Banner Iklan

Demonstrasi Inovasi TEBARIN dan Sosialisasi RDKK Tingkatkan Kesiapan Kelompok Tani Setyo Bakti untuk Menghadapi Musim Tanam

Admin JSN
11 Agustus 2026 • 11.53 WIB
Dokumentasi Kegiatan Demonstrasi Inovasi TEBARIN dan Sosialisasi RDKK Tingkatkan Kesiapan Kelompok Tani Setyo Bakti untuk Menghadapi Musim Tanam

BOJONEGORO | JATIMSATUNEWS.COM :  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UPN "Veteran" Jawa Timur Kelompok 46 Sedahkidul berkolaborasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) menyelenggarakan kegiatan demonstrasi inovasi TEBARIN (Alat Tebar Pupuk Inovatif Semi Otomatis Berbasis Pipa PVC) sekaligus sosialisasi penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) dan petunjuk teknis penyaluran pupuk bersubsidi terbaru. Kegiatan yang berlangsung di Desa Sedahkidul, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro ini diikuti oleh anggota Kelompok Tani Setya Bakti sebagai upaya meningkatkan efisiensi budidaya pertanian sekaligus memperkuat pemahaman petani terhadap mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi. .

Kolaborasi antara mahasiswa KKN dan PPL ini bertujuan untuk mendukung peningkatan efisiensi budidaya pertanian sekaligus meningkatkan pemahaman petani mengenai administrasi penyaluran pupuk bersubsidi. Kegiatan tersebut dihadiri oleh anggota Kelompok Tani Setya Bakti yang mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa KKN memperkenalkan dan mendemonstrasikan penggunaan TEBARIN, sebuah alat tebar pupuk semi otomatis yang dibuat menggunakan bahan utama pipa PVC. Alat ini dirancang sebagai Teknologi Tepat Guna (TTG) yang sederhana, ekonomis, mudah dibuat, dan mudah dioperasikan oleh petani. Inovasi ini berangkat dari hasil observasi mahasiswa selama pelaksanaan KKN yang menunjukkan bahwa sebagian besar petani di Desa Sedahkidul masih menebarkan pupuk granul secara konvensional menggunakan sendok makan. Cara tersebut dinilai kurang efisien, membutuhkan waktu lebih lama, serta berpotensi menghasilkan sebaran pupuk yang kurang merata.

"Kami melihat bahwa sebagian besar petani masih menggunakan sendok makan untuk menyebarkan pupuk granul. Berangkat dari kondisi tersebut, kami mencoba menghadirkan solusi sederhana melalui TEBARIN sebagai teknologi tepat guna yang mudah dibuat, murah, dan sesuai dengan kebutuhan petani. Harapannya, alat ini dapat membantu meningkatkan efisiensi proses pemupukan di lahan pertanian," ujar PIC Program TEBARIN KKN 46 UPN “Veteran “Jawa Timur

Melalui demonstrasi langsung di hadapan peserta, mahasiswa menjelaskan cara penggunaan alat, mekanisme kerja, hingga keunggulan TEBARIN dalam mempercepat proses pemupukan tanpa mengurangi kemudahan pengoperasiannya. Diharapkan alat ini dapat menjadi alternatif sederhana yang mampu meningkatkan efisiensi tenaga dan waktu dalam kegiatan pemupukan di lahan pertanian.

Selain demonstrasi teknologi tepat guna, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi oleh PPL Desa Sedahkidul mengenai penyusunan RDKK sebagai syarat utama pengajuan pupuk bersubsidi untuk musim tanam tahun berikutnya. Pada kesempatan tersebut, PPL juga menjelaskan petunjuk teknis terbaru mengenai mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi, mulai dari persyaratan administrasi, prosedur pengajuan, hingga ketentuan yang harus dipenuhi oleh petani agar dapat memperoleh alokasi pupuk sesuai peraturan yang berlaku.

PPL menegaskan bahwa penyusunan RDKK yang tepat menjadi faktor penting dalam menjamin kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani.

"RDKK merupakan dasar dalam penetapan kebutuhan pupuk bersubsidi setiap kelompok tani. Oleh karena itu, penyusunannya harus dilakukan secara tepat dan sesuai kondisi riil di lapangan agar penyaluran pupuk dapat berjalan efektif dan tepat sasaran," jelasnya.

Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Para anggota kelompok tani aktif menyampaikan berbagai pertanyaan, baik mengenai penggunaan TEBARIN maupun proses penyusunan RDKK dan kebijakan terbaru mengenai pupuk bersubsidi. Diskusi berlangsung interaktif sehingga peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terhadap kedua materi yang disampaikan.

Melalui kolaborasi ini, Mahasiswa KKN UPN “Veteran” Jawa Timur Kelompok 46 Sedahkidul berharap inovasi TEBARIN dapat menjadi alternatif teknologi sederhana yang mampu meningkatkan efisiensi pemupukan di tingkat petani. Di sisi lain, sosialisasi mengenai RDKK dan penyaluran pupuk bersubsidi diharapkan dapat membantu kelompok tani memahami prosedur administrasi secara lebih baik sehingga proses pengajuan pupuk bersubsidi pada tahun mendatang dapat berjalan lancar dan sesuai ketentuan.


Penulis            : Sabrina Ulfa Aprilia

Editor               : Faza Kumala


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Demonstrasi Inovasi TEBARIN dan Sosialisasi RDKK Tingkatkan Kesiapan Kelompok Tani Setyo Bakti untuk Menghadapi Musim Tanam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?