Banner Iklan

UIN Maliki Malang Lantik 33 PNS Baru di Lingkungan Perguruan Tinggi

M. Kholilur Rohman
22 Juni 2026 | 19.32 WIB Last Updated 2026-06-22T12:33:05Z

 

Foto: Suasana Pelantikan

Penulis: M. Kholilur Rohman

MALANG | JATIMSATUNEWS. COM - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang resmi menambah 33 pegawai negeri sipil (PNS) baru setelah melaksanakan pelantikan pengangkatan pertama dalam jabatan fungsional, Senin (22/6/2026). Pelantikan itu digelar di Aula Rektorat lantai 5.

Pelantikan tersebut menandai berakhirnya masa percobaan para calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang telah menjalani proses seleksi, pendidikan, hingga evaluasi kinerja selama satu hingga dua tahun. 

Di tengah kebutuhan penguatan sumber daya manusia perguruan tinggi, pengangkatan puluhan ASN baru ini menjadi bagian dari upaya UIN Maliki Malang menjaga kualitas layanan akademik sekaligus mendukung target kampus menuju reputasi internasional.

Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN Maliki Malang Dr. H. Muhtar Hazawawi MAg mengatakan bahwa status PNS tidak hanya sebatas perubahan status, tapi juga merupakan amanah yang harus dijaga. 

"Saat ini panjenengan semua menjadi PNS penuh 100 persen. Artinya sudah diakui sah menjadi pegawai pemerintah yang dilindungi undang-undang. Karena itu yang pertama harus disyukuri. Menjadi ASN pada hari ini bukan sesuatu yang mudah," ujarnya saat memberikan sambutan.

Menurut Muhtar, para ASN baru harus menjadikan nilai-nilai ASN BerAKHLAK sebagai pedoman dalam menjalankan tugas. Nilai tersebut mencakup orientasi pelayanan, akuntabilitas, kompetensi, keharmonisan, loyalitas, adaptivitas, dan kolaborasi.

Tidak hanya itu, Muhtar juga menjelaskan bahwa ASN di lingkungan Kementerian Agama juga memiliki tanggung jawab menjalankan program prioritas kementerian atau Astaprotas yang saat ini menjadi arah kebijakan nasional. Salah satu fokusnya adalah penguatan nilai kemanusiaan, toleransi, moderasi beragama, serta implementasi kurikulum cinta yang tengah dikembangkan Kementerian Agama.

"Ada program yang menjadi harga mati selama belum diubah, yaitu Astaprotas Kementerian Agama. Salah satunya cinta kemanusiaan. Toleransi, moderasi, dan bagaimana kemanusiaan menjadi sesuatu yang amat tinggi harus diwujudkan dalam kerja kita sehari-hari," katanya.

Sebagai informasi, 33 pegawai yang dilantik berasal dari berbagai formasi jabatan fungsional. Sebagian besar merupakan dosen, sementara lainnya berasal dari formasi pranata komputer, pustakawan, hingga bidang penerbitan ilmiah.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • UIN Maliki Malang Lantik 33 PNS Baru di Lingkungan Perguruan Tinggi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now