Banner Iklan

Unit Falak UIN Malang Ikuti Rukyatul Hilal Penetapan Iduladha 1447 H di Kabupaten Malang

Admin JSN
18 Mei 2026 | 18.54 WIB Last Updated 2026-05-18T11:54:20Z
Agenda Rukyatul Hilal 1 Zulhijah 1447 H digelar di Pendopo Kabupaten Malang pada Ahad (17/5) yang dihadiri Wabup Lathifah Shohib dan UIN Malang./dok. UIN Malang

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Unit Falak Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang turut berpartisipasi dalam kegiatan rukyatul hilal dan sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 Hijriah yang digelar pada Ahad (17/5) petang di Pendopo Kabupaten Malang, Jalan Panji Nomor 158, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Kegiatan rukyatul hilal ini dilaksanakan sebagai bagian dari proses penentuan awal 1 Zulhijah 1447 H yang menjadi dasar penetapan Hari Raya Iduladha.

Pelaksanaan pengamatan hilal melibatkan berbagai unsur, di antaranya Badan Hisab Rukyat (BHR) Kementerian Agama Kota dan Kabupaten Malang, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kota dan Kabupaten Malang, perwakilan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan rukyatul hilal yang rutin dilaksanakan setiap momentum penentuan hari besar Islam.

Menurutnya, kegiatan tersebut perlu terus dilestarikan sebagai bagian dari tradisi ilmiah sekaligus syiar keislaman.

Lathifah juga menegaskan bahwa perbedaan yang kerap terjadi dalam penentuan awal bulan qamariyah bukanlah persoalan sistem, melainkan perbedaan parameter dan acuan posisi hilal yang digunakan. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menyikapi perbedaan tersebut dengan bijaksana.

"Mari kita mengedepankan toleransi, saling menghormati keyakinan masing-masing, serta menjaga ukhuwah Islamiyah agar tetap harmonis dan dinamis," ujar Lathifah.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat menjadikan momentum Bulan Zulhijah dan Hari Raya Iduladha sebagai sarana mempererat kebersamaan, persatuan, dan kepedulian sosial melalui semangat berbagi dan gotong royong dalam pelaksanaan ibadah kurban.

Dalam pelaksanaan rukyat di wilayah Kabupaten Malang, hilal tidak berhasil teramati karena tertutup awan tebal. Meski demikian, hasil pengamatan dari sejumlah titik lain di Indonesia menunjukkan hilal berhasil terlihat, sehingga menjadi dasar penetapan awal Zulhijah 1447 Hijriah.

Berdasarkan hasil sidang isbat, Senin 18 Mei 2026 ditetapkan sebagai 1 Zulhijah 1447 H. Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Wabup Malang, Lathifah Shohib saat rukyatul hilal 1 Zulhijah 1447 H di Kepanjen./dok. UIN Malang

Ketua Unit Falakiyah Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Miftahudin Azmi, M.H.I., menyampaikan bahwa pelaksanaan rukyat di Kabupaten Malang berjalan dengan baik dan patut diapresiasi.

"Pelaksanaan rukyat di Kabupaten Malang sudah sangat baik. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan lebih luas oleh pemerintah daerah lainnya, termasuk Pemerintah Kota Malang dan Kota Batu, sebagai bentuk penguatan tradisi rukyat sekaligus pengembangan keilmuan falakiyah," ujarnya. (Mif)

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Unit Falak UIN Malang Ikuti Rukyatul Hilal Penetapan Iduladha 1447 H di Kabupaten Malang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now