Banner Iklan

Bunda Literasi Bondowoso Dr. Nyai Hj. Khodijatul Qodriyah, A.P., S.Ag., M.MPub., M.Si., Ajak Masyarakat Jadikan Membaca sebagai Budaya

Anis Hidayatie
28 Juli 2026 | 06.28 WIB Last Updated 2026-07-27T23:28:33Z


 Bupati Bondowoso R.K.H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag. dan istri Bunda Literasi Bondowoso Dr. Nyai Hj. Khodijatul Qodriyah, A.P., S.Ag., M.MPub., M.Si., foto bersama juara 1 Lomba Bertutur Festival Literasi tingkat SD/MI Kabupaten Bondowoso, Senin 27/7/2026

BONDOWOSO | JATIMSATUNEWS.COM: Komitmen Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam memperkuat budaya literasi terus diwujudkan melalui berbagai program dan kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Salah satunya ditandai dengan kehadiran Bunda Literasi Daerah (BULIDA) Kabupaten Bondowoso, Dr. Nyai Hj. Khodijatul Qodriyah, A.P., S.Ag., M.MPub., M.Si., dalam pembukaan Pameran Literasi Kabupaten Bondowoso mendampingi Bupati Bondowoso Senin 27/7/2026.

Kehadiran Bunda Literasi Festival Literasi pada kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap gerakan literasi yang bertujuan menumbuhkan minat baca, memperluas wawasan, serta membangun karakter masyarakat, khususnya generasi muda.

Dr. Nyai Hj. Khodijatul Qodriyah menegaskan bahwa literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menjadi bekal penting dalam membentuk pola pikir, meningkatkan kualitas diri, serta menciptakan sumber daya manusia yang unggul.

Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan membaca sebagai kebiasaan yang dilakukan setiap hari.

"Membaca merupakan upaya memperluas wawasan dan membentuk karakter. Kegiatan literasi tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi harus mampu menumbuhkan kegemaran membaca di tengah masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, budaya membaca harus dimulai dari lingkungan keluarga, kemudian diperkuat di sekolah, hingga menjadi gerakan bersama di tengah masyarakat. Dengan kebiasaan membaca, seseorang akan memiliki kemampuan berpikir kritis, kreativitas yang lebih baik, serta kesiapan menghadapi tantangan perkembangan zaman.

"Pameran literasi ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menumbuhkan budaya membaca, belajar, dan berkarya di tengah masyarakat. Semoga semangat literasi terus tumbuh dan menjadi bekal untuk menciptakan generasi Bondowoso yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing," tambahnya.

Pameran Literasi Kabupaten Bondowoso juga menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak dalam memperkenalkan koleksi buku, hasil karya pelajar, komunitas literasi, hingga beragam program edukatif yang diharapkan mampu menarik minat masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda.

Sebagai Bunda Literasi Daerah, Dr. Nyai Hj. Khodijatul Qodriyah berharap gerakan literasi di Bondowoso semakin berkembang melalui sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, pegiat literasi, perpustakaan, serta masyarakat.

Komitmen tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam membangun budaya membaca sebagai bagian dari pembentukan masyarakat pembelajar sepanjang hayat.

Melalui penyelenggaraan Pameran Literasi Kabupaten Bondowoso, diharapkan semangat membaca tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi budaya yang mengakar di tengah kehidupan masyarakat. Dengan demikian, Bondowoso optimistis mampu melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Ans


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bunda Literasi Bondowoso Dr. Nyai Hj. Khodijatul Qodriyah, A.P., S.Ag., M.MPub., M.Si., Ajak Masyarakat Jadikan Membaca sebagai Budaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?