Banner Iklan

FTAB UB Serahkan Mesin Pencacah Plastik kepada Kelurahan Ketawanggede, Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat melalui Program Kampung Lingkar Kampus dan Mahasiswa Membangun Mitra

Anis Hidayatie
23 Juli 2026 | 19.56 WIB Last Updated 2026-07-23T12:58:19Z
Penyerahan bantuan mesin oleh tim pengabdian masyarakat FTAB UB sebagai wujud program Kampung Lingkar Kampus (KLK) di Kelurahan Ketawanggede, Malang.

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Mahasiswa Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) Universitas Brawijaya (UB) di bawah bimbingan dan arahan akademis dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem, yaitu Ibu Nur Lailatul Rahmah, S.Si., M.Si., Ph.D., sebagai Ketua DPL serta Ibu Dr. Retno Damayanti, STP., M.P., dan Bapak Tunjung Mahatmanto, STP., M.Si., Ph.D. sebagai anggota DPL. melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Program Kampung Lingkar Kampus (KLK) dan Mahasiswa Membangun Mitra (3M) di Balai RW 3 Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Selasa 30 Juni 2026. 

Kegiatan ini menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi antara sivitas akademika FTAB UB dengan masyarakat dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi tepat guna yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, SDGs 11 tentang kota dan permukiman yang berkelanjutan, serta SDGs 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Kegiatan dihadiri oleh Lurah Ketawanggede Raden Agung Harjaya Buana, S.E., M.S.E., Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Ketawanggede, para Ketua RW dan Ketua RT di wilayah Kelurahan Ketawanggede, dosen pembimbing, serta mahasiswa FTAB UB. Sebanyak 40 peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung di Balai RW 3 dengan antusias.

Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan oleh Ketua DPL, Ibu Nur. Dalam sambutannya, Nur mengatakan bahwa “Sampah saat ini tidak lagi dipandang sebelah mata karena sampah masa kini dapat diubah menjadi cuan dengan penanganan yang tepat”. Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan teknologi tepat guna berupa mesin pencacah plastik oleh Ketua DPL, Nur Lailatul Rahmah, S.Si., M.Si., Ph.D., kepada Lurah Ketawanggede, Raden Agung Harjaya Buana, S.E., M.S.E. Penyerahan tersebut menjadi simbol komitmen FTAB Universitas Brawijaya dalam mendukung pengelolaan sampah plastik yang lebih efektif sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna. Selain itu, tim mahasiswa juga menyerahkan berbagai media edukasi berupa modul pembelajaran dan x-banner sebagai sarana pendukung dalam pemanfaatan teknologi serta penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

Setelah prosesi penyerahan, mahasiswa FTAB UB memberikan sosialisasi mengenai cara pengoperasian mesin pencacah plastik, prosedur perawatan alat, serta penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) selama penggunaan. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar masyarakat tidak hanya memahami fungsi alat, tetapi juga mampu mengoperasikan dan merawatnya secara mandiri sehingga manfaat teknologi dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Program ini merupakan salah satu upaya FTAB UB dalam mendukung pengelolaan sampah plastik di Kelurahan Ketawanggede. Melalui penerapan teknologi tepat guna, masyarakat diharapkan mampu mengurangi volume sampah plastik sekaligus meningkatkan nilai tambah limbah melalui proses pencacahan sebagai tahap awal pengolahan dan daur ulang. Upaya ini sejalan dengan SDGs 12 yang menekankan pentingnya pengelolaan limbah secara bertanggung jawab, sekaligus mendukung SDGs 11 melalui terciptanya lingkungan permukiman yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Di sisi lain, pemanfaatan hasil olahan sampah plastik juga membuka peluang kegiatan ekonomi berbasis masyarakat yang selaras dengan SDGs 8. Program ini juga sejalan dengan tujuan Kampung Lingkar Kampus yang mendorong pemberdayaan masyarakat melalui inovasi yang aplikatif dan berkelanjutan. 

Lurah Ketawanggede, Raden Agung Harjaya Buana, S.E., M.S.E., mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Universitas Brawijaya dan masyarakat. Menurutnya, teknologi yang diberikan tidak hanya menjadi bantuan sarana, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan bernilai ekonomi.

"Kami berharap bantuan teknologi tepat guna ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Kehadiran mahasiswa tidak hanya membawa ilmu pengetahuan, tetapi juga menghadirkan solusi yang dapat diterapkan secara langsung dalam menjawab permasalahan lingkungan di Kelurahan Ketawanggede," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa FTAB UB menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang agar masyarakat memperoleh pendampingan secara menyeluruh, mulai dari pengenalan teknologi, cara pengoperasian, hingga perawatan alat sehingga kebermanfaatannya dapat terus berlanjut setelah program selesai.

"Teknologi akan memberikan dampak apabila dapat digunakan secara mandiri oleh masyarakat. Oleh karena itu, kami tidak hanya menyerahkan mesin pencacah plastik, tetapi juga menyediakan modul dan media edukasi agar proses transfer pengetahuan dapat berlangsung secara berkelanjutan," ungkap Alvin selaku ketua tim mahasiswa.

Keunikan kegiatan ini terletak pada penerapan teknologi tepat guna yang langsung diserahkan kepada masyarakat sebagai solusi nyata terhadap permasalahan pengelolaan sampah plastik. Tidak berhenti pada pemberian alat, program juga dilengkapi dengan edukasi teknis, pendampingan penggunaan, serta media pembelajaran sehingga teknologi yang dihadirkan memiliki peluang lebih besar untuk dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Pendekatan ini memperkuat kontribusi FTAB UB dalam mendukung SDGs 8, 11, dan 12 melalui pemberdayaan masyarakat, penguatan lingkungan permukiman yang berkelanjutan, serta penerapan pola konsumsi dan produksi yang lebih bertanggung jawab.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat, FTAB Universitas Brawijaya berharap Program Mahasiswa Membangun Mitra dan Kampung Lingkar Kampus dapat menjadi langkah nyata dalam mendorong pengelolaan lingkungan yang lebih baik sekaligus memperkuat peran teknologi tepat guna sebagai solusi inovatif bagi kebutuhan masyarakat.

#UBBerdampak

#UniversitasBrawijaya_SDG8

#UniversitasBrawijaya_SDG11

#UniversitasBrawijaya_SDG12

#SDG8:Pekerjaan_Layak_Dan_Pertumbuhan_Ekonomi - Decent Work and Economic Growth

#SDG11:Kota_Dan_Permukiman_Yang_Berkelanjutan - Sustainable Cities and Communities

#SDG12:Konsumsi_Dan_Produksi_Yang_Bertanggungjawab - Responsible Consumption and Production

#KampungLingkarKampus

#MahasiswaMembangunMitra







Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • FTAB UB Serahkan Mesin Pencacah Plastik kepada Kelurahan Ketawanggede, Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat melalui Program Kampung Lingkar Kampus dan Mahasiswa Membangun Mitra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now