SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Kolaborasi solid dan keharmonisan antara gerakan koperasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dinilai menjadi kunci utama di balik kesuksesan rangkaian peringatan Hari Koperasi di Jawa Timur. Semangat gotong royong yang terjalin erat ini tidak hanya menghadirkan perayaan yang meriah, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perputaran ekonomi kerakyatan.
Tokoh Koperasi Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno, memberikan sorotan khusus terhadap kekompakan tersebut. Menurutnya, kesolidan yang ditunjukkan oleh gerakan koperasi di bawah naungan Dekopinwil Jatim telah berhasil mewujudkan tontonan menarik sekaligus ruang pemberdayaan yang luar biasa bagi warga.
"Yang saya lihat secara saksama adalah guyubnya antara pemerintah dengan gerakan koperasi. Puncak acara ini dapat berjalan sangat luar biasa karena ada semangat gotong royong antara gerakan koperasi dan Pemprov Jatim," ungkap Sri Untari.
Lebih lanjut, ia turut memberikan apresiasi tinggi kepada Ketua Dekopinwil Jatim, Slamet Sutanto, beserta seluruh jajaran pengurus. Kepemimpinannya dinilai sukses mengonsolidasikan gerakan koperasi di wilayah Jawa Timur agar senantiasa rukun, kompak, dan satu visi.
Diketahui, kemeriahan rangkaian peringatan Hari Koperasi di Jatim diisi dengan berbagai agenda yang melibatkan banyak pihak. Beberapa di antaranya adalah pameran dan bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang digelar selama sepekan penuh, serta kegiatan olahraga masyarakat berupa Fun Run.
Menyinggung tema besar "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", Sri Untari menegaskan bahwa pesan tersebut sangat relevan dengan kondisi perekonomian saat ini. Optimisme bahwa koperasi mampu memajukan bangsa bukanlah sekadar pepesan kosong, melainkan sebuah realitas yang bisa dicapai jika dikelola di jalur yang tepat.
"Sebagai pelaku koperasi, saya melihat dengan koperasi masyarakat bisa sejahtera. Syaratnya, koperasi harus betul-betul memegang teguh jati diri koperasi yang di dalamnya mencakup definisi, nilai-nilai, dan prinsip-prinsip dasar koperasi," tegasnya.
Di akhir penuturannya, Sri Untari menyimpulkan bahwa karena anggota koperasi adalah bagian langsung dari masyarakat, maka saat anggota sejahtera, tingkat kesejahteraan masyarakat luas akan otomatis ikut terangkat. Sinergi yang kuat antara pemerintah, pengurus, dan anggota inilah yang menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pemulihan serta penguatan ekonomi berbasis kerakyatan di Jawa Timur. (mut)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?