JOMBANG | JATIMSATUNEWS.COM: Menjelang perhelatan akbar Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang rencananya akan digelar pada 27-31 Agustus 2026, Anggota DPD RI daerah pemilihan Jawa Timur, Lia Istifhama, melakukan kunjungan spesial ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang.
Kunjungan yang berlangsung pada Ahad (2/8/2026) malam ini bukan sekadar agenda biasa, melainkan sebuah napak tilas sejarah NU sekaligus perjalanan spiritual bagi perempuan yang akrab disapa Ning Lia tersebut. Pasalnya, Ponpes Tambakberas merupakan tempat mendiang ayahnya, KH. Masykur Hasyim, menimba ilmu agama setelah lulus dari Ponpes Canga'an, Bangil.
"Alhamdulillah, hari ini saya bisa napak tilas sejarah NU di Tambakberas. Ini juga sekaligus napak tilas spiritual bagi saya, sebab ayah saya pernah menimba ilmu di sini," ungkap Ning Lia penuh haru.
Silaturahmi dan Kantongi "Resep Sehat" dari Nyai Mundjidah Wahab
Dalam kunjungannya ke pesantren yang didirikan oleh pahlawan nasional sekaligus pendiri NU, KH. Wahab Chasbullah tersebut, Ning Lia menyempatkan diri bersilaturahmi dengan sosok ulama perempuan kharismatik, Ibu Nyai Hj. Mundjidah Wahab. Momen hangat itu juga turut dihadiri oleh Mujtahidur Ridho atau Gus Edo, menantu sekaligus salah satu pengasuh ponpes setempat.
Banyak pelajaran berharga yang dipetik oleh keponakan Gubernur Jatim periode 2019-2024, Khofifah Indar Parawansa ini dari sosok Bu Mun—sapaan akrab Nyai Mundjidah. Mulai dari teladan kepemimpinan hingga rahasia kebugaran di usia senja.
Mantan Bupati Jombang periode 2018-2023 tersebut diketahui masih sangat bugar dan aktif dalam berbagai kegiatan pendidikan, sosial, hingga keagamaan Muslimat NU, meskipun usianya tak lagi muda.
"Beliau memberi pelajaran penting bagi saya sebagai politisi muda, bagaimana merawat umat itu dimulai dari merawat diri. Saya beruntung mendapatkan resep minuman sehat yang rutin beliau konsumsi selama 30 tahun terakhir," tutur Senator asal Jatim yang dikenal berparas ayu ini.
Beri Motivasi Inspiratif Kepada Ratusan Santri Tambakberas
Tak hanya bersilaturahmi dengan para tokoh pesantren, Ning Lia juga menyusuri area kompleks pondok dengan penuh semangat. Sepanjang jalan menuju asrama-asrama bersejarah, ia disambut sapaan hangat dari para santri.
Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini tak menyia-nyiakan kesempatan untuk menyapa balik dan memberikan motivasi kepada para santri generasi penerus bangsa. Ia menekankan bahwa santri memiliki potensi besar untuk menjadi apa saja di masa depan, termasuk menjadi seorang politisi yang membawa manfaat.
"Almarhum ayah saya adalah alumni santri Tambakberas, dan beliau berhasil mengabdi sebagai anggota Dewan. Alhamdulillah, saya sebagai putrinya saat ini diberi amanah menjadi Anggota DPD RI mewakili Jawa Timur. Kalian semua juga punya kesempatan yang sama untuk menjadi apapun yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara," pungkas Ning Lia di hadapan para santri.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?