![]() |
| DPRD Kota Malang mengungkap fakta bahwa Bantuan Bedah Rumah Rp 20 Juta sudah tidak cukup dengan kondisi harga pasar, sehingga Pemkot diminta harus hadir untuk serius dalam program ini./dok.istimewa |
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Bantuan bedah rumah 20 juta rupiah saat ini sudah tidak cukup. Hal ini diungkapkan oleh DPRD Kota Malang yang meninjau langsung di lapangan.
Anggota DPRD Kota Malang Fraksi PKS Dapil Klojen, Bayu Rekso Aji, meninjau langsung pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di RW 1 Kelurahan Rampal Celaket.
Kunjungan tersebut didampingi pihak Kelurahan Rampal Celaket, Kecamatan Klojen, serta pendamping BSPS, dengan meninjau lima rumah warga penerima manfaat program.
Dari hasil peninjauan, Bayu menemukan bahwa sebagian besar penerima bantuan merupakan warga kurang mampu yang mengalami kendala dalam menyelesaikan pembangunan rumah.
Meski mendapatkan bantuan sebesar Rp 20 juta per unit, yang terdiri dari Rp 17,5 juta untuk material dan Rp 2,5 juta untuk biaya tukang, anggaran tersebut dinilai belum mencukupi di tengah kenaikan harga material dan biaya pembangunan saat ini.
Akibat keterbatasan anggaran, beberapa penerima manfaat harus mengandalkan swadaya keluarga maupun gotong royong warga sekitar agar pembangunan dapat terus berjalan.
Bahkan terdapat kekhawatiran proses pembangunan terhambat karena kemampuan ekonomi penerima manfaat yang sangat terbatas.
![]() |
| Bayu Rekso Aji dari DPRD Kota Malang fraksi PKS mendengar langsung pendapat warga yang menerima bantuan bedah rumah Rp 20 juta./dok.istimewa |
![]() |
| Renovasi rumah warga yang tidak mampu berpotensi tidak maksimal jika dananya tidak mencukupi./dok.istimewa |
Bayu berharap Pemerintah Kota Malang dapat memberikan perhatian dan dukungan tambahan bagi warga penerima BSPS.
Salah satu opsi yang akan direkomendasikan adalah sinergi dengan Baznas Kota Malang untuk membantu kebutuhan biaya tenaga kerja atau tukang sehingga pembangunan rumah dapat diselesaikan dengan baik.
"Program ini sangat membantu masyarakat, namun kondisi di lapangan menunjukkan bahwa bantuan yang ada masih belum cukup. Kami berharap ada dukungan tambahan agar rumah warga yang benar-benar tidak mampu ini bisa segera selesai dan layak ditempati," tegas Bayu Rekso Aji pada rilis resmi Rabu (3/6). ***
Editor: YAN





Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?