswa KKN UPN Veteran Jatim Sosialisasikan Pemanfaatan Limbah Arang Sekam, Warga Tlogoagung Antusias

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?