Banner Iklan

Pentingnya Sistem Komunikasi Indonesia bagi Generasi Z : Literasi Digital dan Etika Komunikasi sebagai Bekal Generasi Z Menghadapi Era Teknologi

Admin JSN
30 Juni 2026 | 20.29 WIB Last Updated 2026-06-30T13:29:12Z

 

Sumber Gambar : https://komunikasi.untag-sby.ac.id

ARTIKEL | JATIMSATUNEWS.COM - Kemajuan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat Indonesia memperoleh informasi dan berkomunikasi. Berbagai aktivitas, mulai dari belajar, bekerja, berbelanja, hingga berinteraksi dengan orang lain, kini dapat dilakukan melalui perangkat digital yang terhubung dengan internet. Perubahan tersebut paling banyak dirasakan oleh Generasi Z karena mereka tumbuh di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.

Artikel ini disusun dan di tulis oleh Maulana Iqbal Ardiansyah, dengan bimbingan oleh Drs. Widiyatmo Ekoputro, M.A. yang mengampu mata kuliah Sistem Komunikasi Indonesia. Di balik kemudahan tersebut, muncul tantangan baru berupa banjir informasi, penyebaran hoaks, perundungan siber, hingga rendahnya etika dalam menggunakan media sosial. Kondisi ini menunjukkan bahwa sistem komunikasi Indonesia tidak hanya membutuhkan dukungan teknologi, tetapi juga sumber daya manusia yang memiliki literasi digital dan kemampuan berkomunikasi secara bertanggung jawab.

Sistem komunikasi Indonesia merupakan jaringan yang menghubungkan masyarakat melalui berbagai media, baik media cetak, elektronik, maupun digital. Sistem ini memungkinkan informasi disebarkan secara cepat kepada masyarakat sehingga mempermudah aktivitas pendidikan, pemerintahan, ekonomi, hingga kehidupan sosial.Perkembangan teknologi komunikasi juga menjadikan media sosial sebagai salah satu sumber informasi utama bagi Generasi Z. Oleh karena itu, kemampuan memahami, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara tepat menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.

Generasi Z merupakan kelompok yang paling intens menggunakan teknologi komunikasi. Mereka memanfaatkan internet untuk belajar, mencari informasi, membangun relasi, hingga mengembangkan usaha. Namun, keberhasilan sistem komunikasi tidak hanya bergantung pada generasi muda. Pemerintah, lembaga pendidikan, media massa, serta keluarga juga memiliki tanggung jawab dalam menciptakan ruang komunikasi yang sehat, aman, dan produktif.

Penerapan sistem komunikasi berlangsung di seluruh wilayah Indonesia. Berkat pembangunan infrastruktur digital, akses internet kini semakin luas sehingga masyarakat di berbagai daerah dapat memperoleh informasi dengan lebih mudah. Meski demikian, pemerataan kualitas jaringan dan kemampuan literasi digital masih menjadi tantangan yang perlu terus diperbaiki agar seluruh masyarakat memperoleh manfaat yang sama.Transformasi sistem komunikasi semakin terasa dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah pandemi COVID-19 yang mempercepat penggunaan teknologi digital di berbagai sektor. Aktivitas belajar, bekerja, rapat, hingga pelayanan publik banyak dilakukan secara daring sehingga masyarakat semakin bergantung pada teknologi komunikasi.

Sistem komunikasi memiliki peran strategis bagi Generasi Z karena menjadi pintu utama untuk memperoleh informasi dan pengetahuan. Namun, derasnya arus informasi juga berpotensi menimbulkan information overload, yaitu kondisi ketika seseorang menerima informasi dalam jumlah sangat besar sehingga sulit membedakan informasi yang benar dan yang menyesatkan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa literasi digital menjadi kemampuan yang sangat penting untuk menghadapi kondisi tersebut. Generasi Z perlu memiliki kemampuan berpikir kritis, memverifikasi sumber informasi, serta memahami etika komunikasi sebelum menyebarkan suatu informasi kepada orang lain. Dengan demikian, risiko penyebaran hoaks, ujaran kebencian, maupun konflik di ruang digital dapat diminimalkan.

Selain itu, perkembangan teknologi telah mengubah pola komunikasi masyarakat. Interaksi yang sebelumnya dilakukan secara langsung kini banyak berlangsung melalui media digital. Oleh karena itu, sikap saling menghormati, penggunaan bahasa yang santun, serta tanggung jawab dalam bermedia sosial menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sistem komunikasi modern.Penguatan sistem komunikasi Indonesia dapat dilakukan melalui peningkatan literasi digital sejak usia sekolah hingga perguruan tinggi. Materi mengenai cara mengenali informasi yang valid, memahami keamanan digital, serta menerapkan etika komunikasi perlu menjadi bagian dari proses pembelajaran.

Di sisi lain, pemerintah perlu terus meningkatkan pemerataan akses internet dan memperkuat keamanan ruang digital. Media massa juga memiliki peran penting sebagai penyedia informasi yang akurat, objektif, dan dapat dipercaya sehingga masyarakat memiliki rujukan informasi yang berkualitas. Apabila seluruh pihak mampu bekerja sama, sistem komunikasi Indonesia akan menjadi sarana yang mendukung kemajuan pendidikan, ekonomi, dan pembangunan nasional.

Sistem komunikasi Indonesia bukan sekadar kumpulan teknologi yang menghubungkan masyarakat, tetapi juga fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Bagi Generasi Z, kemampuan memanfaatkan teknologi harus diimbangi dengan literasi digital, kemampuan berpikir kritis, dan etika dalam berkomunikasi.Melalui penggunaan media digital yang bijaksana, Generasi Z dapat berperan sebagai agen perubahan yang menyebarkan informasi secara bertanggung jawab, menciptakan inovasi, serta memperkuat kualitas komunikasi di Indonesia. Dengan demikian, kemajuan teknologi tidak hanya memberikan kemudahan, tetapi juga menjadi pendorong terciptanya masyarakat digital yang cerdas, produktif, dan berintegritas.

Daftar Pustaka

Anggraini, S. D., Wahjoedi, T., & Yudistira, A. P. (2025). Transformasi budaya literasi digital Generasi Z di era media sosial: Sebuah systematic literature review. Journal of Golden Generation Economic, 2(2). https://doi.org/10.65244/jggeconomic.v2i2.779

Juliyah, J., Siringoringo, R., Rohma, S., & Laksana, A. (2024). Tantangan komunikasi Generasi Z dalam perkembangan digital di Era Teknologi 5.0. Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara, 2(1). https://doi.org/10.62383/komunikasi.v2i1.138

Syahfitri, A., Janna, R., Pane, Y. A., Traigan, G. O. U., & Marpaung, R. Z. (2025). Information overload dan tantangan literasi digital pada Generasi Z. Jurnal Kolaboratif Sains, 9(6). https://doi.org/10.56338/jks.v9i6.11322


Penulis : Maulana Iqbal Ardiansyah



Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pentingnya Sistem Komunikasi Indonesia bagi Generasi Z : Literasi Digital dan Etika Komunikasi sebagai Bekal Generasi Z Menghadapi Era Teknologi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now