JOMBANG | JATIMSATUNEWS.COM: Semangat peduli lingkungan mengalir di halaman Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Hikmah, Dusun Jlopo, minggu pagi. Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) SDGs 32 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jawa Timur menggelar kegiatan bertajuk "Gerakan Hijau Bersama MI Darul Hikmah" sebuah kegiatan nyata untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih, hijau, dan sehat.
Semangat menjaga lingkungan kembali menggeliat di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Desa Tebel, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Sekolah yang sebelumnya telah meraih predikat Adiwiyata tingkat Kabupaten Jombang ini, telah kembali mendapat sentuhan hijau melalui kolaborasi bersama mahasiswa KKN SDGs Kelompok 32 Jombang.
Predikat Adiwiyata yang telah diraih MI ini menjadi bukti nyata bahwa sekolah tersebut memiliki komitmen kuat dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. Semangat itulah yang kemudian menjadi titik temu antara pihak sekolah dengan mahasiswa KKN, yang memang memiliki program kerja di bidang lingkungan dan ketahanan pangan berbasis tanaman herbal.
"Kami merasa program kerja yang disuguhkan oleh teman-teman KKN sejalan dengan program unggulan sekolah, sehingga kami berharap adanya kolaborasi yang nyata kedepannya," ujar Kepala Sekolah MI Darul Hikmah, saat pemaparan program kerja pada pembukaan KKN Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jawa Timur di Balai Desa Tebel.
Bersih Bersama, Tanam Bersama
Kegiatan yang berlangsung pada 19 Juli 2026 ini melibatkan para guru, siswa-siswi, serta anggota KKN SDGs Kelompok 32 Jombang. Bahu-membahu, mereka membersihkan area lingkungan sekolah yang selama ini membutuhkan perhatian lebih. Kegiatan ini menggunakan sebanyak 20 bibit tanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) yang akan ditanam lingkungan MI. Tanaman yang dipilih terdiri dari lima jenis Toga, masing-masing sebanyak 5 bibit, yakni: Kencur, Kunyit, Jahe, Lengkuas, dan Sereh. Kelima tanaman ini dipilih karena mudah dirawat, bermanfaat bagi kesehatan, dan dapat menghasilkan berbagai jenis produk bernilai tambah.
Penanaman dilakukan bersama-sama dengan melibatkan berbagai pihak. Para siswa tampak antusias ikut terlibat langsung dalam proses penanaman, menjadikan kegiatan ini tidak hanya bermanfaat secara lingkungan, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak. Selain penanaman bibit TOGA di Greenhouse MI Darul Hikmah, kelompok KKN SDGs 32 juga menyediakan instalansi tanaman vertikultur kepada pihak sekolah. Metode tanam vertikal ini dipilih sebagai solusi cerdas untuk memaksimalkan ruang yang ada, terutama di area sekolah yang memiliki keterbatasan lahan.
Vertikultur adalah teknik bercocok tanam dengan menyusun tanaman secara bertingkat atau vertikal. Singkatnya adalah penggunaan media tanam berupa pipa vertikal, dengan bagian bawahnya ditopang oleh pot sebagai wadah media tanam utama. Desain ini tidak hanya fungsional, tetapi juga terlihat rapi dan estetis sehingga cocok ditempatkan di lingkungan sekolah MI Darul Hikmah yang mengikuti program Adiwiyata yang berfokus pada pewujudan lingkungan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan hidup. Tanaman yang digunakan dalam vertikultur ini adalah jahe dan kencur karena dua tanaman herbal ini memiliki nilai manfaat tinggi sekaligus mudah dalam perawatannya.
Pemilihan pipa sebagai media tanam juga dinilai praktis dan tahan lama, sehingga sekolah tidak perlu khawatir soal perawatan jangka panjang. Konstruksi yang sederhana namun efektif ini, diharapkan pihak sekolah dapat terus mengembangkan area hijau meski di lahan yang sempit, sekaligus menjadi percontohan bagi siswa tentang cara bercocok tanam yang kreatif dan inovatif.
"Kami ingin memberikan solusi yang praktis bagi sekolah. Dengan lahan yang terbatas, vertikultur bisa menjadi cara yang efektif untuk tetap bisa bercocok tanam," ujar Ketua Kelompok KKN SDGs 32 Jombang UPN Jawa Timur.
Lebih dari sekadar kegiatan fisik, Gerakan Hijau ini membawa pesan mendalam tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Melalui keterlibatan langsung para siswa, diharapkan nilai-nilai kepedulian lingkungan dapat tertanam kuat dalam diri mereka sejak usia dini.
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti hari ini. Semoga tanaman yang sudah ditanam bisa terus dirawat, dan semangat hijaunya terus tumbuh bersama anak-anak," ungkap perwakilan guru MI Darul Hikmah.
Pengabdian Nyata Mahasiswa untuk Masyarakat
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN SDGs 32 UPN Jawa Timur di wilayah Jombang. Melalui Gerakan Hijau, para mahasiswa membuktikan bahwa kontribusi nyata dapat dimulai dari hal sederhana seperti menanam dan membersihkan lingkungan sekitar. Semangat kebersamaan yang terjalin antara mahasiswa, guru, dan siswa-siswi MI Darul Hikmah, menjadi langkah awal menuju lingkungan sekolah yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan serta menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di sekitarnya.
Melalui kegiatan kolaborasi ini, program kerja KKN SDGs Kelompok 32 Jombang telah berhasil mencapai capaian yang ditargetkan. Sebanyak 20 bibit TOGA berhasil ditanam sesuai rancangan program kerja, dan instalasi vertikultur telah diserahkan kepada pihak MI dalam kondisi siap pakai. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar berkat kerja sama yang solid antara mahasiswa KKN dan warga sekolah. Kegiatan ini diharapkan membawa dampak nyata bagi MI, terutama dalam memperkuat identitasnya sebagai sekolah Adiwiyata yang aktif dan konsisten menjaga lingkungan. Keberadaan tanaman TOGA dan vertikultur di lingkungan sekolah juga diharapkan dapat menjadi sarana edukasi yang hidup bagi para siswa mengajarkan mereka tentang pentingnya tanaman obat, kecintaan terhadap alam, dan kemandirian dalam bercocok tanam sejak dini.
Bagi KKN SDGs Kelompok 32 Jombang sendiri, kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya pada pilar lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat. Harapannya, tanaman yang telah ditanam dapat terus dirawat dan berkembang, serta menjadi warisan yang bermanfaat jangka panjang bagi sekolah dan masyarakat sekitar.
"Kami berharap tanaman ini bukan hanya tumbuh subur, tapi juga menumbuhkan kesadaran dan kecintaan anak-anak terhadap lingkungan sejak dini," tutup perwakilan KKN SDGs Kelompok 32 Jombang.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?