Banner Iklan

Mahasiswa Bina Desa UPNVJT Kenalkan Potensi Tepung Biji Durian sebagai Inovasi Pangan Berkelanjutan di Desa Galengdowo

Admin JSN
09 Juni 2026 | 15.48 WIB Last Updated 2026-06-09T08:48:48Z
Mahasiswa Bina Desa UPNVJT memperkenalkan potensi Tepung Biji Durian di Galengdowo, Jombang./dokumentasi Kelompok 1 Bina Desa UPNVJT

JOMBANG | JATIMSATUNEWS.COM:

Mahasiswa Bina Desa UPNVJT Kenalkan Potensi Tepung Biji Durian sebagai Inovasi Pangan Berkelanjutan di Desa Galengdowo

TERSOROH: Mahasiswa Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur melaksanakan sosialisasi pemanfaatan limbah biji durian menjadi tepung bernilai ekonomi di Balai Desa Galengdowo, Jombang, Minggu (25/5/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peluang pengembangan produk pangan berbasis potensi lokal.

Kelompok 1 Mahasiswa Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur kembali melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di Desa Galengdowo melalui sosialisasi pemanfaatan limbah biji durian menjadi tepung bernilai ekonomi.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (25/5/2026) ini merupakan lanjutan dari rangkaian program pengembangan potensi lokal yang sebelumnya diawali dengan observasi UMKM dan sosialisasi pembuatan opak jepit berbahan tepung biji durian.

Desa Galengdowo dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil durian di Kecamatan Wonosalam. Melimpahnya hasil panen durian setiap musim menghasilkan limbah biji durian dalam jumlah besar yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur berupaya mengenalkan alternatif pemanfaatan biji durian menjadi tepung yang memiliki nilai tambah dan berpotensi dikembangkan menjadi produk usaha.

Dalam kegiatan sosialisasi, mahasiswa menjelaskan proses pengolahan biji durian menjadi tepung mulai dari tahap pencucian, perebusan, pengeringan, hingga penghalusan. Selain itu, peserta juga diberikan informasi mengenai potensi pemanfaatan tepung biji durian sebagai bahan baku berbagai produk pangan seperti opak jepit, kue kering, maupun makanan olahan lainnya.

Ketua Kelompok Bina Desa Galengdowo, Dikyi Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membuka wawasan masyarakat mengenai peluang pemanfaatan limbah organik yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Selama ini biji durian sering dianggap sebagai limbah dan langsung dibuang. Padahal jika diolah dengan baik, biji durian memiliki potensi untuk menjadi produk yang bernilai ekonomi dan dapat dikembangkan oleh masyarakat maupun pelaku UMKM,” ujar Dikyi.

Kegiatan sosialisasi mendapat respon positif dari masyarakat yang hadir. Peserta terlihat aktif mengikuti jalannya kegiatan dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait proses produksi, kualitas tepung, hingga peluang pemasaran produk apabila dikembangkan sebagai usaha rumahan.

Bu Wati, salah satu pelaku UMKM Desa Galengdowo, mengaku tertarik dengan inovasi yang diperkenalkan mahasiswa. Menurutnya, pemanfaatan biji durian menjadi tepung merupakan ide yang sederhana namun memiliki potensi untuk dikembangkan.

“Biasanya biji durian hanya dibuang begitu saja. Setelah mengikuti sosialisasi ini saya jadi tahu kalau ternyata bisa diolah lagi dan memiliki nilai jual. Semoga ke depan bisa dikembangkan menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Bu Maisaroh juga menilai bahwa inovasi pengolahan biji durian menjadi tepung dapat menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat desa.

“Bahannya mudah didapat karena di sini banyak durian. Kalau prosesnya bisa dipelajari dengan baik, saya rasa ini bisa menjadi tambahan usaha untuk warga,” tutur Bu Maisaroh.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap masyarakat dapat melihat limbah biji durian sebagai sumber daya yang memiliki nilai manfaat dan nilai ekonomi. Selain mendukung pengurangan limbah organik, inovasi pengolahan tepung biji durian juga diharapkan mampu mendorong terciptanya produk pangan lokal yang inovatif serta mendukung perkembangan UMKM di Desa Galengdowo secara berkelanjutan.

Author:
Dikyi Setiawan 
Tiara Nur Fadhilah 
Medina Adenia Putri 
Mutiara Rengganis
Muhammad Fajar Jaya Ramadhan 
Ir. Suprihatin, M.T.

***

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Mahasiswa Bina Desa UPNVJT Kenalkan Potensi Tepung Biji Durian sebagai Inovasi Pangan Berkelanjutan di Desa Galengdowo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now