Banner Iklan

Program MBG Penggerak Ekonomi Desa, Kepala MTs Nurul Huda Ngajum Sampaikan Buka Lapangan Kerja hingga Hidupkan UMKM Lokal

Anis Hidayatie
16 Juli 2026 | 14.38 WIB Last Updated 2026-07-16T07:38:41Z


 Kepala MTs Nurul Huda Ngajum Sampaikan program MBG Buka Lapangan Kerja hingga Hidupkan UMKM Lokal

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai tidak hanya membawa manfaat bagi peningkatan kualitas gizi peserta didik, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Kepala MTs Nurul Huda Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Muhammad Rosyid, dalam keterangannya pada 15 Juli 2026.

Menurut Rosyid, keberadaan program MBG telah menciptakan efek berantai yang mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

 Selain memastikan anak-anak memperoleh asupan gizi yang lebih baik, program ini juga membuka peluang kerja baru bagi warga di berbagai sektor.


"Program MBG bukan sekadar memenuhi kebutuhan gizi anak-anak di sekolah. Di balik itu, ada manfaat besar yang dirasakan masyarakat karena membuka lapangan pekerjaan sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi di lingkungan sekitar," ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan MBG melibatkan banyak pihak mulai dari penyedia bahan pangan, tenaga pengolahan makanan, hingga distribusi. Kondisi tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh tambahan penghasilan melalui keterlibatan langsung dalam program.

Lebih jauh, Rosyid menilai program ini turut memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berkembang. Kebutuhan bahan makanan yang terus meningkat mendorong pelaku usaha lokal memperoleh pasar yang lebih luas dan berkelanjutan.

Tidak hanya itu, para petani lokal juga merasakan manfaat dari meningkatnya kebutuhan bahan pangan untuk mendukung penyediaan menu bergizi bagi para siswa. Hasil pertanian memiliki peluang lebih besar untuk terserap sehingga memberikan kepastian pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

"Ketika bahan pangan diprioritaskan dari petani dan pelaku usaha lokal, maka perputaran ekonomi terjadi di daerah sendiri. Dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat hingga tingkat desa," jelasnya.

Rosyid menambahkan, manfaat program MBG tidak berhenti pada aspek ekonomi semata. Keluarga penerima manfaat juga merasakan penghematan pengeluaran karena kebutuhan makan bergizi anak selama di sekolah telah terpenuhi.

Menurutnya, kondisi tersebut secara tidak langsung membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memberikan rasa tenang kepada orang tua karena anak-anak mendapatkan makanan yang sehat dan bergizi setiap hari.

Ia berharap pelaksanaan Program MBG terus diperkuat dengan melibatkan lebih banyak potensi lokal sehingga manfaatnya semakin luas bagi masyarakat.

"Program ini menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah dapat menghadirkan manfaat ganda. Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi, MBG juga menjadi instrumen penguatan ekonomi kerakyatan yang mampu menggerakkan UMKM, petani, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat," ucap Kepala MTs Nurul Huda Muhammad Rosyid. Ans


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Program MBG Penggerak Ekonomi Desa, Kepala MTs Nurul Huda Ngajum Sampaikan Buka Lapangan Kerja hingga Hidupkan UMKM Lokal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now