Banner Iklan

Langkah Awal Pengabdian, Kelompok 36 KKN FISIP UB Dampingi Santri TPQ Ar-Rohim Ngroto Belajar Mengaji

Admin JSN
04 Juli 2026 | 12.54 WIB Last Updated 2026-07-04T05:57:20Z
Anak-anak belajar mengaji bersama kakak Kelompok 36 KKN FISIP Bakti Desa Arcapada (FBD) 2026 Universitas Brawijaya

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Ngroto, 3 Juli 2026, Sebagai langkah awal pengabdian kepada masyarakat, Kelompok 36 KKN FISIP Bakti Desa Arcapada (FBD) 2026 Universitas Brawijaya melaksanakan kegiatan pendampingan mengaji bersama para santri di TPQ Ar-Rohim, Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, pada Jumat (3/7). Kegiatan yang berlangsung selepas shalat Ashar hingga menjelang Magrib ini menjadi awal bagi mahasiswa dalam membangun kedekatandengan anak-anak sekaligus mengenal kehidupan sosial masyarakat Desa Ngroto.

Seluruh anggota Kelompok 36 terlibat secara aktif dalam kegiatan tersebut. Mahasiswa mendampingi santri sesuai dengan kemampuan membaca Al-Qur'an masing-masing, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, membaca Iqra', hingga membaca Al-Qur'an. Melalui pendekatan yang santai dan interaktif, suasana belajar terasa hangat dan penuh antusiasme.

Kegiatan mengajar mengaji ini menjadi salah satu bentuk pengabdian awal Kelompok 36 sebelum pelaksanaan berbagai program kerja utama. Kehadiran mahasiswa di TPQ diharapkan tidak hanya membantu proses pembelajaran, tetapi juga membangun hubungan yang erat dengan anak-anak sebagai bagian penting dari masyarakat Desa Ngroto.

Salah satu anggota Kelompok 36, Safin, mengaku mendapatkan pengalaman yang menyenangkan selama mendampingi para santri. “Seru banget ngajar anak kecil ngaji, menambah pengalaman, walau sudah pernah,” ujarnya.

Antusiasme juga datang dari para santri. Salah satunya, Dimas, mengaku senang sekaligus terkejut dengan kehadiran mahasiswa KKN di TPQ Ar-Rohim. “Kaget ada kakak-kakak KKN, tapi bagus pertama kali ngaji sama Kak Ridho,” ungkap Dimas dengan antusias.

Bagi Kelompok 36, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan semangat pengabdian. Melalui interaksi langsung dengan anak-anak, mahasiswa tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga belajar memahami karakter, kebutuhan, dan lingkungan masyarakat sebagaibekal dalam menyusun serta menjalankan program-program pengabdian yang lebih tepat sasaran.

Keikutsertaan seluruh anggota kelompok dalam kegiatan mengajar mengaji mencerminkan komitmen Kelompok 36 untuk hadir dan berkontribusi sejak hari-hari pertama pelaksanaan KKN. Pendampingan di TPQ Ar-Rohim juga menjadi awal dari rangkaian program yang berfokus pada pengembangan potensi anak-anak Desa Ngroto melalui pendidikan, literasi, dan pemberdayaan.

Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Kelompok 36 berharap dapat membangun hubungan yang erat dengan masyarakat sekaligus memberikan manfaat nyata bagi para santri TPQ Ar-Rohim. Semangat kebersamaan yang terjalin sejak awal diharapkan menjadi fondasi bagi terlaksananya seluruh program kerja selama masa KKN di Desa Ngroto.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Langkah Awal Pengabdian, Kelompok 36 KKN FISIP UB Dampingi Santri TPQ Ar-Rohim Ngroto Belajar Mengaji

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now