JAKARTA | JATIMSATUNEWS.COM: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara Polri dan Kejaksaan Agung dalam menjalankan tugas penegakan hukum. Menurutnya, koordinasi yang solid antarlembaga menjadi kunci untuk menjaga efektivitas penegakan hukum sekaligus meningkatkan kepercayaan publik.
Pernyataan tersebut disampaikan Djamari melalui keterangan resmi pada Minggu (12/7/2026), menyikapi dinamika penanganan sejumlah perkara yang melibatkan aparat penegak hukum.
Djamari mengatakan setiap institusi penegak hukum memiliki kewenangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi antarlembaga harus terus diperkuat agar pelaksanaan tugas berjalan selaras dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Yang harus kita jaga adalah sinergi dan koordinasi antarinstansi. Komunikasi harus terus dibangun guna mencegah potensi kesalahpahaman. Pada dasarnya, Polri, Kejaksaan Agung, maupun institusi penegak hukum lainnya memiliki tujuan yang sama, yaitu menegakkan hukum yang berkeadilan,” ujar Djamari.
Ia menegaskan bahwa proses penanganan perkara, baik yang dilakukan Polri maupun Kejaksaan Agung, harus tetap mengedepankan prinsip independensi, profesionalisme, dan transparansi. Menurutnya, setiap dugaan pelanggaran hukum harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku tanpa memandang latar belakang maupun institusi pihak yang terlibat.
“Tidak ada ruang bagi siapa pun yang terbukti melanggar hukum. Tanpa memandang asal institusi maupun kedudukannya, setiap pelanggaran akan diproses dan ditindak secara tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.
Lebih lanjut, Djamari menegaskan pemerintah terus mendukung penguatan koordinasi antarlembaga penegak hukum agar seluruh proses hukum berjalan secara objektif, akuntabel, dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi maupun opini yang berkembang terkait proses penegakan hukum. Menurutnya, publik perlu memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum yang saat ini sedang menjalankan tugas sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
“Masyarakat tidak perlu khawatir ataupun terpancing oleh berbagai opini yang berkembang. Percayakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum yang saat ini sedang bekerja sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegas Djamari.
Menutup keterangannya, Djamari berharap sinergi yang semakin kuat antara Polri, Kejaksaan Agung, dan seluruh aparat penegak hukum dapat menjaga integritas penegakan hukum nasional serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum di Indonesia. Er

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?