PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM
Nama Gus Muk Bolo Sewu telah lama dikenal masyarakat Pasuruan sebagai tokoh spiritual sekaligus praktisi pengobatan alternatif yang istiqamah membantu masyarakat tanpa pandang bulu. Beralamat di Jalan Majapahit, Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Gus Muk tidak hanya dikenal karena ikhtiarnya dalam membantu kesembuhan pasien, tetapi juga karena kepeduliannya terhadap sesama melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
Semangat berbagi itu kembali diwujudkan pada Sabtu (27/6/2026) dengan memberangkatkan 21 jamaah umroh secara gratis melalui Nawara Travel. Program tersebut menjadi bukti nyata rasa syukur Gus Muk atas nikmat yang diberikan Allah SWT sekaligus bentuk kepeduliannya untuk membantu masyarakat mewujudkan impian beribadah ke Tanah Suci.
Prosesi pelepasan jamaah berlangsung dalam dua sesi. Pelepasan pertama dilaksanakan pukul 05.30 WIB di kediaman Gus Muk di Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul. Suasana haru menyelimuti keluarga, masyarakat, serta para kerabat jamaah yang mengiringi keberangkatan mereka dengan doa.
Selanjutnya, pukul 08.00 WIB, pelepasan kedua digelar di Pondok Pesantren Metal Rejoso, yang juga menjadi kantor Nawara Travel Haji Umroh pimpinan Gus Nur Kholis. Dari lokasi tersebut, para jamaah diberangkatkan menggunakan armada bus menuju Jawa Tengah sebelum melanjutkan penerbangan menuju Madinah Al Munawwarah.
Di antara rombongan jamaah tampak Ning Lailatul Karomah, putri Gus Muk yang juga merupakan anggota DPRD Kota Pasuruan. Ia berangkat bersama beberapa anggota keluarganya. Turut serta pula Ketua DPC Partai Hanura Kota Pasuruan, Mas Rifqi Zulkarnain, yang tampak penuh rasa syukur dan bahagia.
Usai melepas keberangkatan jamaah, Gus Muk menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bagian dari cita-cita besarnya untuk semakin banyak membahagiakan umat.
"Alhamdulillah, hari ini sebanyak 21 orang berangkat umroh gratis. Ini adalah bentuk rasa syukur kami kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan. Insya Allah kami memiliki niat dan ikhtiar untuk memberangkatkan 100 orang dalam satu tahun menuju Baitullah. Semoga Allah memberikan kemudahan dan keberkahan sehingga niat baik ini dapat terwujud. Mohon doa dari seluruh masyarakat," ungkap Gus Muk.
Menurutnya, umroh bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci, melainkan perjalanan spiritual yang mampu memperkuat keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Karena itu, ia juga berpesan kepada seluruh jamaah agar memanfaatkan kesempatan berharga tersebut dengan memperbanyak ibadah, menjaga kesehatan, menjaga kekompakan, serta mengikuti seluruh arahan pembimbing selama berada di Tanah Suci.
"Jagalah kesehatan karena ibadah umroh membutuhkan stamina yang baik. Ikuti seluruh arahan pembimbing, perbanyak doa, dzikir dan ibadah. Semoga seluruh jamaah diberikan kelancaran sejak keberangkatan, selama menjalankan ibadah hingga kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan menjadi umroh yang mabrur," pesannya.
Salah satu jamaah, Bpk. Hariyanto, warga Bugul Kidul, mengaku sangat terharu atas kesempatan yang diberikan Gus Muk.
"Saya bersama teman-teman merasa sangat bahagia. Tanpa ridha Allah SWT melalui perantara Gus Muk, mungkin kami tidak mudah bisa berangkat umroh dan berziarah ke makam Rasulullah SAW. Alhamdulillah semoga perjalanan kami diberikan kelancaran," tuturnya.
Ia mengaku rasa syukur dan terima kasih kepada Gus Muk tidak akan pernah terlupakan sepanjang hidupnya.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gus Muk. Sampai kapan pun kebaikan beliau tidak akan kami lupakan. Semoga Allah SWT membalas semua amal baik beliau dengan balasan yang berlipat ganda."
Bpk Hariyanto juga menyampaikan do'a yang akan dipanjatkan di Tanah Suci khusus untuk Gus Muk.
"Ya Allah, limpahkanlah rezeki yang luas kepada Gus Muk, sehatkan jasmani dan rohaninya, bahagiakan beliau bersama keluarganya, mudahkan segala urusannya, jadikan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat melalui ikhtiar pengobatan beliau, dan berikan kesembuhan kepada seluruh pasien melalui doa serta wasilah tangan beliau. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin."
Program umroh gratis yang dijalankan Gus Muk menjadi contoh nyata bahwa keberhasilan dan rezeki yang diperoleh dapat menjadi jalan untuk menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain.
Komitmen Gus Muk untuk memberangkatkan 100 jamaah umroh dalam setahun bukan hanya sebuah program sosial, tetapi juga inspirasi bahwa rasa syukur atas nikmat Allah SWT dapat diwujudkan melalui tindakan nyata yang membawa manfaat luas bagi masyarakat.
Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan, keselamatan dalam perjalanan, dimudahkan menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci, memperoleh umroh yang mabrur, serta kembali ke tanah air dengan membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat.(Miftah)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?