![]() |
| PP Darut Tauhid Malang melepas santri berprestasi yang belasan di antaranya masuk Al Azhar Kairo hingga kampus ternama dalam negeri./dok.istimewa |
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Pondok Pesantren Darut Tauhid Malang dihiasi suasana haru, bangga, dan penuh rasa syukur pada Ahad (28/6). Ratusan wali santri memadati lokasi untuk menyaksikan prosesi Wisuda dan Haflah Santri.
Agenda ini menjadi penanda lahirnya generasi baru penghafal Al-Qur'an, lulusan madrasah, serta calon intelektual Muslim yang siap mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat.
Acara tersebut juga dihadiri Ketua Yayasan Darut Tauhid Malang, para orang tua santri, serta jajaran pengasuh pondok, yakni Pengasuh Pondok Pesantren Darut Tauhid Malang, KH Husein bin Abdullah Abdun, bersama Wakil Pengasuh KH Saleh bin Ustaz Abdullah Abdun.
Rangkaian wisuda diawali dengan Wisuda Madrasatul Qur'an, program pembelajaran Al-Qur'an hasil kerja sama Pondok Pesantren Darut Tauhid Malang dengan Metode Bil Qolam PIQ (Pesantren Ilmu Al-Qur'an). Prosesi ini turut dihadiri KH Anas Basori Alwi, yang menyampaikan apresiasi atas capaian para santri.
Dalam sambutannya, beliau menyatakan kepuasan terhadap kualitas lulusan Madrasatul Qur'an Darut Tauhid Malang. Seluruh peserta wisuda dinyatakan memenuhi standar kelulusan dengan capaian mustawa yang sangat baik dan memperoleh sertifikat kelulusan.
Prestasi tersebut semakin lengkap dengan keberhasilan sejumlah santri penghafal Al-Qur'an yang diterima di berbagai perguruan tinggi melalui jalur tahfiz Al-Qur'an.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan Wisuda Madrasah Diniyah, Madrasah Tsanawiyah, serta Madrasah Aliyah bagi santri kelas IX dan XII. Capaian lulusan tahun ini menjadi kebanggaan tersendiri. Mayoritas santri kelas XII melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
Sebanyak belasan santri berhasil lulus seleksi dan diterima di Jami'ah Al-Azhar Kairo, sementara lainnya diterima di Jami'atul Ahqaf Yaman serta sejumlah perguruan tinggi terkemuka di kawasan Timur Tengah.
Di tingkat nasional, para lulusan juga diterima di berbagai perguruan tinggi bergengsi, di antaranya Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang (UM), serta sejumlah Universitas Islam Negeri (UIN). Menariknya, pilihan program studi yang ditempuh sangat beragam, mulai dari ilmu-ilmu keislaman hingga teknik, ekonomi, manajemen, dan berbagai disiplin ilmu lainnya.
Melalui pesannya, pengasuh KH Husein bin Abdullah Abdun mengingatkan para alumni agar tetap menjaga tradisi baik yang telah dibangun selama menempuh pendidikan di pesantren.
"Jagalah istiqamah dalam salat berjamaah, membaca Al-Qur'an, ratib, dan wirid. Bekal seorang santri tidak hanya kecerdasan ilmu fikih dan pengetahuan, tetapi juga kekuatan hati melalui zikir dan kedalaman spiritual," pesannya di hadapan para wisudawan dan wali santri.
![]() |
| Suasana wisuda santri Darut Tauhid Malang (28/6)./dok.istimewa |
Ketua Yayasan Darut Tauhid Malang, Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, yang juga alumni pesantren DT sekaligus Guru Besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, menegaskan komitmen yayasan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.
Menurutnya, yayasan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh guru, tenaga kependidikan, pengasuh, dan peserta didik tanpa membedakan satu sama lain. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan lantai tiga kompleks pendidikan saat ini terus berjalan dan tinggal menyelesaikan empat ruang lagi sebagai bagian dari penguatan fasilitas pendidikan pesantren.
Profesor Abdul Hamid juga mengapresiasi pesan yang disampaikan perwakilan santri dalam acara wisuda, yakni pentingnya menjaga salat dan adab setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren.
"Menjaga salat dan menjaga adab adalah pesan yang sangat mendalam. Inilah karakter pendidikan yang setiap hari ditanamkan di Pondok Pesantren Darut Tauhid Malang. Pendidikan di pesantren bukan hanya membentuk kemampuan akademik dan penguasaan ilmu, tetapi juga membangun akhlakul karimah, kedalaman spiritual, dan karakter yang menjadi ciri khas alumninya," ujarnya.
Kemudian, KH Salim Nur yang memberikan Mauidhah Hasanah mengajak kepada orang tua wali santri untuk ikut mendoakan putra putrinya, tirakat dan bangun malam bertahajjud.
Wisuda dan Haflah Santri tahun ini kembali menegaskan komitmen Pondok Pesantren Darut Tauhid Malang dalam mencetak generasi yang unggul dalam ilmu, kokoh dalam akhlak, kuat dalam spiritualitas, serta mampu bersaing di perguruan tinggi nasional maupun internasional.
Di tengah tantangan zaman yang terus berubah, pesantren menunjukkan bahwa pendidikan berbasis Al-Qur'an, adab, dan ilmu pengetahuan tetap menjadi fondasi utama dalam melahirkan generasi masa depan yang berintegritas dan berdaya saing global. ***
Editor: YAN




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?