Banner Iklan

Tertib, Ribuan Petani hingga Mahasiswa Gelar Aksi Damai di Patung Kuda Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Anis Hidayatie
19 Juni 2026 | 16.05 WIB Last Updated 2026-06-19T09:05:28Z

 


 Petani dan Mahasiswa Gelar Aksi Damai di Patung Kuda Dukung Program Kerakyatan Prabowo ( foto: opsi.id)

JAKARTA | JATIMSATUNEWS.COM: Ribuan masyarakat dari berbagai latar belakang menggelar aksi damai di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026). Sekitar 7.000 peserta yang terdiri atas petani, nelayan, pedagang, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mahasiswa, buruh, pemuda, tokoh masyarakat, hingga berbagai elemen lainnya turun ke jalan untuk menyampaikan dukungan terhadap berbagai program kerakyatan Presiden Prabowo Subianto.

Aksi yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Para peserta membawa spanduk, poster, serta bendera organisasi sebagai media penyampaian aspirasi. Secara bergantian mereka menyampaikan pernyataan sikap dari atas mobil komando tanpa menimbulkan bentrokan maupun kerusakan fasilitas umum.

Pengamanan dilakukan aparat kepolisian dengan pendekatan humanis sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Situasi ini menjadi gambaran bahwa kritik maupun dukungan terhadap kebijakan pemerintah dapat disampaikan secara terbuka tanpa mengganggu ketertiban umum, sekaligus mencerminkan praktik demokrasi yang dewasa dan bermartabat.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia (TNI), Don Muzakir, mengatakan massa datang dari berbagai daerah untuk menyampaikan dukungan terhadap sejumlah program pemerintah yang dinilai langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pertanian, ketahanan pangan, ekonomi kerakyatan, pendidikan, kesehatan, hingga kesejahteraan sosial.

"Kami hadir untuk mengawal agar seluruh program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat dan tidak diselewengkan oleh mafia maupun oknum yang menghambat kepentingan masyarakat," ujar Don.

Menurutnya, berbagai kebijakan pemerintah di sektor pertanian telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa. Kemudahan memperoleh pupuk, meningkatnya penyerapan hasil panen, hingga penguatan ekonomi pedesaan menjadi sejumlah manfaat yang dirasakan langsung oleh para petani.

Ia juga menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan efek berantai terhadap peningkatan permintaan produk pertanian, peternakan, perikanan, hingga hasil perkebunan.

"Dulu hasil panen seperti kubis sering tidak laku. Sekarang terserap. Bidang peternakan, buah-buahan, dan perkebunan juga ikut merasakan manfaatnya. Karena itu kami sangat bersyukur memiliki program yang benar-benar menyentuh masyarakat desa," tuturnya.

Don menegaskan aksi tersebut bukan merupakan aksi tandingan terhadap kelompok tertentu. Menurutnya, kegiatan tersebut murni menjadi wadah bagi masyarakat desa untuk menyampaikan pengalaman atas manfaat berbagai kebijakan pemerintah.

"Kami hanya ingin memberitahukan kepada masyarakat luas bahwa warga desa sangat puas dengan berbagai kebijakan Presiden Prabowo Subianto," katanya.

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan di hadapan ribuan peserta, massa juga mendesak pemerintah bersama aparat penegak hukum agar menindak tegas mafia pangan, mafia pupuk, mafia tanah, mafia impor, serta berbagai praktik yang dinilai menghambat pelaksanaan program pemerintah dan merugikan masyarakat.

Selain itu, mereka mendorong penguatan ekonomi desa melalui peningkatan produktivitas sektor pertanian, peternakan, perikanan, UMKM, serta pembangunan infrastruktur pendukung di kawasan pedesaan.

Isu reforma agraria juga menjadi salah satu tuntutan yang disampaikan. Massa meminta pemerintah segera membentuk Badan Nasional Penyelesaian Reforma Agraria guna mempercepat penyelesaian berbagai konflik lahan yang masih terjadi di sejumlah daerah.

Di akhir aksi, Don mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional. Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif menjadi modal penting bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan kepercayaan investor, serta terciptanya kepastian bagi dunia usaha dan masyarakat.

"Kami yang tergabung dari unsur petani, nelayan, pedagang, pelaku UMKM, buruh, pemuda, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen rakyat Indonesia menyatakan dukungan terhadap program-program Presiden Prabowo Subianto yang dinilai berpihak kepada kepentingan rakyat, memperkuat ekonomi nasional, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegas Don.

Aksi damai tersebut menjadi contoh bahwa penyampaian aspirasi di ruang publik dapat dilakukan secara santun, tertib, dan bertanggung jawab. Kehadiran ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat tanpa adanya bentrokan maupun kerusakan fasilitas umum memperlihatkan bahwa demokrasi yang sehat dapat tumbuh melalui dialog, kedisiplinan, dan penghormatan terhadap ketertiban bersama. ANS


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tertib, Ribuan Petani hingga Mahasiswa Gelar Aksi Damai di Patung Kuda Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now