LUMAJANG | JATIMSATUNEWS.COM
LUMAJANG – Jajaran Polres Lumajang tengah melakukan pendalaman terkait informasi dugaan percobaan penculikan anak yang terjadi di salah satu Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di wilayah Kunir Kidul, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Informasi tersebut ramai diperbincangkan warga setelah beredar kabar adanya seorang anak yang diduga nyaris menjadi korban penculikan oleh orang tidak dikenal. Peristiwa itu disebut terjadi di sebuah TPQ yang berada di wilayah timur Kunir Kidul.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan percobaan penculikan tersebut gagal setelah korban berteriak histeris meminta pertolongan. Teriakan korban sontak mengundang perhatian warga sekitar sehingga pelaku diduga langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Meski demikian, pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran informasi yang beredar di masyarakat. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak terkait untuk mengetahui secara pasti kronologi kejadian tersebut.
Kasubsi PIDM Sihumas Polres Lumajang, Suprapto menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin gegabah dalam menyimpulkan informasi yang berkembang sebelum proses penyelidikan selesai dilakukan.
“Kasus ini masih kita dalami dan diselidiki untuk memastikan kebenarannya. Walau belum tentu benar dan valid, kita akan tetap mengantisipasi,” ujar Ipda Suprapto, Selasa (12/5/2026).
Ia mengatakan, kepolisian tetap menaruh perhatian serius terhadap setiap informasi yang berkaitan dengan keselamatan anak-anak. Karena itu, langkah antisipasi dan pengawasan akan terus dilakukan demi memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Sehubungan dengan adanya informasi tersebut, Polres Lumajang juga mengimbau para guru, pengasuh TPQ, serta orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat jam pulang sekolah maupun ketika mengikuti kegiatan belajar mengaji.
Para guru diminta lebih aktif memantau aktivitas peserta didik dan memastikan anak-anak dijemput oleh keluarga atau orang yang dikenal. Selain itu, anak-anak juga diingatkan agar tidak mudah percaya ataupun mengikuti ajakan orang yang tidak dikenal.
“Kami mengimbau kepada para orang tua dan guru untuk lebih meningkatkan perhatian terhadap anak-anak. Berikan pemahaman kepada mereka agar tidak mudah terbujuk orang asing,” tambahnya.
Tak hanya itu, masyarakat juga diminta lebih peduli terhadap situasi lingkungan sekitar. Apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau keberadaan orang asing yang tidak dikenal di area sekolah, TPQ, maupun permukiman warga, masyarakat diimbau segera melapor kepada pihak kepolisian terdekat.
Polres Lumajang memastikan akan terus meningkatkan patroli serta pemantauan di sejumlah titik guna mencegah potensi tindak kriminalitas, khususnya yang menyasar anak-anak. Polisi juga berharap masyarakat tidak mudah terpancing isu yang belum jelas kebenarannya dan tetap mengedepankan informasi yang valid serta dapat dipertanggungjawabkan.(Puj)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?