Foto: Dokumentasi bersama
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memperkuat budaya service excellence melalui Rapat Kerja dan Audit Internal yang digelar pada 27–28 Juli 2026 di Hotel Samara, Kota Batu. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan, produktivitas, serta kesiapan sumber daya manusia menghadapi implementasi program Wajib Halal Oktober 2026.
Sebanyak 25 peserta yang terdiri atas auditor halal dan SDM Bidang Syariah mengikuti kegiatan tersebut. Selain mengevaluasi kinerja lembaga, forum ini juga diarahkan untuk memperkuat budaya kerja yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dalam sesi pembekalan, Prof. Dr. Hj. Like Raskova Octaberlina, M.Ed., menekankan bahwa produktivitas lembaga tidak hanya diukur dari banyaknya pekerjaan yang diselesaikan, tetapi juga dari kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat. Menurutnya, penerapan service excellence harus didukung inovasi berkelanjutan, kolaborasi yang solid, serta integritas dan profesionalisme sebagai fondasi utama organisasi.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai inti LPH, yakni APIK (Akuntabel, Profesional, Integritas, dan Kompeten), sebagai pedoman auditor halal dan SDM Syariah dalam menjalankan tugas sesuai standar dan etika pemeriksaan halal.
Melalui rapat kerja tersebut, LPH UIN Malang berharap seluruh auditor dan SDM Bidang Syariah mampu memperkuat sinergi, meningkatkan kompetensi, serta menghadirkan inovasi yang berdampak pada efektivitas layanan pemeriksaan halal.
Penguatan kapasitas SDM ini sekaligus menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kepercayaan publik dan mempercepat layanan sertifikasi halal tanpa mengurangi kualitas. Dengan kesiapan tersebut, LPH UIN Maulana Malik Ibrahim Malang optimistis dapat mendukung implementasi program Wajib Halal Oktober 2026 serta memperkuat kontribusinya dalam pengembangan ekosistem halal nasional yang unggul dan berdaya saing.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?