Banner Iklan

Gubernur Khofifah Dorong Investasi Meningkat di Jatim, Kepastian Lahan Jadi Tantangan Terbesar

JSN Admin 2
26 Juni 2026 | 21.14 WIB Last Updated 2026-06-26T14:14:09Z
Gubernur Khofifah Indar Parawansa mendorong adanya peningkatan investasi di Jawa Timur, kepastian lahan juga diharapkan dapat diselesaikan./dok.Pemprov Jatim

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut kepastian lahan masih menjadi tantangan terbesar dalam faktor-faktor yang dibutuhkan untuk investasi di Jawa Timur.

Menurut Gubernur Khofifah kepastian lahan menjadi perihal yang harus diselesaikan untuk meningkatkan investasi di Jatim.

Fakta ini diungkap oleh Khofifah saat menghadiri High Level Meeting (HLM) Forum Investasi, Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TP2ED), dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya pada Kamis (25/6).

"Ada PR yang sangat mendasar untuk investasi khususnya kepastian lahan. Sinergi di antara kita, horizontal dan vertikal harus sangat nyambung," ungkap Khofifah dalam laporan resmi Jumat (26/6).

Menurut Khofifah, penyelesaian persoalan lahan membutuhkan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah (Pemda) dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Khofifah menyebut percepatan harmonisasi tata ruang menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat daya tarik investasi di Jawa Timur.

Menurutnya, pihak pemda akan mempercepat penyelesaian Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), Lahan Baku Sawah (LBS), dan Lahan Sawah Dilindungi (LSD), sekaligus menyinkronkan dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

"Ini diharapkan mampu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai wilayah serta meningkatkan daya saing investasi Jawa Timur," imbuh Khofifah.

Pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga akan mempercepat pengembangan kawasan industri beserta infrastruktur penunjangnya.

Pemerintah daerah disebut Khofifah akan memperkuat program Investment Project Ready to Offer (IPRO), promosi investasi, serta optimalisasi potensi unggulan di setiap daerah.

"Melalui strategi ini, pemerintah daerah menyiapkan proyek-proyek investasi yang siap ditawarkan kepada investor dengan berbasis pada keunggulan dan potensi unggulan masing-masing daerah," lanjutnya.

Pihak Pemprov Jatim juga berupaya menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif melalui percepatan penyelesaian berbagai hambatan investasi. Upaya ini dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, mekanisme debottlenecking, serta implementasi Deklarasi Anti Premanisme untuk meningkatkan rasa aman dan kepercayaan investor.

"Kita akan pastikan supaya investasi yang masuk mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Jawa Timur," beber mantan Menteri Sosial ini.

Pada momen yang sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim mengapresiasi penyelenggaraan Forum HLM yang telah memasuki tahun ketiga. Menurutnya, Bank Indonesia akan terus mendukung forum tersebut sebagai wadah untuk melahirkan berbagai terobosan dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

"TP2ED, TPAKD, dan Forum Investasi adalah pilar penting yang kemudian diimplementasikan ke seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur supaya bisa menghasilkan kesepakatan strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegas Ibrahim.

Adapun menurut Kementerian PPN/Bappenas, Jawa Timur harus meningkatkan investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi, mempercepat pengentasan kemiskinan, serta menciptakan lapangan kerja baru.

Penanaman modal juga dapat berfungsi mengoptimalkan keunggulan kompetitif daerah, khususnya dalam rantai pasok industri manufaktur, hilirisasi pangan, dan pengembangan ekosistem ekonomi syariah nasional. ***

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Gubernur Khofifah Dorong Investasi Meningkat di Jatim, Kepastian Lahan Jadi Tantangan Terbesar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?