![]() |
| Ilustrasi analisis peran media sosial dan teknologi digital dalam membentuk dinamika komunikasi modern berbasis data dan interaksi online. Sumber Foto : https://jurnalpost.com/ |
ARTIKEL | JATIMSATUNEWS.COM:
Abstrak
Era globalisasi membawa perubahan besar terhadap sistem komunikasi
di Indonesia. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memungkinkan
penyebaran informasi secara cepat dan luas tanpa batas geografis. Artikel ini
bertujuan untuk menganalisis tantangan serta harapan sistem komunikasi
Indonesia dalam menghadapi era globalisasi berdasarkan kajian dari beberapa
jurnal ilmiah yang relevan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan
menganalisis jurnal terkait globalisasi, komunikasi, pendidikan, dan dakwah.
Hasil kajian menunjukkan bahwa globalisasi menghadirkan tantangan berupa arus
informasi tanpa kontrol, krisis nilai moral, perubahan pola interaksi sosial,
serta meningkatnya pengaruh budaya asing. Namun demikian, globalisasi juga
membuka peluang dalam pemanfaatan teknologi sebagai sarana pendidikan, dakwah,
dan penguatan literasi digital. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi
yang adaptif, etis, serta berlandaskan nilai budaya dan religius agar sistem
komunikasi Indonesia mampu berkembang secara modern tanpa kehilangan identitas
nasional.
Kata Kunci:
Globalisasi, sistem komunikasi, teknologi informasi, literasi digital, media.
Pendahuluan
Lobalisasi merupakan fenomena yang ditandai dengan
keterbukaan dan kemajuan teknologi informasi yang menghubungkan berbagai
belahan dunia secara cepat. Perkembangan ini membawa dampak signifikan terhadap
sistem komunikasi di Indonesia. Media massa, internet, dan media sosial menjadi
sarana utama dalam penyebaran informasi dan pembentukan opini publik.
Dalam
jurnal yang diterbitkan oleh Alphabet Jurnal Wawasan Agama Risalah Islamiah, Teknologi dan
Sosial (Al-Waarits), dijelaskan bahwa kemajuan
teknologi komunikasi di era globalisasi memengaruhi berbagai aspek kehidupan,
termasuk pendidikan dan dakwah. Sementara itu, kajian yang dipublikasikan oleh El Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi
Islam menegaskan bahwa globalisasi tidak hanya
membawa kemajuan, tetapi juga tantangan moral dan spiritual bagi masyarakat.
Selain itu, penelitian dalam prosiding yang diterbitkan oleh Universitas Negeri Semarang menunjukkan bahwa globalisasi pendidikan menuntut peningkatan mutu dan adaptasi terhadap teknologi komunikasi modern. Berdasarkan kajian tersebut, artikel ini membahas tantangan dan harapan sistem komunikasi Indonesia dalam menghadapi era globalisasi.
Berdasarkan konsep tersebut, kajian ini disusun oleh Randah Nada Asifa bagian dari pembelajaran mata kuliah Sistem Komunikas Indonesia. artikel ini membahas tantangan dan harapan sistem komunikasi Indonesia dalam menghadapi era globalisasi yang diampu oleh Drs. Widiyatmo Ekoputro, M.A. di Universitas 17 Agustus 1945 sehingga pembahasannya mengacu pada perkembangan komunikasi di Indonesia.
Pembahasan
1.
Globalisasi dan Perubahan Sistem Komunikasi di Indonesia
Perkembangan
teknologi di era globalisasi membuat sistem komunikasi di Indonesia mengalami
banyak perubahan. Jika dulu masyarakat lebih sering berkomunikasi secara
langsung atau melalui surat dan media cetak, sekarang komunikasi lebih banyak
dilakukan melalui internet dan media sosial. Informasi bisa diperoleh dengan
cepat hanya melalui ponsel atau komputer.
Perubahan
ini membuat masyarakat Indonesia semakin terhubung dengan dunia luar. Berita
dan informasi dari berbagai negara bisa diakses kapan saja. Hal ini tentu
membawa dampak positif, terutama dalam bidang pendidikan dan penyebaran
informasi. Proses komunikasi menjadi lebih cepat dan praktis dibandingkan
sebelumnya.
2.
Tantangan Sosial dan Moral dalam Komunikasi Modern
Walaupun
membawa banyak kemudahan, globalisasi juga menimbulkan beberapa masalah. Salah
satunya adalah banyaknya informasi yang beredar di internet yang sulit untuk
dikontrol. Tidak semua informasi tersebut sesuai dengan budaya dan norma yang
berlaku di Indonesia.
Selain
itu, masuknya budaya asing melalui media sosial dapat memengaruhi cara berpikir
dan perilaku masyarakat, terutama anak muda. Jika tidak diimbangi dengan
pemahaman nilai budaya dan agama, hal ini bisa menyebabkan perubahan sikap dan
hilangnya identitas diri. Komunikasi yang lebih sering dilakukan secara online
juga membuat interaksi tatap muka semakin berkurang.
3.
Media Digital sebagai Sarana Pendidikan dan Dakwah
Di
sisi lain, media digital juga bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif.
Dalam bidang pendidikan, teknologi dapat membantu proses pembelajaran menjadi
lebih mudah dan menarik. Materi pelajaran bisa dibagikan melalui video,
artikel, atau platform pembelajaran online. Begitu juga dalam bidang dakwah,
pesan keagamaan sekarang bisa disampaikan melalui media sosial sehingga dapat
menjangkau lebih banyak orang. Jika digunakan dengan baik, media digital dapat
menjadi sarana yang efektif untuk menyebarkan nilai-nilai positif di
masyarakat.
4.
Upaya Memperkuat Sistem Komunikasi di Era Globalisasi
Agar
sistem komunikasi Indonesia tetap baik di tengah perkembangan globalisasi,
diperlukan beberapa upaya. Salah satunya adalah meningkatkan literasi digital,
yaitu kemampuan masyarakat untuk memahami dan menyaring informasi dengan benar.
Dengan begitu, masyarakat tidak mudah percaya pada berita yang belum tentu
benar.
Selain
itu, penting juga untuk menjaga etika dalam berkomunikasi, baik secara langsung
maupun melalui media sosial. Nilai budaya dan agama harus tetap dijadikan
pedoman agar komunikasi yang terjadi tidak menyimpang dari norma yang berlaku.
Dengan cara ini, Indonesia dapat mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan
jati diri sebagai bangsa.
Kesimpulan
Globalisasi
membawa dampak besar terhadap sistem komunikasi Indonesia. Perkembangan
teknologi informasi memberikan kemudahan dalam akses dan distribusi informasi,
tetapi juga menimbulkan tantangan berupa arus informasi tanpa batas, perubahan
nilai sosial, dan pergeseran pola interaksi masyarakat.
Untuk menghadapi tantangan tersebut, diperlukan penguatan literasi digital, penerapan etika komunikasi, serta integrasi nilai budaya dan religius dalam sistem komunikasi nasional. Dengan pendekatan yang tepat, globalisasi dapat menjadi peluang untuk membangun sistem komunikasi Indonesia yang modern, adaptif, dan tetap berlandaskan identitas nasional.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?