![]() |
| Sosialisasi Intensifikasi Koin NU oleh NU Care-LAZISNU PWNU Jatim di Gedung PCNU Lintang Songo Ngawi pada Minggu.(12/07/2026).Foto:Qony. |
NGAWI | JATIMSATUNEWS.COM
Sosialisasi Intensifikasi Koin NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Ngawi dihadiri langsung oleh PWNU Jatim, H. Afif Amrullah, S. HI, M.E.I. selaku Ketua, Moch. Rofi'i Boenowi, S.Pd.I., M.Ag. selaku Sekretaris, dan H. Tamsil Ainnur Rizal, S.E., MM. di Gedung PCNU Lintang Songo, sebagai lanjutan program untuk kemajuan lembaga.(13/07/2026)
Meninandaklanjuti program yang pernah sukses di tahun 2015, KOIN NU kembali disosialisasikan dalam intensifikasi oleh NU Care-LAZISNU MWCNU Jawa Timur, dengan mengajak semua jajaran pengurus NU Care hingga akar rumput, bahu-membahu dalam mengelola rupiah-rupiah kecil untuk umat.
"Kita semua jajaran kepengurusan NU-CARE LAZISNU PCNU Kabupaten Ngawi hingga Lazisnu ranting bisa bersama-sama dalam program koin NU. Kami memohon arahan terkait program, sehingga Ngawi bisa mengikuti Kabupaten yang lain," tutur Kyai Hasim dalam sambutannya, di aula lantai 2 Gedung Lintang Songo Ngawi, Minggu siang.(12/07/2026)
"Hari ini kita fokus intensifikasi, dengan tujuan memberikan manfaat yang sebenar-benarnya dalam mengelola dana umat. Maka semuanya harus dipertanggungjawabkan, ada catatannya. Administrasi dirapikan, agar ketika ada program bisa terealisasikan dan maksimal. Aliran dana yang masuk ke pw, pada akhirnya akan kita kembalikan ke MWC dan Ranting untuk digunakan," sebut H. Afif Amrullah, S. HI, M.E.I. selaku Ketua NU Care-LAZISNU PWNU Jatim dalam acara sosialisasi Koin NU, yang dihadiri oleh 18 UPZIS di Kabupaten Ngawi.
Menariknya, Gus Afif mengunjungi langsung 2 titik penempatan booth konatainer jualan yang ada di depan Masjid Lintang Songo Ngawi dan depan halaman masjid Baiturrahman Gebang Walikukun Widodaren, yang dibersamai oleh LAZISNU PCNU Ngawi dan jajaran pengurus UPZIS Widodaren.
2 booth kontainer jualan ini adalah bantuan zakat produktif dengan hak pakai, untuk membantu perekonomian penerima. Sehingga ada kontribusi nyata dari program NU-Care PWNU Jatim hingga akar rumput. Selanjutnya diharapkan setiap kader LAZISNU mampu bekerjasama secara strategis dalam setiap program-program, sehingga mampu meningkatkan fungsi lembaga dalam kontribusi pengelolaan dana umat.(Qony)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?