JAKARTA | JATIMSATUNEWS.COM - Liga Putri Indonesia makin mendekati kenyataan tahun ini. Terbaru, Ketua Umum PSSI Erick Thohir bertemu dengan I League—sebelumnya bernama PT Liga Indonesia Baru—untuk membahas kelanjutan proses menuju bergulirnya Liga Putri Indonesia 2026.
Tiga pesan ditegaskan Erick Thohir. Pertama, jadwal liga harus digelar dengan menyesuaikan jadwal Timnas Putri Indonesia. Kedua, tidak ada ruang untuk pengaturan skor (match fixing).
"Dan (ketiga), tidak ada toleransi terhadap segala bentuk sexual harassment—pelecehan seksual," tegas Erick, dikutip dari unggahan akun Instagram resminya, Selasa (7/7).
Ketum Erick berharap Liga Putri dapat menjadi kompetisi yang melahirkan talenta, menjaga sportivitas, dan membawa sepak bola putri Indonesia melangkah lebih jauh.
Liga Putri Indonesia rencananya akan digelar mulai Oktober 2026 dengan diikuti enam tim, yakni Persija Jakarta, Persita Tangerang, Bekasi FC, Persikad Depok, Garudayaksa FC, dan Dewa United.
Keenam tim tersebut berbasis di sekitar kawasan Jabodetabek, seperti Garudayaksa milik Presiden Prabowo Subianto yang berasal dari Bogor.
Lalu, Dewa United dari Banten yang sebelum menggunakan Banten International Stadium (BIS) sempat bermarkas di Indomilk Arena (Stadion SC Kelapa Dua) Tangerang, yang menjadi kandang Persita.
Keberadaan liga putri ini mendapat sambutan positif dari warganet. Namun, di antara mereka juga mempertanyakan peserta liga, dari jumlah tim yang dinilai terlalu sedikit dan absennya Persib Bandung, Arema FC Women, dan Persis Solo Women.
Tiga klub tersebut sebelumnya eksistensi, bahkan Persib Bandung merupakan jawara Liga 1 Putri 2019 yang menjadi edisi pertama dan terakhir sebelum mandek hingga paruh awal 2026.
Arema Women juga masih mempunyai pemain yang hampir tiap Liga Wanita Timor Leste bergulir, mereka meminjamkan beberapa pemainnya ke klub-klub Timor Leste.
Persis Women juga menjadi salah satu klub yang pernah diperkuat beberapa pemain Timnas Putri Indonesia, salah satunya Safira Ika yang saat ini masih menjadi salah satu andalan Garuda Pertiwi.
Walau demikian, kepastian liga bergulir dan sudah ada kesiapan enam tim yang menjadi pionir tetap menjadi kabar positif bagi insan sepak bola putri Indonesia.
Unggahan resmi Erick Thohir turut dibagikan akun IG @roadtogaruda_nl yang dimiliki Debby Lim dan menjadi salah satu pihak yang membantu proses pemulangan pemain-pemain keturunan Indonesia dari Eropa terutama dari Belanda.
Ini menunjukkan bahwa bakal bergulirnya Liga Putri turut disambut positif oleh diaspora Indonesia di Belanda yang tentu mengetahui betapa pentingnya liga untuk pemain Timnas Putri Indonesia. ***
Penulis: YAN
Baca juga: Timnas Putri Tanpa Top Skor Sepanjang Masanya, Andalkan Mesin Gol Baru di AFF?



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?