Banner Iklan

Fakultas Syariah UIN Malang Bekali Tendik dan Sekprodi dengan Pelatihan Artificial Intelligence

Admin JSN
03 Juni 2026 | 15.33 WIB Last Updated 2026-06-03T08:33:30Z
Fakultas Syariah UIN Malang membekali tendik dan sekprodi dengan Pelatihan Artificial Intelligence (AI)./dok.UIN Malang

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus memperkuat kesiapan digital sivitas akademika melalui pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi tenaga kependidikan (tendik) dan sekretaris program studi (sekprodi).

Kegiatan ini berlangsung secara luring di Meeting Room Fakultas Syariah pada Rabu (3/6/2026), dan diikuti oleh 20 peserta yang terdiri atas tenaga kependidikan serta sekretaris program studi di lingkungan Fakultas Syariah.

Pelatihan tersebut bertujuan membekali peserta dengan keterampilan dasar dan praktis dalam memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung pekerjaan administrasi, layanan akademik, serta pengelolaan data.

Peserta mendapatkan materi mengenai teknik penyusunan prompt yang efektif serta eksplorasi berbagai platform AI, seperti ChatGPT, Gemini, dan Google Colab.

Selain pengenalan konsep dasar AI, peserta juga memperoleh pengalaman praktik dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk pengolahan data, penyusunan dokumen, hingga mendukung aktivitas riset akademik. Pemanfaatan AI diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kerja sekaligus mengoptimalkan proses pendidikan dan penelitian di lingkungan Fakultas Syariah.

Wakil Dekan II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) Fakultas Syariah, Prof. Dr. Hj. Erfaniah Zuhriyah, M.H., menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

"Pelatihan AI bagi tenaga kependidikan dan sekretaris program studi merupakan bentuk nyata komitmen Fakultas Syariah untuk menjadikan teknologi tidak hanya sebagai penunjang operasional, tetapi juga sebagai bagian dari budaya kerja modern di institusi akademik. Saya berharap para tenaga kependidikan dapat mentransformasi sistem kerja mereka dengan pendekatan berbasis AI yang lebih efisien, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman," ujar Erfaniah.

Menurutnya, pemanfaatan Artificial Intelligence memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas dan produktivitas tenaga kependidikan. Kehadiran teknologi AI juga dapat mendorong transformasi layanan administrasi pendidikan, mendukung kinerja pegawai di era digital, serta menghadirkan solusi cerdas dalam pelayanan akademik guna mewujudkan layanan prima bagi sivitas akademika.

Sementara itu, Rudianto selaku fasilitator pelatihan sekaligus Manajer PT Performa Puncak Group, perusahaan pengembangan sumber daya manusia yang berbasis di Malang, menyampaikan berbagai materi terkait teknik penggunaan AI, peluang dan tantangan pemanfaatannya, hingga pemanfaatan AI untuk pembuatan konten dan peningkatan produktivitas kerja.

Ia menilai penguasaan teknologi AI menjadi kebutuhan penting bagi tenaga kependidikan saat ini.

"Pelatihan AI ini merupakan langkah strategis untuk membekali tenaga kependidikan Fakultas Syariah dengan keterampilan digital yang relevan dengan perkembangan zaman. Dengan penguasaan teknologi seperti ChatGPT, Gemini, dan Google Colab, saya yakin tenaga kependidikan Fakultas Syariah UIN Malang akan semakin siap mendukung tata kelola akademik yang modern, efisien, dan berbasis inovasi," kata Rudianto.

Salah satu peserta pelatihan, Achmad Tohir, S.H.I., M.H., selaku Pengadministrasi Akademik Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), mengaku mendapatkan banyak wawasan baru melalui kegiatan tersebut.

"Kegiatan ini membuka wawasan baru bagi kami tentang bagaimana teknologi AI dapat dimanfaatkan untuk mendukung layanan akademik. Selama ini saya memanfaatkan ChatGPT untuk membantu penyusunan materi informasi dan berbagai kebutuhan administrasi. Melalui pelatihan ini, saya memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif sehingga teknologi AI dapat dimanfaatkan secara lebih optimal dalam pekerjaan sehari-hari," ungkap Tohir.

Senada dengan itu, Sekretaris Program Studi Ilmu Hukum, Khoirul Umam, M.H., mengaku memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan baru dari pelatihan tersebut.

"Melalui pelatihan ini, saya semakin memahami bahwa AI bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan menjadi alat bantu yang dapat meningkatkan produktivitas kerja. Banyak aspek pekerjaan dan kehidupan yang dapat terbantu dengan teknologi ini. Karena itu, pemahaman mengenai AI menjadi keterampilan yang penting untuk dimiliki di era digital saat ini," ujarnya.

Melalui pelatihan ini, Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap setiap tenaga kependidikan dan sekretaris program studi memiliki kompetensi fundamental di bidang Artificial Intelligence.

Kompetensi tersebut diharapkan mampu mendukung transformasi digital layanan pendidikan, meningkatkan kualitas tata kelola akademik, serta mempercepat lahirnya berbagai inovasi di lingkungan Fakultas Syariah. (Mif)

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Fakultas Syariah UIN Malang Bekali Tendik dan Sekprodi dengan Pelatihan Artificial Intelligence

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now