Foto: Dokumentasi bersama
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM– Suasana akademik dan semangat organisasi mahasiswa terasa begitu hidup di Kota Malang pada Jumat (22/5/2026). Ratusan mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia berkumpul dalam agenda besar Musyawarah Wilayah (Muswil) IX Ikatan Mahasiswa PGMI Indonesia (IMPI) Wilayah 3 Wijayatirta yang resmi dibuka di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (24/5/2026), menjadi momentum penting bagi mahasiswa PGMI untuk memperkuat solidaritas, membangun gagasan pendidikan, serta menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan. Delegasi yang hadir berasal dari berbagai provinsi di Wilayah 3, meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dengan mengusung semangat kolaborasi dan regenerasi kepemimpinan, Muswil IX IMPI Wijayatirta tidak hanya menjadi forum organisasi semata, tetapi juga ruang intelektual untuk merumuskan masa depan pendidikan dasar Islam yang lebih progresif dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Setelah seminar selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sidang pendahuluan yang membahas tata tertib musyawarah. Agenda ini menjadi langkah awal dalam menyamakan persepsi seluruh delegasi sebelum memasuki pembahasan organisasi yang lebih kompleks.
Antusiasme peserta terlihat jelas karena hasil Muswil ini akan menjadi penentu arah gerakan IMPI Wilayah 3 dalam beberapa tahun mendatang. Diskusi berlangsung demokratis dengan tetap menjunjung tinggi semangat kekeluargaan dan profesionalitas antar anggota.
Panitia telah menyusun jadwal padat untuk memastikan seluruh aspirasi dari berbagai daerah dapat terwadahi dengan baik:
- Jumat, 22 Mei 2026: Pembukaan, Seminar Nasional, dan Sidang Pleno I (pembahasan tata tertib).
- Sabtu, 23 Mei 2026: Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan lama dan sidang komisi untuk merumuskan program kerja baru.
- Minggu, 24 Mei 2026: Penyampaian visi-misi kandidat, pemungutan suara pemilihan ketua baru, serta pelantikan.
Muswil IX IMPI Wijayatirta juga menjadi ajang regenerasi kepemimpinan mahasiswa PGMI di tingkat wilayah. Para delegasi tidak hanya memilih ketua baru, tetapi juga merumuskan program kerja strategis yang akan menjadi arah gerakan organisasi ke depan. Melalui forum ini, mahasiswa PGMI dari berbagai daerah memiliki kesempatan untuk memperluas jejaring, memperkuat kolaborasi antarkampus, serta membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah ibtidaiyah di Indonesia.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa PGMI tidak hanya aktif dalam dunia akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap pengembangan organisasi, kepemimpinan, dan isu-isu pendidikan nasional. Pelaksanaan Musyawarah Wilayah IX IMPI Wijayatirta di Malang menjadi bukti nyata semangat persatuan dan kontribusi mahasiswa PGMI dalam membangun pendidikan Indonesia yang lebih maju.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?