Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Hj. Lia Istifhama, S.H.I., S.Sos., S.Sos.I., M.E.I., resmi dianugerahi penghargaan sebagai Tokoh Politik Idola Gen Z
Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung dalam malam penganugerahan bergengsi Radar Surabaya Award 2026 yang digelar secara megah di Vasa Hotel, Surabaya, pada Kamis (30/7/2026).
Menerima apresiasi tersebut, Ning Lia tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Bagi senator yang dikenal ramah ini, penghargaan dari insan media tersebut merupakan sebuah pengingat yang kuat tentang betapa vitalnya peran generasi muda dalam menjaga pilar demokrasi di Tanah Air.
"Pertama, terima kasih kepada Radar Surabaya, Radar Sidoarjo, dan juga Radar Gresik atas penghargaan ini. Di sini kita harus menjaga komitmen, yaitu menjaga keberlangsungan demokrasi. Bicara soal modal sosial dan modal bangsa, generasi muda dalam hal ini Gen Z adalah kuncinya. Jadi, bagaimana kita harus selalu dekat dengan Gen Z," ungkap Ning Lia usai menerima penghargaan.
Lebih jauh, ia menitipkan pesan penting bagi anak-anak muda di seluruh penjuru negeri agar melek konstelasi politik. Ia menegaskan bahwa keterlibatan aktif Gen Z di ruang-ruang pengambil kebijakan sangat krusial untuk menentukan arah masa depan Indonesia.
"Terutama untuk menyampaikan kepada mereka bahwasanya Indonesia adalah negara demokrasi. Mereka tidak boleh apatis, tetapi justru harus mengambil ruang-ruang penting dan strategis di dunia politik," tegasnya dengan penuh semangat.
Momen bahagia tersebut juga dimanfaatkan Ning Lia untuk memberikan ucapan selamat atas perayaan hari jadi (usia perak) ke-25 Radar Surabaya. Ia memuji setinggi langit ketangguhan dan konsistensi media tersebut dalam beradaptasi serta bertahan di kerasnya kompetisi era digital masa kini, tanpa menanggalkan integritas jurnalistiknya.
Tidak hanya itu, ia juga memberikan acungan jempol atas komitmen teguh Radar Surabaya Grup dalam menyajikan berita yang mengedukasi masyarakat. Hal ini menjadi angin segar di tengah maraknya tren konten negatif yang kerap dijadikan batu loncatan demi popularitas instan.
"Kita lihat bagaimana Radar Surabaya grup menjaga komitmennya sebagai pusat dari good news for society. Ketika mungkin ada pihak di luar sana yang menjadikan bad news sebagai kesempatan untuk viral, Radar justru tidak," paparnya.
"Radar memegang teguh prinsip good news for society, di mana masyarakat terus mendapatkan berita positif. Jurnalistik adalah ruang bagi kita untuk mengajak masyarakat menjaga kebaikan dan kebajikan, sebagaimana prinsip benevolent society," pungkas Ning Lia.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?