Banner Iklan

Haul ke-40 dan Tabligh Akbar Ponpes Condromowo Jogorogo Ngawi, Prof Said Aqil Siradj Ajak Jamaah Tetap Semangat Belajar Tanpa Pandang Usia

JSN Admin 2
05 Juli 2026 | 21.01 WIB Last Updated 2026-07-05T15:40:51Z
Prof. Dr. Said Aqil Siradj, M.A. mantan Ketum PBNU mengisi acara Tabligh Akbar dan Haul di Ponpes Al Jannatu Daarul Ma'wa Condromowo Dusun Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi pada Jumat (3/7/2026) malam./dok.istimewa

NGAWI | JATIMSATUNEWS.COM: Haul ke-40 dan Tabligh Akbar Ponpes Condromowo Jogorogo Ngawi pada Jumat (3/7) malam dihadiri langsung oleh Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, M.A. mantan Ketum PBNU 2010–2021, Ketua Tanfidziyah PCNU Ngawi, H. Rudi Tri Wahid, S.Ag.,M.Ag., dan Bupati Ngawi, dengan mengusung tema persatuan ulama dan umara.

Bertempat di Halaman Ponpes Al Jannatu Daarul Ma'wa Condromowo Dusun Girimulyo, Desa Jogorogo, Ngawi, suasana dingin malam yang khidmat disertai lantunan manaqib serta doa untuk para pendahulu yang membawa lentera ilmu begitu kental terasa. Hingga jamaah yang hadir larut dalam acara yang disebutkan sebagai tabarrukan, untuk meraih barokah tersebut.

"Besok saya sudah 74 tahun, cucu saya sudah 10. Saya sangat suka belajar sejarah, kita semua ini makhluk yang dirancang Allah untuk menjadi khalifah. Selanjutnya yang bisa benar, meraih kebenaran adalah orang yang berilmu. Hal ini karena kita adalah makhluk yang berkecerdasan," tutur Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, M.A. yang memantik penalaran jamaah terkait fungsi akal.

Senada dengan akal yang dirancang untuk kemajuan peradaban, kekuatan masyarakat secara materil maupun mental, dan tata pemerintahan, derajat ilmu sesuai bidang penguasaan harus disesuaikan dengan penggunaan. Sehingga Mustasyar PBNU tersebut melarang orang bersuara, tanpa kepahaman, agar mencari kebenaran hanya dengan ilmu pengetahuan.

Dalam acara sambutan, Bupati Ngawi H. Ony Anwar Harsono, S.T.,M.H. menyampaikan tentang pentingnya komitmen untuk terus melanjutkan cita-cita para masyayikh. Sehingga pembangunan dapat dilakukan secara menyeluruh, selain meneladani aspek kebaikan yang pahalanya bisa terus mengalir sampai hari kiamat.

Selanjutnya perwakilan alumni santri, Mbah Dirno dari Kudus yang menimba ilmu di Condromowo pada 1991 atau periode kedua, menyampaikan sejarah terkait Sunan Lawu yang moksa di Hargodumilah, dan dipandu langsung oleh Sunan Kalijaga. Ini juga melengkapi rangkaian Tabligh Akbar Haul Masyayikh Sunan Lawu Brawijaya V, Raden Betoro Katong, Simbah KH. Sholichin Ngerangkok, serta Syekh Abdul Qadir Al Jailani.

Muhammad Agus Candra Mubarokul Makky (Gus Makky) selaku tuan rumah Ponpes Al Jannatu Daarul Ma'wa Condromowo mengucapkan terima kasih kepada semua yang menghadiri acara ini, yang menjadi sarana ukhuwah antara ulama dan pemimpin.

Para hadirin di antaranya anggota DPRD Dapil IV, juga Ketua Komisi 1, Nuri Karimatunnisa, Pengasuh Ponpes di kecamatan Widodaren, Ngrambe, Sine, Jogorogo, juga pengasuh Ponpes dari luar Kab Ngawi, pejabat setempat, alumni pondok dan masyarakat umum.

Acara ini diharapkan tuan rumah Ponpes Al Jannatu Daarul Ma'wa Condromowo dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan, untuk memajukan peradaban, khususnya di kalangan warga Nahdliyin, yang masih memegang teguh ijma ulama dan qiyas sebagai landasan hukum.(Qony)

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Haul ke-40 dan Tabligh Akbar Ponpes Condromowo Jogorogo Ngawi, Prof Said Aqil Siradj Ajak Jamaah Tetap Semangat Belajar Tanpa Pandang Usia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now