Banner Iklan

Lima Bendungan Baru Resmi Beroperasi, Menteri PU: Siap Aliri 40 Ribu Hektare Lahan dan Tambah Produksi Padi 720 Ribu Ton

Erdogan Thayyib
13 Juli 2026 | 13.38 WIB Last Updated 2026-07-13T06:40:08Z

Foto: YouTube Sekretariat Presiden RI.


LOMBOK BARAT, JATIMSATUNEWS.COM – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan lima bendungan yang baru diresmikan pemerintah akan menjadi pengungkit peningkatan produksi pangan nasional. Infrastruktur tersebut didukung jaringan irigasi sepanjang 280 kilometer yang mampu mengairi sekitar 40 ribu hektare lahan pertanian serta diproyeksikan menambah produksi padi hingga 720 ribu ton setiap tahun.

Pernyataan itu disampaikan Dody saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan yang dipusatkan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/2026).

Menurut Dody, fungsi bendungan tidak berhenti sebagai tempat menampung air. Keberadaannya harus mampu mengalirkan air hingga ke lahan pertanian sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh petani dan masyarakat.

“Lima bendungan yang didukung jaringan irigasi sepanjang 280 kilometer untuk melayani kurang lebih 40 ribu hektare lahan irigasi. Dari lima bendungan ini diperkirakan mampu menghasilkan tambahan sekitar 720 ribu ton padi setiap tahun,” ujar Dody.

Ia menjelaskan, pengelolaan sumber daya air yang baik menjadi fondasi dalam mewujudkan swasembada pangan, swasembada energi, dan swasembada air sebagaimana menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional.

Selain mendukung sektor pertanian, bendungan juga memiliki fungsi strategis sebagai penyedia air baku bagi masyarakat, pengembangan energi, serta pengendali banjir di wilayah hilir. Karena itu, pembangunan bendungan harus terintegrasi dengan jaringan irigasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.

“Air yang tertampung di bendungan harus menjadi air irigasi bagi sawah, air baku bagi masyarakat, energi yang bisa dikembangkan, sekaligus memberikan perlindungan terhadap kawasan hilir dari banjir,” katanya.

Dody menambahkan, pembangunan bendungan merupakan bagian dari upaya pemerintah mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan, energi, dan air melalui pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan bendungan tidak hanya diukur dari kapasitas tampungan air, tetapi juga dari sejauh mana infrastruktur tersebut mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Pembangunan bendungan menjadi salah satu langkah nyata untuk mendukung swasembada pangan, swasembada energi, dan swasembada air. Karena itu, pengelolaan air harus dilakukan secara tertib agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Lima Bendungan Baru Resmi Beroperasi, Menteri PU: Siap Aliri 40 Ribu Hektare Lahan dan Tambah Produksi Padi 720 Ribu Ton

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now