Banner Iklan

Rektor UM Pukul Gong Buka Peksimida Jatim 2026

Anis Hidayatie
07 Juli 2026 | 20.43 WIB Last Updated 2026-07-07T13:44:00Z

 


Rektor UM Prof. Dr. Hariyono, M.Pd  Pukul Gong Buka Peksimida Jatim 2026

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Rektor Universitas Negeri Malang (UM), Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., secara resmi memukul gong sebagai tanda dibukanya Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Timur 2026 di Graha Cakrawala UM, Selasa (7/7/2026) malam.

 Pembukaan ajang seni mahasiswa terbesar di Jawa Timur ini menjadi awal kompetisi bagi sekitar 400 mahasiswa dari 44 perguruan tinggi negeri dan swasta untuk memperebutkan tiket menuju Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) 2026 di Universitas Jember.

Pembukaan berlangsung meriah menampilkan pembuka tarian khas Jawa Timur dari Gandrung Banyuwangi hingga Reog Ponorogo. 


Peksimida dihadiri para pejabat antara lain Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib yang mewakili Bupati Malang, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Evy Afianasari, S.T., M.M.A. yang mewakili Gubernur Jawa Timur, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Malang Baihaqi, S.Pd., S.E., M.Si, jajaran Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Jawa Timur, pimpinan perguruan tinggi, dosen pembina, serta ratusan mahasiswa peserta.

Dalam sambutannya, Rektor UM Prof. Hariyono menegaskan bahwa Peksimida tidak boleh dimaknai hanya sebagai ajang kompetisi, melainkan sebagai ruang membangun karakter, kreativitas, dan kolaborasi antarmahasiswa.

Ia mengutip pemikiran budayawan Mochtar Lubis tentang karakter manusia Indonesia yang salah satu kekuatan utamanya adalah memiliki rasa estetika yang tinggi. Karena itu, seni harus menjadi kekuatan untuk membangun peradaban sekaligus melahirkan industri kreatif yang mampu bersaing di tingkat global.

"Jangan berhenti pada kompetisi. Saya berharap dari 44 kontingen yang hadir lahir jejaring, kolaborasi, dan karya-karya kreatif yang bukan hanya mengharumkan nama kampus, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Timur bahkan Indonesia," ujarnya.

Prof. Hariyono juga berharap karya-karya mahasiswa nantinya dapat dikembangkan menjadi bagian dari industri kreatif yang mampu menarik wisatawan dan memperkuat identitas budaya bangsa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Evy Afianasari, membacakan sambutan Gubernur Jawa Timur yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya Peksimida 2026.

Dalam pesannya, Gubernur berharap Peksimida mampu melahirkan delegasi terbaik yang akan mengharumkan nama Jawa Timur pada ajang Peksiminas.

"Gubernur berpesan agar seluruh peserta menampilkan karya terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, integritas, dan saling menghargai. Menang memang menjadi kebanggaan, tetapi proses berkarya, berkolaborasi, dan belajar bersama merupakan nilai yang jauh lebih bermakna," ujar Evy.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi, dosen pembimbing, pembina, serta seluruh panitia yang telah mendukung pengembangan seni dan budaya mahasiswa.

"Mari kita junjung tinggi budaya asli Indonesia dan terus melahirkan karya-karya yang membanggakan bangsa," tambahnya.

Sebelumnya, Wakil Rektor I UM, Prof. Dr. Ibrahim Bafadal, M.Pd., menjelaskan bahwa UM mendapat amanah sebagai tuan rumah pembukaan sekaligus penyelenggara tiga cabang lomba sastra, yaitu penulisan cerpen, penulisan lakon, dan penulisan puisi. Persiapan penyelenggaraan telah dilakukan sejak akhir Maret 2026, termasuk koordinasi dengan dewan juri dan pelaksanaan technical meeting.

Ketua BPSMI Jawa Timur sekaligus Ketua Pelaksana Peksimida Jatim 2026, Dr. Fendi Setyawan, S.H., M.H., mengatakan Peksimida merupakan ajang seleksi resmi menuju Peksiminas yang diselenggarakan dua tahun sekali.

Sebanyak 15 tangkai seni dipertandingkan, mulai dari vokal, tari, lukis, fotografi, komik strip, desain poster, monolog, baca puisi, hingga berbagai cabang penulisan karya sastra. Pelaksanaan lomba tersebar di sembilan perguruan tinggi di Jawa Timur.

Menurut Fendi, sebanyak 44 perguruan tinggi mengirimkan sekitar 400 mahasiswa sebagai peserta. Setiap cabang dinilai oleh tiga juri profesional dengan komposisi dua juri eksternal dan satu juri internal guna menjamin objektivitas penilaian.

"Hanya juara pertama dari masing-masing tangkai seni yang akan menjadi delegasi resmi Jawa Timur pada Peksiminas 2026 di Universitas Jember," jelasnya.

Selain perlombaan seni, Peksimida Jawa Timur 2026 juga akan dirangkai dengan Sarasehan Kemahasiswaan yang mempertemukan para Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan se-Jawa Timur untuk menyusun strategi pengembangan ekosistem seni dan budaya mahasiswa di masa depan.

Dengan ditandai pukulan gong oleh Rektor UM, Peksimida Jawa Timur 2026 resmi dimulai sebagai panggung lahirnya seniman-seniman muda berbakat yang diharapkan mampu membawa nama Jawa Timur berjaya di tingkat nasional. Ans


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Rektor UM Pukul Gong Buka Peksimida Jatim 2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now