Banner Iklan

Bangun Ekosistem Akademik yang Inovatif, PBAK Magister Pendidikan Matematika UIN Malang Dikemas Ciptakan Para Peneliti Unggul

M. Kholilur Rohman
10 Juli 2026 | 08.52 WIB Last Updated 2026-07-10T01:52:41Z

 

Foto: Dokumentasi bersama 

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan magister yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global melalui penyelenggaraan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Program Studi Magister Pendidikan Matematika Tahun 2026 pada Rabu (8/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari ini menjadi gerbang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal budaya akademik, sistem pembelajaran, hingga strategi sukses menyelesaikan studi tepat waktu.

Suasana pembukaan berlangsung khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Lugie Isma Guritno, S.Pd., dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dan Mars FITK sebagai bentuk penguatan nasionalisme sekaligus kecintaan terhadap almamater.

Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Dr. Muhamad Yunus, M.Si. yang dalam sambutannya menegaskan bahwa mahasiswa magister merupakan calon akademisi, peneliti, sekaligus pemimpin masa depan yang dituntut mampu menghasilkan karya ilmiah berkualitas serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang pendidikan matematika.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Dr. Muhamad Yunus, M.Si., Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Dr. H. Muhammad In’am Esha, M.Ag., Ketua Program Studi Magister Pendidikan Matematika Dr. Ely Susanti, M.Sc., para dosen, serta seluruh mahasiswa baru Magister Pendidikan Matematika.

Memasuki sesi akademik, menghadirkan Prof. Dr. Turmudi, M.Si., Ph.D. yang membawakan materi “Kiat Sukses Studi Lulus Tepat Waktu dan Tren Topik Penelitian Tesis”. Melalui pengalaman akademiknya, beliau memberikan berbagai strategi praktis dalam menyusun tesis yang berkualitas, memilih topik penelitian yang relevan, serta membangun budaya riset sejak awal masa studi agar mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan secara efektif dan tepat waktu.

Penguatan literasi informasi menjadi fokus pada sesi ketiga yang disampaikan oleh Mufid, S.Ag., S.S., M.Hum., Kepala Perpustakaan Pusat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Ia memperkenalkan berbagai layanan perpustakaan, akses jurnal nasional dan internasional, database ilmiah, hingga pemanfaatan sumber referensi digital sebagai fondasi penting dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas dan bereputasi.

Foto: Sesi pemaparan materi

Setelah istirahat dan sesi bersama konsorsium, kegiatan dilanjutkan dengan materi “Tren Menulis Artikel yang Layak untuk Publikasi Ilmiah di Jurnal SINTA dan Scopus” oleh Dr. H. Wahyu Henky Irawan, M.Pd.. Dalam paparannya, beliau mengajak mahasiswa memahami strategi menyusun artikel ilmiah yang memenuhi standar jurnal bereputasi, mulai dari menentukan novelty penelitian, teknik penulisan akademik, hingga strategi publikasi pada jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi.

Komitmen FITK dalam membangun budaya publikasi ilmiah juga diperkuat melalui sosialisasi Unit Penulisan dan Publikasi Ilmiah serta Unit Riset dan Pengabdian Masyarakat FITK yang disampaikan oleh Wahyu Mala Indah Rohmana, M.Pd. bersama Sulistya Umie Ruhmana Sari, M.Si. Mahasiswa diperkenalkan berbagai program pendampingan penulisan artikel, klinik publikasi, hingga penguatan kapasitas riset yang dapat dimanfaatkan selama menempuh studi.

Sebagai penutup rangkaian materi, Prof. Dr. Esa Nur Wahyuni, M.Pd. membawakan tema “Optimalisasi Self-Regulated Learning Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika dalam Menyelesaikan Tugas Akademik dan Karier.” Beliau menekankan pentingnya kemampuan mengelola proses belajar secara mandiri, menjaga motivasi akademik, membangun disiplin diri, serta menyiapkan perencanaan karier yang matang sebagai bekal menghadapi tantangan dunia profesional dan akademik.

Antusiasme peserta tampak sepanjang kegiatan. Diskusi berlangsung aktif pada setiap sesi, menunjukkan tingginya semangat mahasiswa baru untuk memahami budaya akademik, memperkuat kemampuan riset, serta mempersiapkan diri menjadi lulusan magister yang unggul.

Melalui penyelenggaraan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026, Program Studi Magister Pendidikan Matematika FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem akademik yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada kualitas.

Kegiatan itu tidak hanya menjadi ajang orientasi bagi mahasiswa baru, tetapi juga menjadi fondasi awal dalam membentuk peneliti, pendidik, dan inovator pendidikan matematika yang mampu menghasilkan karya ilmiah bereputasi, berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, serta memberikan solusi nyata bagi kemajuan pendidikan Indonesia dan dunia.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bangun Ekosistem Akademik yang Inovatif, PBAK Magister Pendidikan Matematika UIN Malang Dikemas Ciptakan Para Peneliti Unggul

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now