Banner Iklan

DPD RI Cantik Lia Istifhama Angkat Topi Konsep Kaki Lima Rasa Bintang Lima MI Darussalam Pamekasan

Admin JSN
26 Juli 2026 | 06.37 WIB Last Updated 2026-07-25T23:51:23Z

Suasana hangat saat DPD RI cantik. Lia Istifhama berfoto bersama para guru dan siswa MI Internasional Darussalam Pamekasan.

PAMEKASAN | JATIMSATUNEWS.COM: Ada yang unik dari dunia pendidikan di Kabupaten Pamekasan. Sebuah madrasah sukses mendobrak stigma "sekolah bagus itu mahal" lewat konsep unik namun membanggakan: "Kaki Lima Rasa Bintang Lima".

Inovasi ciamik yang digagas oleh Yayasan Darussalam As-Sya’rani melalui MI Internasional Darussalam Ini pun sukses membuat anggota DPD RI asal Jatim yang terkenal dengan tagline Cantik Cerdas Kreatif dan Inovatif Dr. Lia Istifhama atau akrab dipanggil Ning Lia angkat topi.

Pujian tersebut dilontarkan langsung oleh perempuan yang akrab disapa Ning Lia ini saat blusukan meninjau madrasah yang berlokasi di Pamekasan tersebut, Jumat (24/7/2026). Kedatangan sang senator disambut hangat nan *gayeng* oleh Ketua Yayasan, RP. A. Wasirul Jihad, Direktur Darussalam Initiative, Lora Faqih, beserta barisan pahlawan tanpa tanda jasa di sekolah tersebut.

Bagi pihak yayasan, kehadiran senator yang lekat dengan masyarakat bawah ini jelas menjadi suntikan moral tersendiri.

“Kehadiran Ning Lia ini semacam booster penyemangat buat kami. Ini memacu kami untuk terus menggenjot kualitas pembelajaran agar bisa mencetak generasi yang nggak cuma pintar, tapi juga punya karakter dan akhlakul karimah,” tutur Wasirul Jihad di sela-sela obrolan.

Wasirul lantas membeberkan makna di balik jargon "Kaki Lima Rasa Bintang Lima" yang diusung lembaganya. Intinya, mereka ingin membuktikan bahwa pendidikan bermutu super tidak melulu harus menguras kantong wali murid.

Terbukti, MI Internasional Darussalam kini mantap memadukan kurikulum berbasis digital kekinian tanpa menanggalkan ruh nilai-nilai keislaman ala pesantren. Bukti sahih dari ikhtiar ini juga terlihat dari Raudhatul Athfal (RA) Darussalam yang baru saja sukses mengamankan akreditasi A.

Mendengar paparan dan melihat langsung kondisi di lapangan, Ning Lia tak bisa menyembunyikan kekagumannya. Keponakan Khofifah Indar Parawansa ini memuji habis-habisan totalitas para pendidik yang tetap all out berinovasi meski di tengah berbagai keterbatasan.

“Jujur, saya sangat bangga dan mengapresiasi guru-guru di sini. Semangat juang mereka luar biasa. Di tengah segala keterbatasan, mereka justru bisa survive dan menghadirkan sistem pendidikan yang sangat adaptif. Digitalisasinya jalan, pendidikan karakternya juga kuat tertanam,” ungkap Ning Lia.

Menurut putri almarhum tokoh NU KH Masykur Hasyim ini, megahnya bangunan memang penting, tapi ruh pendidikan sesungguhnya ada pada dedikasi para guru dalam membangun sistem yang berkelanjutan.

Sebelum mengakhiri kunjungannya, senator Jatim ini juga menyempatkan diri keliling meninjau fasilitas madrasah dan berdiskusi santai soal peluang sinergi dengan pemerintah ke depan.

Ia menaruh harapan besar agar gebrakan Yayasan Darussalam As-Sya’rani ini bisa menular. “Semoga ini jadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lain, bahwa sekolah bisa terus bertransformasi maju tanpa harus kehilangan pijakan nilai-nilai keislamannya,” tutup Ning Lia penuh harap. 



Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • DPD RI Cantik Lia Istifhama Angkat Topi Konsep Kaki Lima Rasa Bintang Lima MI Darussalam Pamekasan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now