![]() |
| ABC Indonesia dan Yayasan Cempaka menanam 1000 pohon untuk hijaukan Kawasan Hutan Pasuruan./dok.ABC Indonesia |
PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM - PT Heinz ABC Indonesia (ABC Indonesia) turut memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan melaksanakan program penanaman pohon.
Aksi ini sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam.
Kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi lintas sektor, yaitu ABC Indonesia sebagai pemrakarsa program, Yayasan Cempaka sebagai fasilitator pelaksana, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan sebagai supervisor program dan pemangku kebijakan, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Lumajang sebagai pemangku kawasan, serta Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Loka Jaya Binangun sebagai mitra pengelola hutan dan koordinator petani hutan.
Kegiatan penanaman pohon kali ini bertajuk 'Act for Earth', yang dihadiri oleh Dian Agung A. Saputra, Plant Manager Pasuruan dan Miranti, EHS Manager mewakili ABC Indonesia. Pertama kali dicanangkan pada tahun 2016, program konservasi lingkungan berkelanjutan ini menjadi kegiatan rutin Pabrik ABC di Pasuruan hampir setiap tahun.
Mira Buanawati, General Counsel and Head of Corporate Affairs PT Heinz ABC Indonesia, mengatakan bahwa penanaman pohon merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan hidup.
"Hal ini sejalan dengan prinsip Doing the Right Thing di ABC Indonesia, di mana kami bertumbuh secara keberlanjutan, dan berkomitmen pada praktik-praktik yang bertanggung jawab dan berkelanjutan dalam setiap aspek bisnis kami. Tujuan kegiatan ini, selain mendukung kepatuhan terhadap perizinan pemanfaatan air tanah, juga sebagai komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlangsungan sumber daya air di sekitar lokasi Pabrik kami di Pasuruan," ujar Mira.
Selama 10 tahun terakhir, ABC Indonesia telah menanam lebih dari 7.000 pohon, termasuk dengan penanaman 1.000 pohon di tahun 2026 ini di kawasan LPHD Loka Jaya Binangun, yang berada di Blok Gumer.
Lokasi tersebut dipilih karena merupakan area lahan kritis dengan minim tegakan pohon. Penanaman dilakukan di area seluas 2,5 hektare yang dikelola oleh 8 petani penggarap.
Adapun jenis pohon yang ditanam tahun ini terdiri atas 250 pohon kayu manis, 200 pohon alpukat, 200 pohon durian, 100 pohon matoa, 50 pohon nangka, dan 200 pohon jambu air. Pada tahun-tahun sebelumnya, ABC Indonesia telah menanam berbagai jenis pohon lainnya seperti beringin, kopi, sintok, dan tanaman konservasi lainnya.
Untuk mendorong keberlanjutan program, ABC Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Cempaka melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap kondisi tanaman yang telah ditanam, guna memastikan tingkat kelangsungan hidup tanaman dan efektivitas program penghijauan yang dijalankan. Secara keseluruhan, hasil pemantauan tahunan menunjukkan rata-rata tingkat kelangsungan hidup tanaman mencapai sekitar 75 persen.
Sarifudin Lathif, Direktur Yayasan Cempaka, menyampaikan bahwa tingginya tingkat keberhasilan tanaman hidup menunjukkan dampak positif program bagi masyarakat sekitar dan kawasan hutan yang menjadi lokasi kegiatan.
"Persentase kehidupan tanaman yang tinggi ini menunjukkan bahwa kegiatan penanaman pohon dapat memberikan dampak positif bagi kelompok mitra dan petani penggarap. Selain itu, kegiatan penanaman pohon tahun ini menjadi salah satu modal sosial kelompok dengan mengaktifkan kembali lokasi penanaman di Blok Gumer, yang sebelumnya berada jauh dari jangkauan program. Dengan adanya kegiatan ini, kelompok mitra dan petani penggarap dapat kembali aktif menghijaukan kawasan hutan," ungkap Sarifudin.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan, menunjukkan bahwa dalam periode 2021–2026 saja, Pabrik ABC Pasuruan telah menanam 4.000 pohon yang tersebar di area seluas 6,4 hektare.
Dian Agung, Plant Manager PT. Heinz ABC, mengatakan bahwa program penanaman pohon ini bukan sekadar simbol peringatan Hari Lingkungan Hidup, tetapi wujud nyata komitmen ABC Indonesia dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Kami percaya bahwa setiap pohon yang ditanam adalah investasi jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat, dan generasi mendatang. Dengan kolaborasi lintas sektor, kami ingin memastikan bahwa manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Melalui program Act for Earth, ABC Indonesia berharap dapat terus berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem, membuat kawasan hutan menjadi lebih hijau, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan lingkungan yang lebih lestari bagi generasi mendatang.
*****
Tentang PT Heinz ABC Indonesia
ABC Indonesia hadir dengan visi Proudly Make Delightful Food Available for Every Indonesian Family dan merupakan pemilik merek ABC–sebuah merek produk kebutuhan pokok keluarga Indonesia, yang telah hadir sejak 1975 dalam beragam produk termasuk kecap ABC, Sambal ABC, Sirup ABC, Sarden ABC, hingga berbagai minuman ABC dalam kemasan. Seluruh produk ABC diproduksi di Indonesia melalui pabrik-pabriknya yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat dan Pasuruan, Jawa Timur, dengan komitmen tertinggi menggunakan bahan baku dan tenaga kerja lokal.
ABC berkomitmen tinggi menjaga menjaga standar kualitas dan keamanan dalam rangkaian sistem kontrol kualitas dan keamanan pangan dengan menerapkan sistem standarisasi yang berlapis, mulai dari Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), yang dipersyaratkan oleh BPOM RI sebagai otoritas pengawas keamanan pangan olahan di Indonesia, serta sistem manajemen keamanan pangan dunia (ISO 22000: 2018 dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP)).
Seluruh produk ABC telah bersertifikat halal. Sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga kehalalan setiap produknya, ABC secara konsisten telah meraih penghargaan TOP Halal Award sejak 2022. Dalam dua ajang IHATEC TOP Halal Award 2023-2025, secara berturut-turut ABC berhasil memperoleh empat penghargaan sekaligus dalam kategori produk kecap manis, saus sambal, ikan sarden kemasan, dan sirup, sekaligus mengukuhkan posisi sebagai salah satu produsen makanan halal terkemuka di Indonesia.
Juita Kartini
External Communications Manager
***
Editor: YAN



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?