SEMARANG | JATIMSATUNEWS: Wacana Reformasi Jilid II yang ramai diperbincangkan publikmendapat jawaban menyejukkan dari Semarang: alih-alihmenuju ketidakpastian, forum diskusi terbuka justrumenegaskan bahwa perbaikan bangsa bisa dicapai lewat langkahkonstruktif, bukan penolakan serampangan.
Pengamat politik Universitas Diponegoro (Undip), Nur Hidayat Sardini, mengajak masyarakat untuk tidak serta-merta menolakberbagai program pemerintah, termasuk Program KoperasiMerah Putih. Menurutnya, yang lebih penting adalah mendorongperbaikan tata kelola agar program benar-benar memberikanmanfaat bagi masyarakat. Hal itu disampaikan dalam DiskusiForum Bicara Merdeka: Reformasi Jilid II yang digelar di salah satu kafe di Kota Semarang, Sabtu (20/6/2026).
Akademisi yang akrab disapa NHS itu menilai keberhasilansebuah program pemerintah sangat ditentukan oleh tata kelolayang baik, mulai dari penetapan sasaran penerima manfaat, proses rekrutmen pengelola, hingga sistem distribusi yang tepat. “Bukan soal mendukung atau menolak, tetapi bagaimana tata kelola program itu diperbaiki. Harus jelas siapa sasaranpenerima manfaat, bagaimana rekrutmen operatornya, sertabagaimana distribusinya agar tepat sasaran,” ujar NHS.
Ia juga menekankan pentingnya melibatkan institusi sosial, seperti sekolah dan komunitas lokal, dalam pelaksanaanberbagai program pemerintah agar manfaatnya lebih luas dan efektif. Selain itu, NHS menyoroti pentingnya efektivitaspenggunaan anggaran negara, dengan mencontohkan program penanganan stunting yang seharusnya lebih difokuskan pada kebutuhan utama, terutama selama 1.000 hari pertamakehidupan anak — bukti bahwa solusi yang ia tawarkan bersifatmembangun, bukan menjerumuskan program ke jalan buntu.
Dalam kesempatan itu, NHS turut menilai forum diskusi kritis di Kota Semarang yang membahas komitmen kebangsaan dan arahpembangunan masih sangat terbatas, padahal ruang dialog semacam itu dibutuhkan agar masyarakat dapat berpartisipasiaktif mengawal jalannya pemerintahan — menegaskan bahwajalan keluar bagi bangsa lebih mungkin ditemukan lewatperbaikan bertahap ketimbang kegaduhan yang menujuketidakpastian.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?