Banner Iklan

Lanud Muljono Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Panen Raya Tebu di Pasuruan

Admin Cyber
17 Juli 2026 | 20.13 WIB Last Updated 2026-07-17T13:13:27Z

Komitmen nyata mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Lanud Muljono turut berpartisipasi dalam Panen Raya Tebu di Desa Kedungbako, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan yang terhubung langsung melalui video conference bersama Presiden RI, Jenderal (Purn.) Prabowo Subianto.


PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM

Pasuruan – Lanud Muljono terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui partisipasinya pada kegiatan Panen Raya Tebu yang digelar di Desa Kedungbako, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Jumat (17/7). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, pelaku industri gula, dan para petani guna mewujudkan swasembada gula nasional sebagai bagian dari upaya memperkokoh ketahanan pangan Indonesia.



Panen raya dilaksanakan secara serentak di sejumlah daerah penghasil tebu di Indonesia dan terhubung melalui video conference bersama Presiden Republik Indonesia, Jenderal (Purn.) Prabowo Subianto. Dalam arahannya, Presiden menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan salah satu prioritas utama pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri, berdaulat, dan tangguh dalam menghadapi tantangan global.

Presiden menyampaikan bahwa swasembada gula tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan konsumsi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar pembangunan nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat sektor pertanian, serta mengurangi ketergantungan terhadap impor. Untuk itu, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, TNI-Polri, pelaku usaha, akademisi hingga para petani untuk terus bersinergi dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan perkebunan nasional.

Dalam kegiatan tersebut, Komandan Lanud Muljono, Kolonel Pnb Ahmad Mulyono, S.E., M.M., hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), manajemen Pabrik Gula Kedawoeng, para pelaku usaha, serta mitra kerja di bidang perkebunan tebu. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.



Keikutsertaan Lanud Muljono dalam panen raya ini merupakan implementasi nyata dukungan TNI Angkatan Udara terhadap berbagai program pembangunan nasional. Selain menjalankan tugas pokok di bidang pertahanan udara, TNI AU juga memiliki peran aktif dalam mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan potensi lahan, pendampingan masyarakat, serta penguatan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor pertanian.

Melalui optimalisasi lahan yang dimiliki serta kolaborasi bersama pemerintah daerah dan para petani, Lanud Muljono terus mendorong peningkatan hasil perkebunan tebu sebagai salah satu komoditas strategis yang berperan penting dalam menopang industri gula nasional. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi gula dalam negeri sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Komandan Lanud Muljono, Kolonel Pnb Ahmad Mulyono, menegaskan bahwa keterlibatan TNI AU dalam pembangunan sektor pertanian merupakan bentuk pengabdian kepada bangsa yang tidak hanya berorientasi pada aspek pertahanan negara, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Panen raya ini menjadi bukti bahwa kolaborasi seluruh komponen bangsa mampu memberikan hasil nyata dalam meningkatkan produksi gula nasional. Kami siap terus mendukung berbagai program ketahanan pangan nasional sebagai bagian dari kontribusi TNI Angkatan Udara bagi kesejahteraan masyarakat," ujar Danlanud.

Menurutnya, keberhasilan mewujudkan swasembada gula tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, serta para petani sebagai pelaku utama di lapangan. Oleh karena itu, semangat gotong royong dan kolaborasi harus terus dipertahankan agar target swasembada pangan dapat terwujud secara berkelanjutan.

Melalui momentum Panen Raya Tebu ini, diharapkan produktivitas tebu nasional terus mengalami peningkatan sehingga mampu memenuhi kebutuhan gula dalam negeri, memperkuat daya saing industri gula nasional, mengurangi ketergantungan terhadap impor, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani tebu. Dengan sinergi yang semakin kuat antara seluruh komponen bangsa, cita-cita mewujudkan ketahanan pangan yang kokoh dan Indonesia yang mandiri di sektor pangan diyakini dapat tercapai.(SA)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Lanud Muljono Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Panen Raya Tebu di Pasuruan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now