Banner Iklan

Prof. Dr. M. Abdul Hamid Jadi Penguji Doktor UMM, Perkuat Reputasi Akademik UIN Malang

M. Kholilur Rohman
23 Juli 2026 | 20.34 WIB Last Updated 2026-07-23T13:34:40Z

 

Foto: Dokumentasi bersama 

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – Guru Besar sekaligus Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. M. Abdul Hamid, dipercaya menjadi penguji eksternal pada ujian terbuka promosi doktor Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari penguatan kolaborasi akademik antarkampus sekaligus upaya menjaga mutu pendidikan doktor.

Dalam ujian tersebut, Prof. Abdul Hamid menguji disertasi berjudul Fonologi Terapan dalam Pembelajaran Al-Qur'an bagi Penutur Non-Arab Berbasis Interferensi Bahasa Ibu. Penelitian ini membahas pengaruh bahasa pertama terhadap pelafalan bunyi bahasa Arab serta menawarkan pendekatan fonologi terapan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran Al-Qur'an bagi penutur non-Arab.

Ujian dipimpin Ketua Penguji Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si., dengan tim penguji Prof. Dr. Tobroni, M.Si., Prof. Dr. Abdul Haris, M.A., dan Prof. Dr. M. Abdul Hamid sebagai penguji eksternal. Disertasi dibimbing Assoc. Prof. Dr. Faridi selaku promotor dan Assoc. Prof. Dr. Romelah sebagai ko-promotor.


Dalam pengujiannya, Prof. Abdul Hamid menekankan pentingnya penguatan landasan epistemologis konsep fonologi terapan agar memiliki posisi keilmuan yang jelas dalam ranah linguistik terapan, bukan sekadar penerapan teori fonologi dalam praktik pembelajaran.

Menurutnya, penelitian doktoral harus mampu menghadirkan scientific novelty yang tidak hanya menyelesaikan persoalan praktis, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori dan paradigma keilmuan.

"Penelitian pembelajaran Al-Qur'an bagi penutur non-Arab memiliki nilai strategis karena memadukan aspek kebahasaan, pedagogik, dan keislaman. Pada level doktoral, yang terpenting adalah kemampuan penelitian mempertegas posisi teoritik, menghadirkan kebaruan konseptual, serta berkontribusi terhadap pengembangan linguistik dan pendidikan Al-Qur'an," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi pemilihan tema interferensi bahasa ibu yang dinilai relevan dengan tantangan pembelajaran Al-Qur'an di kalangan penutur non-Arab. Kajian tersebut dinilai berpotensi menjadi pijakan dalam pengembangan model pembelajaran yang lebih adaptif terhadap latar belakang linguistik peserta didik.

Prof. Abdul Hamid menambahkan, keterlibatan dosen sebagai penguji eksternal merupakan bentuk implementasi kerja sama akademik antarperguruan tinggi yang tidak hanya menjaga objektivitas dan kualitas pendidikan doktor, tetapi juga membuka peluang kolaborasi riset, publikasi ilmiah, serta pengembangan inovasi pendidikan tinggi.

Partisipasi aktif sivitas akademika dalam forum ilmiah lintas perguruan tinggi menjadi bagian dari komitmen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk memperkuat jejaring akademik, meningkatkan reputasi institusi, dan berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun internasional.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Prof. Dr. M. Abdul Hamid Jadi Penguji Doktor UMM, Perkuat Reputasi Akademik UIN Malang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now