Banner Iklan

Kepala SMAN 2 Kota Malang Dukung Motor Listrik untuk Guru Honorer, Sangat Bermanfaat untuk Mobilitas Mengajar

Anis Hidayatie
21 Juni 2026 | 17.02 WIB Last Updated 2026-06-21T10:02:28Z

 


Kepala SMAN 2 Kota Malang Eny Retno Diwati saat acara bersama Kepala SMAN 1 Turen dan para Kepala Sekolah dalam sebuah acara di Turen 

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Wacana pemanfaatan ribuan unit motor listrik yang sebelumnya diadakan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai hibah bagi guru honorer mendapat respons positif dari kalangan dunia pendidikan. Gagasan tersebut dinilai dapat menjadi solusi agar aset negara tetap memberikan manfaat sekaligus membantu mobilitas para guru honorer di berbagai daerah.

Dukungan terhadap pemanfaatan motor listrik bagi guru honorer  datang dari Kepala SMAN 2 Kota Malang, Eny Retno Diwati. Ia menilai kebijakan tersebut akan sangat membantu para guru honorer yang selama ini harus mengeluarkan biaya transportasi sendiri untuk menuju sekolah.

"Kalau benar demikian, saya rasa ini akan lebih baik. Bermanfaat untuk para guru honorer tersebut. Bisa dimanfaatkan menuju tempat mengajar lebih hemat," ujar Eny Retno Diwati, Minggu (21/6/2026).

Menurut Eny, keberpihakan pemerintah kepada guru honorer tidak selalu diwujudkan melalui tambahan insentif. Penyediaan sarana transportasi yang menunjang mobilitas juga merupakan bentuk perhatian nyata yang dapat meringankan beban ekonomi para tenaga pendidik.

Dengan adanya kendaraan operasional, guru honorer diharapkan dapat lebih mudah menjangkau lokasi mengajar, terutama bagi mereka yang bertugas di wilayah dengan akses transportasi yang terbatas. Penghematan biaya perjalanan juga diharapkan berdampak positif terhadap kesejahteraan mereka.

Di tengah proses evaluasi dan penyidikan yang masih berlangsung, Kejaksaan Agung diketahui masih menangani dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan motor listrik untuk Program MBG. Sebanyak sekitar 17.600 unit motor listrik yang berada di kawasan pergudangan Sentul dan Cikarang telah disegel sebagai bagian dari proses penyidikan.

Meski demikian, wacana pemanfaatan motor listrik bagi guru honorer dinilai menjadi alternatif yang patut dipertimbangkan setelah seluruh proses hukum dan evaluasi selesai. Selain mencegah aset negara menjadi tidak produktif, kebijakan tersebut juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan guru honorer melalui dukungan nyata terhadap mobilitas mereka dalam menjalankan tugas mencerdaskan generasi bangsa.



Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kepala SMAN 2 Kota Malang Dukung Motor Listrik untuk Guru Honorer, Sangat Bermanfaat untuk Mobilitas Mengajar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now