Banner Iklan

Laboratorium Al-Qur’an dan Sains FITK Helat Seleksi Kompetensi Guru Al-Qur’an Metode Ummi Tingkat Nasional

M. Kholilur Rohman
09 Juni 2026 | 21.04 WIB Last Updated 2026-06-09T14:04:43Z

 

Foto: Suasana seleksi

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – Laboratorium Al-Qur’an dan Sains Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang resmi menggelar agenda krusial Uji Seleksi Sertifikasi Guru Al-Qur’an Metode Ummi pada hari ini, Selasa (9/6/2026). Program beasiswa penuh (FREE) ini berhasil memicu antusiasme yang luar biasa dari civitas akademika muda kampus hijau.

Sejak gerbang pendaftaran dibuka pada 5 hingga 8 Juni 2026 lalu, tercatat sebanyak 141 mahasiswa semester 4 ke atas bersaing ketat demi mengamankan porsi emas. Pasalnya, kuota yang disediakan oleh pihak Laboratorium sangat terbatas, yakni hanya untuk 50 peserta terbaik.

Proses uji seleksi yang berlangsung hari ini berjalan dengan sangat kompetitif dan objektif. Para penguji menyaring kemampuan dasar membaca Al-Qur’an para peserta guna memastikan kesesuaian dengan kaidah tajwid yang benar.

Setelah fase seleksi ini berakhir, nasib para pendaftar akan ditentukan Rabu (10 Juni), melalui pengumuman resmi nominasi 50 peserta yang dinyatakan lolos untuk mengikuti program pembekalan intensif. Bagi 50 peserta yang beruntung dan dinyatakan lolos, mereka wajib berkomitmen penuh untuk melewati serangkaian tahapan ketat penjaminan mutu bacaan Al-Qur’an yang dijadwalkan matang, meliputi:

  • Masa Diklat Tahsin (2 Minggu): Peserta akan digembleng secara intensif melalui tatap muka sebanyak 4 kali seminggu (total 8 kali pertemuan) untuk menyempurnakan makhorijul huruf dan kaidah membaca.
  • Uji Kelayakan (Tashih): Setelah diklat usai, peserta akan diuji kemampuannya dalam 1 hari khusus melalui tahap Tashih untuk menentukan kelayakan melaju ke tahap sertifikasi.
  • Sertifikasi Final (3 Hari Berturut-turut): Puncak acara di mana peserta akan dilatih secara profesional dan wajib mengikuti seluruh rangkaian tanpa absen.

Ketegasan dan kedisiplinan penuh ini diterapkan demi menjaga mutu kelulusan. Hadiah terbesar dari perjuangan panjang ini adalah para peserta yang dinyatakan lulus berhak menyandang gelar pengajar Al-Qur’an resmi dan memperoleh Sertifikat Kompetensi Guru Al-Qur’an berskala Nasional langsung dari UMMI Foundation.

Kepala Laboratorium Al-Qur’an dan Sains FITK menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis fakultas dalam membekali mahasiswa dengan soft skill dan hard skill bernilai tinggi sebelum mereka terjun ke masyarakat atau lembaga pendidikan formal.

Dengan adanya sertifikasi nasional Metode Ummi ini, lulusan FITK UIN Maliki Malang tidak hanya unggul di bidang sains dan keguruan umum, tetapi juga siap menjadi garda terdepan dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an dengan metode yang menyenangkan, efektif, dan terstandarisasi secara nasional.

Melalui program seleksi yang ketat ini, Laboratorium Al-Qur’an dan Sains FITK UIN Maliki Malang menunjukkan keseriusannya dalam mencetak lulusan yang seimbang antara aspek sains dan spiritualitas. Dengan bekal Sertifikat Nasional dari UMMI Foundation, 50 Mahasiswa terpilih nantinya diharapkan tidak hanya menjadi sarjana pendidikan biasa, melainkan menjadi guru Al-Qur’an profesional yang kompeten, bersertifikasi resmi, dan siap membawa perubahan positif di tengah masyarakat.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Laboratorium Al-Qur’an dan Sains FITK Helat Seleksi Kompetensi Guru Al-Qur’an Metode Ummi Tingkat Nasional

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now