![]() |
| Kopan Kraton menggelar audiensi dengan BNNK Pasuruan untuk memperkuat sinergi P4GN dan menyiapkan pelantikan Kordes./dok.istimewa |
PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM - Komunitas Pemuda Anti Narkoba (Kopan) Kecamatan Kraton mengadakan audiensi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasuruan, Rabu (3/6). Audiensi ini sebagai salah satu upaya menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Pertemuan strategis pemuda dalam memerangi narkoba ini berlangsung hangat di ruang rapat Kantor BNNK Pasuruan.
Audiensi ini bertujuan menjalin silaturahmi sekaligus menyelaraskan program kerja Kopan Kraton dengan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang diusung oleh BNNK Pasuruan.
Melalui pemaparannya, Ketua Kopan Kraton Pasuruan, Rismatul Khusnia, menegaskan komitmen nyata organisasinya dalam memperluas jangkauan edukasi anti-narkoba hingga ke tingkat basis. Ia menyampaikan bahwa Kopan Kraton saat ini telah berhasil membentuk Koordinator Desa (Kordes) yang tersebar di seluruh desa se-Kecamatan Kraton.
"Kami hadir di sini untuk menyatakan komitmen penuh Kopan Kraton dalam mendukung tugas BNNK. Sebagai bentuk keseriusan, kami sudah membentuk Koordinator Desa di seluruh desa se-Kecamatan Kraton. Insyaallah, seluruh Kordes ini akan resmi kami lantik pada akhir bulan ini," tutur Rismatul Khusnia.
Rismatul berharap dengan terbentuknya jaringan Kordes ini, BNNK dapat terus memberikan bimbingan serta arahan yang berkelanjutan. Hal ini dinilai penting agar program sosialisasi di tingkat desa nantinya bisa berjalan lebih masif, efektif, dan tepat sasaran.
Kepala BNNK Pasuruan, Masduki, S.H., M.H., menanggapi kunjungan dan progres tersebut dengan penilaian positif. Masduki menyambut baik inisiatif dan kepedulian dari para pemuda yang tergabung dalam Kopan Kraton.
Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan instansi pemerintah saja, melainkan membutuhkan perpanjangan tangan yang kuat dari elemen masyarakat, terutama jaringan pemuda di tingkat desa.
Pada pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyepakati sejumlah langkah strategis yang akan dikerjakan bersama. Langkah pertama difokuskan pada kolaborasi edukasi berbasis desa, di mana jaringan Kordes Kopan akan dimanfaatkan untuk memfasilitasi sosialisasi bahaya narkoba secara berkala, baik di balai desa maupun di sekolah-sekolah se-Kecamatan Kraton.
Selain edukasi, BNNK Pasuruan juga siap memfasilitasi pembentukan relawan melalui pelatihan khusus bagi anggota dan Kordes Kopan Kraton.
Pelatihan ini ditujukan agar para pemuda tersebut memiliki kapasitas sebagai Satgas atau relawan penggiat anti-narkoba yang andal di lingkungan masing-masing.
Sinergi ini juga dibarengi dengan upaya deteksi dini, yakni mendorong kesadaran masyarakat desa agar tidak takut melaporkan indikasi penyalahgunaan narkoba di sekitar mereka guna mendapatkan penanganan rehabilitasi yang cepat dan tepat.
Masduki juga berpesan agar momentum pelantikan Kordes di akhir bulan nanti dapat menjadi tonggak kebangkitan pemuda Kraton dalam menolak peredaran gelap narkoba secara tegas. Pertemuan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi kuat antara gerakan pemuda dan BNNK dalam mewujudkan Pasuruan yang Bersinar (Bersih Narkoba). ***
Editor: YAN



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?