Banner Iklan

FITK UIN Malang Tambah Lima Guru Besar, Perkuat Fondasi Akademik Menuju Fakultas Bereputasi Global

M. Kholilur Rohman
16 Juli 2026 | 08.51 WIB Last Updated 2026-07-16T01:51:19Z

 

Foto: Pamflet capaian akademik Guru Besar FITK UIN Malang

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali memperkuat kapasitas akademiknya dengan bertambahnya lima Guru Besar baru. Momentum tersebut ditandai melalui silaturahmi bersama para Guru Besar yang berlangsung di Ruang Pertemuan Lantai 1 Gedung Megawati FITK, Rabu (15/7/2026).

Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang syukuran atas terbitnya Surat Keputusan (SK) Guru Besar, tetapi juga menjadi forum konsolidasi untuk menyusun langkah strategis menjelang prosesi pengukuhan sekaligus mempertegas komitmen FITK dalam memperkuat kepemimpinan akademik menuju fakultas bereputasi internasional.

Dalam laporannya, Prof. Dr. Samsul Hadi mengisahkan perjalanan panjang yang dilalui hingga memperoleh SK Guru Besar. Ia menjelaskan bahwa proses tersebut dimulai dari rekomendasi Dekan dan penetapan rumpun keilmuan melalui rapat fakultas pada 24 November 2025, dilanjutkan dengan pertimbangan Senat Universitas, uji kompetensi pada Februari 2026, terbitnya Sertifikat Kompetensi Guru Besar pada 10 April 2026, hingga akhirnya menerima SK Guru Besar yang diterbitkan tertanggal 7 Juli 2026 dan diserahkan pada 13 Juli 2026.

Menurut Prof. Samsul, keberhasilan tersebut tidak lepas dari pendampingan intensif yang diberikan pimpinan fakultas selama seluruh tahapan berlangsung. Sebagai bentuk penghormatan kepada institusi, ia secara simbolis menyerahkan Sertifikat Uji Kompetensi dan SK Guru Besar kepada pimpinan FITK sebagai simbol keberhasilan kolektif antara dosen dan fakultas.

Dekan FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Muhammad Walid, M.A., menyampaikan apresiasi atas capaian para Guru Besar baru. Menurutnya, gelar akademik tertinggi tersebut merupakan buah dari kompetensi, integritas, dan konsistensi para dosen dalam mengembangkan ilmu pengetahuan sekaligus memperkuat reputasi akademik fakultas.

"Keberadaan Guru Besar baru akan semakin mengokohkan posisi FITK sebagai salah satu motor penggerak pengembangan akademik di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang," ujarnya.

Prof. Walid juga menegaskan bahwa setelah terbitnya SK, para Guru Besar memiliki tanggung jawab yang semakin besar dalam mengembangkan program studi, memperkuat budaya riset, serta membimbing lahirnya generasi akademisi berikutnya. Ia berharap para Guru Besar mampu menjadi sumber inspirasi, pemikiran strategis, sekaligus penggerak inovasi akademik di lingkungan universitas.

Senada dengan itu, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr. H. Muh. Yunus, M.Si., menilai bertambahnya Guru Besar akan memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan body of knowledge setiap program studi. Menurutnya, peran Guru Besar tidak hanya terlihat dalam proses pembelajaran, tetapi juga dalam peningkatan kualitas penelitian, publikasi ilmiah bereputasi, serta pengabdian kepada masyarakat yang berdampak luas.

Sementara itu, Dr. H. Muhammad In'am Esha, M.Ag. memaparkan berbagai persiapan menuju prosesi pengukuhan Guru Besar. Ia menyebutkan bahwa saat ini terdapat enam Guru Besar FITK yang tengah menunggu jadwal pengukuhan sehingga diperlukan koordinasi yang matang, mulai dari penyusunan naskah orasi ilmiah, presentasi, hingga video profil.

Menurutnya, prosesi pengukuhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan tonggak penting dalam perjalanan akademik seorang profesor sekaligus momentum yang mencerminkan pencapaian institusi.

Pada kesempatan yang sama, Ari Prasetyo, M.M. menjelaskan kesiapan teknis pelaksanaan pengukuhan, mulai dari mekanisme kepanitiaan, pengaturan tamu undangan, hingga administrasi kegiatan. Ia juga mengusulkan agar tradisi pemberian karangan bunga diganti dengan tanaman hidup sebagai simbol keberlanjutan sekaligus bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Bertambahnya lima Guru Besar menjadi modal strategis bagi FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam memperkuat kualitas pendidikan, meningkatkan produktivitas riset bereputasi internasional, memperluas kontribusi pengabdian kepada masyarakat, serta mempercepat langkah menuju fakultas berkelas dunia. Kehadiran para profesor baru diharapkan menjadi pengungkit lahirnya inovasi, kolaborasi akademik, dan kepemimpinan intelektual yang semakin memperkuat posisi FITK sebagai salah satu pusat pengembangan pendidikan Islam unggulan di Indonesia.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • FITK UIN Malang Tambah Lima Guru Besar, Perkuat Fondasi Akademik Menuju Fakultas Bereputasi Global

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now