MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Penyelenggaraan Malang Fashion Runway (MFR) Series #7 tahun 2026 terbukti sukses membawa dampak positif bagi geliat ekonomi kreatif di Kota Malang. Ajang peragaan busana yang digelar di Malang Town Square (MATOS) pada 11-12 Juli 2026 ini tidak sekadar menjadi panggung bergengsi bagi para desainer, melainkan turut menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Mall Director MATOS, Fifi Trisjanti, mengungkapkan bahwa event MFR tahun ini memberikan multiplier effect (efek berganda) yang sangat terasa di masyarakat, khususnya bagi para pelaku usaha di sektor fesyen.
"Saya senang sekali karena MFR ternyata ikut menyumbang dan mengaktifkan kembali perekonomian Kota Malang. Terbukti, selama satu bulan terakhir para penjahit sampai kewalahan menerima pesanan. Bahkan busana yang saya kenakan ini baru selesai pukul tiga sore tadi karena saking penuhnya pesanan," jelas Fifi saat penutupan MFR 2026 di Grand Hall MATOS, Minggu (12/07/2026).
Tingginya antusiasme pelaku industri fesyen juga terlihat dari jumlah pendaftar yang melebihi kuota. Pihak penyelenggara terpaksa membatasi jumlah peserta menjadi 58 desainer dari total 70 lebih pendaftar karena alasan keterbatasan waktu penyelenggaraan. Merespons tingginya minat tersebut, MATOS berencana untuk memperpanjang durasi MFR menjadi tiga hari pada tahun depan.
Selain dari sisi peserta, indikator kesuksesan event ini juga terlihat dari lonjakan jumlah pengunjung. Fifi mencatat adanya peningkatan kunjungan ke MATOS sebesar 25 hingga 30 persen dibandingkan hari biasa.
"Hari ini benar-benar ramai. Kendaraan keluar masuk tanpa henti, bahkan area parkir kami penuh sehingga harus dibantu dengan tambahan lahan parkir di sekitar mal. Meningkatnya pengunjung ini tentu memberi dampak ekonomi yang positif bagi tenant dan pelaku usaha di dalam MATOS," tambahnya.
Melihat animo masyarakat yang luar biasa, MATOS berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai agenda kreatif ke depannya. Selain mematangkan konsep MFR tahun depan, Fifi juga membawa kabar baik bagi warga Malang terkait rencana kembalinya salah satu ikon kebanggaan mal tersebut.
"Tahun depan bertepatan dengan ulang tahun MATOS, kami berencana untuk menghadirkan lagi ajang Miss MATOS seperti dulu. Banyak masyarakat yang merindukan acara tersebut, dan kami ingin membangkitkan kembali kenangan itu," pungkas Fifi.
Kehadiran MFR yang terbukti mendongkrak ekonomi ini diharapkan tidak lagi sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi terus berkembang menjadi salah satu pilar utama penggerak industri kreatif dan pariwisata di Kota Malang. (

.jpg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?