Banner Iklan

Koperasi SBW Malang Terima Kunjungan Angkasa Selangor Malaysia, Sistem Tanggung Renteng Jadi Inspirasi

Admin JSN
02 Juni 2026 | 22.50 WIB Last Updated 2026-06-02T15:51:28Z
Ketua Setia Budi Wanita (SBW) Malang, Sri Untari Bisowarno menyambut kedatangan rombongan Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia (ANGKASA) Wilayah Selangor./dok.istimewa

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Malang menerima kunjungan strategis dari Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia (ANGKASA) Wilayah Selangor.

Rombongan yang berisi 23 orang tersebut dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Haji Datuk Mansyur bin Ahmad, didampingi Datuk Alias dan Syahrudin dari Koperasi Pusat ANGKASA.

Kunjungan ini bertujuan melihat secara dekat implementasi 'Sistem Tanggung Renteng' yang menjadi filosofi pengelolaan Koperasi SBW.

Model pengelolaan ini dinilai luar biasa dan sangat menginspirasi bagi pengembangan koperasi wanita di wilayah Selangor.

Ketua Setia Budi Wanita (SBW), Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP., mengungkapkan bahwa berdasarkan diskusi dalam pertemuan tersebut, sistem serupa sebenarnya sudah mulai diterapkan di wilayah Sabah, namun untuk wilayah Selangor belum ada.

"Karena itu, kami memandang perlu untuk menjalin hubungan yang lebih erat lagi antara gerakan koperasi di Jawa Timur dengan rekan-rekan koperasi di Malaysia untuk saling belajar. Pihak ANGKASA sangat memuji pelaksanaan tata kelola di SBW, dan kami juga diundang untuk berkunjung ke Selangor guna memperluas jejaring koperasi antar kedua negara," ungkap Sri Untari, dalam keterangan resmi Selasa (2/6).

Ketua Dekopinwil Jatim, Slamet Sutanto, serta perwakilan Pusat Koperasi Wanita Konveksi (Puskowan) Jati, Isminarti, bersama pengurus Perwirani juga ikut menyambut kunjungan internasional ini.

Ketua Dekopinwil Jatim, Slamet Sutanto menyatakan komitmennya untuk mempererat tali persaudaraan gerakan koperasi Jatim ke tingkat internasional. Ke depan, Dekopinwil Jatim berencana memboyong koperasi-koperasi lain di bawah naungannya untuk melakukan kunjungan balasan ke Malaysia.

"Langkah ini bisa diintegrasikan juga melalui program Misi Dagang Pemerintah Provinsi Jawa Timur atau skema kolaborasi lainnya guna penguatan kelembagaan dan perlindungan perkoperasian," ucap Slamet.

Isminarti dari Puskowan Jati menambahkan, di Jawa Timur saat ini terdapat 39 koperasi yang berada di bawah naungan Puskowan Jati. Dengan 13 di antaranya tercatat sangat aktif dan berjalan sangat baik, termasuk SBW, yang kini menjadi rujukan belajar dunia internasional.

Ketua Rombongan ANGKASA Selangor, Datuk Mansyur, menyampaikan rasa hormat dan salam hangat dari Presiden ANGKASA, yang sekaligus menjabat sebagai Presiden ASEAN Co-operative Organization (ACO). Ia menyebut, kunjungan ini merupakan balasan atas kunjungan pengurus SBW ke Malaysia beberapa bulan lalu.

Menariknya, sinergi ini juga merambah ke sektor pendidikan tinggi. Mengingat salah satu anggota rombongan, Prof. Nur (istri Datuk Mansyur), selama ini aktif menjalin komunikasi dengan Universitas Merdeka (Unmer) Malang. Ini membuat jajaran akademisi Unmer turut hadir dalam menyambut rombongan tersebut.

Kehadiran tim Unmer dipimpin langsung oleh Direktur Pascasarjana Unmer, Prof. Dr. Grahita Chandrarin, M.Si., Ak., CA., didampingi Prof. Dr. Sunardi, SE., Kp., serta jajaran staf.

Kehadiran kalangan akademisi ini diharapkan dapat memperkuat program pengabdian masyarakat para profesor yang diamanahkan negara untuk terjun langsung ke berbagai bidang keilmuan, salah satunya penguatan manajemen perkoperasian.

Usai prosesi penyambutan, rombongan diajak langsung meninjau sejumlah fasilitas dan unit usaha yang dikelola SBW. Peninjauan diawali di SBW Mart untuk melihat tata letak, manajemen logistik, dan produk-produk yang dijual.

"Pihak ANGKASA memuji penataan layout dan kelengkapan produk kami. Mereka bahkan menyarankan agar produk-produk hasil karya anggota SBW segera meluncurkan merek dagang (branding) resmi berlabel SBW. Ide ini sangat bagus dan memang sudah masuk dalam proses perencanaan kami," beber Sri Untari.

Rombongan kemudian bergerak meninjau ruang pameran Usaha Kecil Menengah (UKM) yang menampilkan produk-produk kerajinan dan olahan kreatif anggota SBW.

Kunjungan diakhiri dengan meninjau ruang Layanan Simpan Pinjam di lantai dua serta fasilitas pertemuan di lantai tiga Gedung SBW. Pihak ANGKASA mengaku sangat terkesan dengan skala operasional dan profesionalisme pelayanan yang diterapkan oleh Koperasi SBW Malang.

Dokumentasi kegiatan (istimewa):










***

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Koperasi SBW Malang Terima Kunjungan Angkasa Selangor Malaysia, Sistem Tanggung Renteng Jadi Inspirasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now