Banner Iklan

Inovasi Pemasaran Digital, Mahasiswa KKN Kelompok 08 UPNVJT Gelar Program "Temu Digital" untuk UMKM Desa Latsari

Admin JSN
26 Juli 2026 | 14.41 WIB Last Updated 2026-07-26T07:41:07Z

 
Dokumenasi Program "Temu Digital" UMKM Desa Latsari

JOMBANG | JATIMSATUNEWS.COM :Sebagai langkah untuk memperluas jangkauan pasar UMKM Desa Latsari, Mojowarno, Kab. Jombang, Kelompok 08 KKN UPNVJT menghadirkan program "Temu Digital". Melalui program ini, para mahasiswa mendampingi para pelaku UMKM desa agar siap bersaing di era digital.

Program "Temu Digital" hadir sebagai respon nyata terhadap tantangan pemasaran dan transaksi tradisional yang kerap dialami oleh pelaku UMKM di tingkat desa. Berfokus pada peningkatan visibilitas usaha melalui Google Business Profile dan pemanfaatan media sosial, program ini juga memodernisasi sistem pembayaran yakni berbasis non-tunai atau QRIS GoPay Merchant.

Desa Latsari menyimpan potensi UMKM yang menjanjikan di sektor peternakan, perikanan, hingga kuliner. Berdasarkan data pemerintah desa, terdapat sekitar 25 UMKM yang ada di Desa Latsari. Namun, dari jumlah tersebut, terdapat lima UMKM yang direkomendasikan untuk diberi pendampingan optimalisasi usaha melalui platform digital seperti Google Business Profile maupun pembayaran digital (QRIS).

"Melihat potensi besar tersebut, kami dari Kelompok 08 KKN Desa Latsari ingin mendampingi lima UMKM unggulan di Desa Latsari. Karena kami melihat kendala dan kapasitas digital tiap pemilik usaha berbeda-beda, jadi kami menerapkan strategi pendampingan yang sifatnya door to door menyesuaikan dengan karakter produk dan tingkat pemahaman digital masing-masing pelaku usaha," ujar Farah, Koordinator Desa (Kordes) Kelompok 08 KKN Desa Latsari UPN "Veteran" Jawa Timur. 

Inisiatif ini juga menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan Poin 1 (Tanpa Kemiskinan). Melalui pemanfaatan platform digital dan pembayaran non-tunai, program "Temu Digital" memfokuskan pendampingannya pada Target poin SDGs 8.3 untuk memperkuat produktivitas, inovasi, serta pertumbuhan UMKM lokal. Pada saat yang sama, kegiatan ini mendorong percepatan pemeliharaan infrastruktur digital dan inovasi sistem bisnis di tingkat desa agar pelaku usaha Desa Latsari dapat berdaya saing secara berkelanjutan. 

Aksi terjun ke lapangan oleh Kelompok 08 dimulai pada hari Rabu (22/7/2026), dengan melakukan dokumentasi unit usaha Pembibitan Lele oleh Pak Suren sekaligus mendampingi proses registrasi QRIS GoPay Merchant dan pembuatan akun Google Business Profile. Pendekatan tersebut juga diterapkan pada usaha Petelur Ayam milik Pak Rokim yang difokuskan pada pendaftaran lokasi usaha di Google Business Profile.

Pada hari kedua pendampingan, Kamis (23/7/2026), mahasiswa KKN menyasar sektor Food & Beverage (F&B) milik Bu Titin, yakni Bund’s Geprek. Usaha yang berdiri sejak 2021 ini sudah populer di kalangan warga setempat dan sering menangani konsumsi acara-acara penting desa. Pada kesempatan ini, mahasiswa KKN mendampingi Bu Titin untuk membuat QRIS GoPay Merchant untuk mempermudah transaksi non-tunai para pelanggan.

Pendampingan berlanjut ke Dapur Mama Dede milik Bu Ririn, usaha jamu tradisional, sari kedelai dan camilan makanan manis berbasis pre-order (PO). Mahasiswa KKN memberikan pendampingan mulai dari pendaftaran Google Business Profile, pembuatan akun Instagram bisnis untuk memperluas jangkauan promosi, hingga penyediaan QRIS GoPay Merchant

Rangkaian kegiatan "Temu Digital" tidak berhenti pada pendampingan teknis semata, tetapi juga memberikan dampak yang dirasakan langsung oleh para pelaku usaha. Pak Suren, pemilik usaha bibit lele, mengaku sangat terbantu setelah lokasi usahanya terdaftar di Google Business Profile.

“Saya merasa terbantu, jadi kalau ada yang menanyakan lokasi, saya tinggal share location saja. Kalau ada yang sewa Tayo (bisnis lain Pak Suren) punya saya juga jadi lebih mudah dicari”, ujar Pak Suren saat ditemui kembali oleh mahasiswa KKN.

Kelompok 08 KKN UPN “Veteran” Jawa Timur juga turut mengunggah seluruh dokumentasi pendampingan ke akun TikTok resmi (@kkn08_latsari), sebagai ajang promosi digital gratis yang dapat menjangkau audiens yang lebih luas.

"Program ini dicetuskan sebagai hasil observasi kelompok KKN. Kami berharap, pendampingan ini dapat terus dimanfaatkan oleh UMKM Unggulan Latsari." ujar Dosen Pembimbing Lapangan, Arivia Fikratuz Zakia, S.E., M.Sc 

Langkah kecil ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi transformasi digital UMKM di Desa Latsari, sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan akses digital bukan lagi halangan untuk mengembangkan usaha. 


Penulis : Rania Silviana Zahro, Farah Nathaniel Octaviani, Marcella Irena Yovanda, Eri Irsadiyah Elfareta


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Inovasi Pemasaran Digital, Mahasiswa KKN Kelompok 08 UPNVJT Gelar Program "Temu Digital" untuk UMKM Desa Latsari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now