Dok. Pertemuan Sparta dengan SNESPAC
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: 20 Juni 2026 – SMP Negeri 1 Paciran (SNESPAC) melaksanakan kegiatan Sharing and Learning ke SPARTA (SMP Arrohmah Putra Malang) dalam rangka mempererat silaturahim sekaligus berbagi praktik baik di bidang pendidikan, khususnya terkait manajemen kelas dan strategi pembelajaran berdiferensiasi. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.15 hingga 13.00 WIB ini menjadi momentum berharga bagi kedua lembaga untuk saling belajar dan bertukar pengalaman dalam mengembangkan kualitas pendidikan.
Rombongan SMPN 1 Paciran yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Bapak Abdullah Taufiq, S.Pd., M.Pd., disambut hangat oleh keluarga besar SPARTA Malang. Suasana akrab dan penuh kekeluargaan langsung terasa sejak awal kegiatan, mencerminkan semangat silaturahim yang menjadi salah satu tujuan utama agenda tersebut.
Dalam sambutannya, Bapak Abdullah Taufiq, S.Pd., M.Pd. menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan SPARTA untuk berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan pendidikan.
“Kami hadir untuk belajar, berbagi, dan memperkuat jejaring pendidikan. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi kedua lembaga dalam upaya meningkatkan mutu layanan pendidikan kepada peserta didik,” ujarnya.
Sementara itu, sambutan balasan disampaikan oleh Kepala SPARTA Malang, Ustadz Syarif Hidayatullah, M.Pd., yang menyambut baik kunjungan tersebut sebagai sarana bertumbuh bersama antar lembaga pendidikan.
“Kami meyakini bahwa pendidikan akan berkembang melalui kolaborasi. Kehadiran keluarga besar SMPN 1 Paciran menjadi kehormatan sekaligus kesempatan bagi kami untuk saling belajar dan memperkaya wawasan,” ungkapnya.
Salah satu materi yang paling menarik perhatian peserta adalah paparan mengenai strategi pembelajaran berdiferensiasi yang diterapkan di SPARTA. Dalam sistem tersebut, para siswa telah dipetakan sejak awal berdasarkan bakat, minat, potensi, dan kecenderungan akademiknya. Hasil pemetaan tersebut kemudian menjadi dasar pengelompokan kelas dan penyusunan program pembinaan yang lebih terarah.
Pendekatan ini dinilai mampu mempermudah proses pembinaan sekaligus mengoptimalkan potensi peserta didik. Dengan pembelajaran yang lebih sesuai karakter masing-masing siswa, mereka dapat lebih mudah menemukan arah pengembangan diri, baik untuk jenjang pendidikan lanjutan maupun dalam menentukan pilihan program studi di perguruan tinggi di masa depan.
Diskusi berlangsung sangat hidup, hangat, dan penuh antusiasme. Berbagai pertanyaan, pengalaman, dan ide bermunculan dari peserta sehingga sesi sharing berjalan secara interaktif dan mendalam. Kesuksesan suasana tersebut tidak lepas dari peran Mr. Angger selaku master of ceremony yang mampu membawakan acara dengan gaya santai, energik, dan komunikatif. Menggunakan bahasa Inggris sebagai salah satu ciri khas SPARTA, ia tetap mampu mencairkan suasana melalui berbagai joke segar dan pantun-pantun menarik yang mengundang tawa peserta.
Menariknya, menjelang acara dimulai hingga kegiatan berakhir, terjadi pemadaman listrik yang menyebabkan video profil sekolah maupun materi presentasi tidak dapat ditayangkan. Namun kondisi tersebut sama sekali tidak mengurangi semangat para peserta.
Tanpa bantuan perangkat elektronik, diskusi justru berlangsung lebih intens dan komunikatif. Para peserta fokus pada dialog langsung sehingga suasana kebersamaan dan semangat belajar semakin terasa.
Menurut Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SPARTA, kegiatan seperti ini menjadi ruang yang sangat strategis untuk saling menginspirasi antar lembaga pendidikan.
“Pembelajaran terbaik sering kali lahir dari praktik nyata di lapangan. Melalui forum seperti ini, kita dapat saling berbagi pengalaman, tantangan, dan solusi. Kami berharap kolaborasi dengan SMPN 1 Paciran tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berkembang menjadi kemitraan yang produktif demi kemajuan pendidikan,” tuturnya.
Kesan mendalam juga disampaikan oleh Ibu Nurlaila, salah satu peserta dari SMPN 1 Paciran. Ia mengaku mendapatkan banyak inspirasi dari sistem pembinaan siswa yang diterapkan di SPARTA.
“Saya sangat terkesan dengan konsep pemetaan bakat dan minat siswa yang dilakukan sejak awal. Program ini sangat visioner karena membantu siswa berkembang sesuai potensinya masing-masing. Selain mendapatkan wawasan baru, kami juga merasakan sambutan yang sangat hangat dan kekeluargaan dari keluarga besar SPARTA. Semoga ilmu yang kami peroleh dapat kami adaptasi dan kembangkan di sekolah kami,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan tour campus, sesi foto bersama, serta penyerahan cinderamata sebagai simbol persahabatan dan kerja sama antara SMPN 1 Paciran dan SPARTA Malang. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya agenda yang sarat manfaat, inspirasi, dan semangat kolaborasi.
Melalui kegiatan Sharing and Learning ini, kedua sekolah berharap dapat terus menjalin hubungan yang erat serta bersama-sama menghadirkan inovasi pendidikan yang mampu mengoptimalkan potensi peserta didik di era yang semakin dinamis dan kompetitif. Dengan semangat berbagi dan belajar bersama, silaturahim yang terjalin diharapkan menjadi fondasi kuat bagi lahirnya berbagai kolaborasi pendidikan di masa mendatang. SPARTA JAYA! By ZLion



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?