![]() |
| Dokumentasi Foto Bersama Peresmian Rocket Stove untuk Dukung Pengolahan Sampah di Desa Semanding |
BOJONEGORO | JATIMSATUNEWS.COM : Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) SDGs Kelompok 26 Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur meresmikan program kerja pembuatan Rocket Stove pada Jumat, 31 Juli 2026 di Desa Semanding, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. Program tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan menghadirkan alternatif pengolahan sampah yang lebih efisien dan ramah lingkungan dibandingkan pembakaran terbuka.
Permasalahan sampah masih menjadi tantangan yang dihadapi banyak wilayah pedesaan, termasuk Desa Semanding. Peningkatan jumlah sampah yang dihasilkan setiap hari memerlukan pengolahan yang tepat agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan maupun gangguan terhadap kesehatan masyarakat. Di sisi lain, pembakaran sampah secara terbuka masih menjadi metode yang sering dilakukan karena dianggap praktis. Cara tersebut menghasilkan asap dalam jumlah cukup besar dan proses pembakarannya kurang efisien sehingga diperlukan alternatif pengolahan sampah yang lebih baik.
![]() |
| Dokumentasi Rocket Stove untuk Dukung Pengolahan Sampah di Desa Semanding |
Sebagai bentuk kontribusi dalam menjawab permasalahan tersebut, Mahasiswa KKN SDGs Kelompok 26 UPN "Veteran" Jawa Timur berinisiatif membangun Rocket Stove sebagai teknologi tepat guna yang mampu menghasilkan proses pembakaran lebih sempurna. Dengan desain ruang bakar yang dirancang secara khusus, Rocket Stove dapat menghasilkan panas yang lebih optimal, menggunakan bahan bakar secara lebih efisien, serta menghasilkan emisi asap yang lebih rendah dibandingkan pembakaran terbuka. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi pengolahan sampah yang mudah diterapkan oleh masyarakat.
Ketua Kelompok KKN SDGs Kelompok 26 UPN "Veteran" Jawa Timur, Yuanety Waskita Larasati, mengungkapkan bahwa program Rocket Stove merupakan salah satu kontribusi mahasiswa dalam memberikan solusi yang dapat dimanfaatkan secara nyata oleh masyarakat. "Melalui program ini, kami berharap Rocket Stove tidak hanya menjadi hasil fisik dari kegiatan KKN, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya pengolahan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama sehingga memberikan manfaat dalam jangka panjang," ujarnya.
Rangkaian kegiatan peresmian diawali dengan kerja bakti bersama yang dilaksanakan di Balai Desa Semanding. Mahasiswa KKN, perangkat desa, dan masyarakat bergotong royong membersihkan lingkungan sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan desa sekaligus mempererat semangat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat semakin peduli terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui partisipasi aktif seluruh elemen desa.
![]() |
| Dokumentasi Foto Bersama Peresmian Rocket Stove untuk Dukung Pengolahan Sampah di Desa Semanding |
Setelah kegiatan kerja bakti selesai, rangkaian acara dilanjutkan dengan peresmian Rocket Stove yang bertempat di rumah Kepala Desa Semanding. Rocket Stove yang sebelumnya telah selesai dibangun oleh Mahasiswa KKN SDGs Kelompok 26 ditempatkan di lokasi tersebut agar dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas pengolahan sampah bagi masyarakat. Peresmian dilakukan secara simbolis melalui pembakaran api pertama oleh Kepala Desa Semanding, Bapak Suharto, yang didampingi oleh Wakil Ketua KKN SDGs Kelompok 26 UPN "Veteran" Jawa Timur, Ahmad Alexander Firdaus T. Prosesi tersebut menjadi penanda bahwa Rocket Stove resmi digunakan sebagai salah satu sarana pengolahan sampah di Desa Semanding.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme dari masyarakat yang hadir. Selain menyaksikan prosesi peresmian, masyarakat juga memperoleh penjelasan mengenai fungsi, cara kerja, serta pemanfaatan Rocket Stove dalam mendukung pengolahan sampah yang lebih efektif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN tidak hanya menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya penerapan teknologi yang tepat guna sebagai salah satu upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Keberadaan Rocket Stove diharapkan dapat mengurangi praktik pembakaran sampah secara terbuka. Melalui sistem pembakaran yang lebih efisien dan minim emisi asap, fasilitas ini mendukung lingkungan yang lebih bersih sekaligus menjadi sarana edukasi pengolahan sampah berbasis kesadaran bersama. Program ini disambut hangat oleh Kepala Desa Semanding. "Saya sangat berterima kasih kepada mahasiswa UPN Surabaya atas uji coba Rocket Stove yang berjalan dengan baik. Warga, RT, RW, dan lembaga desa kini memahami manfaat inovasi ini. Selain menekan kebiasaan membakar sampah terbuka, sistemnya yang efisien dan minim asap menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Kami berharap fasilitas ini diterapkan meluas untuk mengatasi masalah sampah secara berkelanjutan," ungkap Bapak Suharto.
Program pembuatan Rocket Stove menjadi salah satu wujud implementasi pengabdian masyarakat yang dilaksanakan Mahasiswa KKN SDGs Kelompok 26 UPN "Veteran" Jawa Timur melalui penerapan teknologi yang tepat guna. Sinergi yang terjalin antara mahasiswa, Pemerintah Desa Semanding, dan masyarakat menunjukkan bahwa penyelesaian persoalan lingkungan dapat dilakukan melalui kolaborasi dan semangat gotong royong. Diharapkan Rocket Stove yang telah diresmikan dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Desa Semanding yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Penulis : Rismaninda Putri Dwi Prasetya dan Zidni Ilmaya, Mahasiswa KKN Kelompok 26 Bojonegoro UPN "Veteran Jawa Timur"





Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?