![]() |
| Mahasiswa Prancis telah menjalani satu semester di UB dengan mengikuti Program Exchange di Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan./dok.FBiPK UB |
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan, Universitas Brawijaya menerima mahasiswa internasional dalam program inbound academic student exchange pada semester genap tahun akademik 2025/2026.
Kali ini, FBiPK menyambut Mathis Regent, mahasiswa tahun keempat asal Prancis yang menjalani studi selama satu semester, mulai Februari hingga Juni 2026.
Mathis merupakan mahasiswa dari Toulouse Institut National Polytechnique – École Nationale Supérieure Agronomique de Toulouse, sebuah institusi pendidikan tinggi di bidang agronomi di Prancis. Melalui program student exchange, ia mengikuti kegiatan perkuliahan di FBiPK UB dengan skema pengakuan kredit sebesar 20 SKS.
Selama mengikuti program ini, Mathis belajar bersama mahasiswa FBiPK UB dalam berbagai mata kuliah yang relevan dengan bidang studinya. Ia mampu beradaptasi dengan baik terhadap sistem pembelajaran yang diterapkan dan menunjukkan performa akademik yang positif serta mampu berprestasi.
Program ini tidak hanya memberikan kesempatan akademik, tetapi juga menjadi sarana pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara sistem pertanian di wilayah subtropis dan tropis.
Wakil Dekan I FBiPK UB, Afifuddin Latif Adiredjo menjelaskan bahwa program student exchange ini dirancang dengan sistem rekognisi kredit yang terintegrasi. "Melalui program ini, mahasiswa internasional mengikuti perkuliahan reguler di FBiPK UB dengan skema pengakuan hingga 20 SKS. Kredit tersebut nantinya akan diakui oleh universitas asal sebagai bagian dari kurikulum mereka. Skema ini memastikan bahwa kegiatan akademik yang dijalani tetap selaras dan memberikan nilai tambah secara akademik," ujar Afifuddin pada rilis UB, 8 Juni.
Kehadiran mahasiswa internasional seperti Mathis diharapkan UB dapat memperkaya suasana akademi, sekaligus mendorong mahasiswa lokal untuk mengembangkan wawasan global dan kemampuan komunikasi lintas budaya. Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari strategi internasionalisasi Universitas Brawijaya dalam memperkuat jejaring kerja sama dengan institusi pendidikan tinggi dunia.
Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan, Universitas Brawijaya secara konsisten membuka peluang bagi mahasiswa asing untuk mengikuti program inbound, baik dalam bentuk pertukaran pelajar maupun kegiatan akademis lainnya. Langkah ini sejalan dengan komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta daya saing lulusan secara global lulusan. ***
Editor: YAN



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?