Banner Iklan

Babinsa Brambang Gondang Wetan Monitoring Malam Anugerah Kasih Lintas Agama, Wujudkan Kondusivitas dan Kerukunan

Admin Cyber
07 Juli 2026 | 04.55 WIB Last Updated 2026-07-06T21:55:01Z
Babinsa Desa Brambang Koramil 0819/14 Gondangwetan, Sertu Imam, melaksanakan monitoring dan pengamanan kegiatan Malam Anugerah Kasih Lintas Agama di Joglo Manunggal Condro Kirono, Dusun Nguling, Desa Brambang, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.Foto/Dok:SF


PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM

Semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama kembali ditunjukkan masyarakat Kecamatan Gondangwetan melalui kegiatan Malam Anugerah Kasih Lintas Agama yang digelar di Joglo Manunggal Condro Kirono, Dusun Nguling, Desa Brambang, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Senin (6/7/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan sarat nilai persaudaraan tersebut mendapat pengamanan dan monitoring langsung dari Babinsa Desa Brambang Koramil 0819/14 Gondangwetan, Sertu Imam. Kehadiran aparat TNI bersama unsur Forkopimcam menjadi bentuk dukungan terhadap upaya menjaga kondusivitas wilayah sekaligus mempererat hubungan antar elemen masyarakat.



Malam Anugerah Kasih Lintas Agama menjadi momentum penting dalam memperkokoh kerukunan dan mempererat tali silaturahmi antarumat beragama yang selama ini telah terjalin dengan baik di wilayah Gondangwetan. Acara tersebut juga menjadi wadah dialog kebangsaan, budaya, dan persaudaraan yang menempatkan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.



Sejumlah tokoh dan pejabat hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Camat Gondangwetan Agus Hariyanto, A.Md.LLAJ., S.E., M.M., Danramil 0819/14 Gondangwetan Kapten Inf Hadi Erlanto, Kapolsek Keboncandi AKP Topo Utomo, Ketua LP2BN Sholeh beserta Wakil Ketua Ki Rubani, Hj. Tupatus Safaah Muniroh, S.Ag., M.H. dari Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI), Ki Suryo selaku dalang wayang, Solikhin dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Sertu Imam selaku Babinsa Desa Brambang, Aipda Mustofa dari Polsek Keboncandi, serta anggota Paguyuban Lintas Agama dan masyarakat setempat.



Dalam sambutannya, Camat Gondangwetan Agus Hariyanto mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Menurutnya, kerukunan antarumat beragama merupakan modal utama dalam menciptakan stabilitas sosial dan mendukung pembangunan daerah.

“Keberagaman yang kita miliki harus menjadi kekuatan, bukan perbedaan yang memecah belah. Melalui kegiatan seperti ini, kita belajar untuk saling menghormati, menghargai, dan menjaga persaudaraan demi terciptanya kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil 0819/14 Gondangwetan Kapten Inf Hadi Erlanto menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Menurutnya, kegiatan lintas agama seperti Malam Anugerah Kasih menjadi sarana efektif dalam membangun komunikasi, mempererat hubungan sosial, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan wujud nyata dukungan TNI AD dalam menjaga keamanan, mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, dan memelihara kerukunan antarumat beragama. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sebagai sarana memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” ungkap Kapten Hadi Erlanto.

Di sela kegiatan, Sertu Imam menyampaikan bahwa toleransi dan sikap saling menghormati harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, keberagaman yang ada di tengah masyarakat Indonesia merupakan anugerah yang harus dijaga bersama.

“Kegiatan lintas agama seperti ini menjadi sarana yang sangat positif untuk memperkuat toleransi, saling menghormati, dan menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Dengan komunikasi dan silaturahmi yang baik, potensi perbedaan dapat menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan yang lebih harmonis,” katanya.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diwarnai dengan nuansa budaya yang kental. Kehadiran tokoh budaya dan seniman daerah menjadi simbol bahwa budaya dapat menjadi jembatan pemersatu bagi masyarakat yang memiliki latar belakang agama dan keyakinan berbeda.

Selama kegiatan berlangsung, aparat keamanan bersama panitia terus melakukan koordinasi guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar. Pengamanan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif sehingga para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman.

Suasana penuh keakraban terlihat sepanjang acara. Para peserta dari berbagai unsur masyarakat tampak berbaur tanpa sekat, saling berbincang, bertukar pengalaman, serta mempererat hubungan persaudaraan. Hal tersebut menjadi bukti nyata bahwa kerukunan dan toleransi dapat tumbuh dengan baik apabila seluruh elemen masyarakat memiliki komitmen yang sama untuk menjaga kebersamaan.

Melalui kegiatan Malam Anugerah Kasih Lintas Agama ini, diharapkan nilai-nilai toleransi, gotong royong, persaudaraan, dan semangat kebangsaan semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat. Dengan demikian, Kecamatan Gondangwetan dapat terus menjadi wilayah yang aman, damai, rukun, dan harmonis serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.(SF)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Babinsa Brambang Gondang Wetan Monitoring Malam Anugerah Kasih Lintas Agama, Wujudkan Kondusivitas dan Kerukunan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now