![]() |
| Dokumentasi Kegiatan |
SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM - Ratusan relawan dari berbagai komunitas peduli lingkungan bersama mahasiswa dan dosen UPN Veteran Jawa Timur menanam sebanyak 3.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Sontoh Laut, Asemrowo Kota Surabaya pada hari Minggu (10/5). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 sekaligus mendukung pelestarian ekosistem pesisir. Aksi penanaman mangrove merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Surabaya, komunitas peduli lingkungan, serta Program Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur. Sejak pagi, para peserta tampak antusias turun langsung ke area pesisir untuk menanam bibit mangrove di sepanjang kawasan yang rawan abrasi.
M. Fikser, perwakilan pemerintah kota Surabaya menyampaikan kegiatan ini merupakan komitmen menjaga lingkungan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ekosistem mangrove. Mangrove memiliki peran penting untuk menjaga kawasan pesisir dari abrasi, memperbaiki kualitas lingkungan, dan menjadi habitat biota laut. Momentum HJKS ini kami isi dengan kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan, ujarnya.
Koordinator Program Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur, Dr. Zainal Abidin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat melalui aksi nyata pelestarian lingkungan. Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga hadir langsung membantu masyarakat dan lingkungan. Penanaman mangrove ini menjadi langkah kecil keberlanjutan ekosistem pesisir Kota Surabaya, katanya. Menurutnya, kawasan pesisir Sontoh Laut memiliki potensi besar sebagai daerah konservasi sekaligus edukasi lingkungan apabila dijaga secara berkelanjutan. Karena itu, penanaman mangrove akan terus dilakukan secara bertahap bersama masyarakat dan komunitas lingkungan. Kegiatan ini didampingi dosen ilmu komunikasi, Reza Mehdi Fauzi, beserta puluhan mahasiswa yang tergabung program Bina Desa pengabdian kepada masyarakat dan masyarakat sekitar. Mereka bersama-sama melakukan penanaman bibit mangrove sambil mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kawasan pesisir dari kerusakan lingkungan.
Salah satu relawan komunitas peduli lingkungan mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Selain memperingati HJKS, aksi tanam mangrove dinilai menjadi bentuk kepedulian generasi muda terhadap perubahan iklim dan kerusakan lingkungan pesisir. Kami berharap mangrove yang ditanam hari ini bisa tumbuh baik dan memberi manfaat untuk masyarakat pesisir ke depan, ujarnya.
Kegiatan penanaman mangrove berlangsung hingga siang hari dan ditutup dengan aksi bersih kawasan pantai serta edukasi lingkungan kepada peserta. Pemerintah Kota Surabaya berharap kolaborasi bersama perguruan tinggi dan komunitas lingkungan dapat terus diperkuat guna menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir di Kota Pahlawan.
Penulis : Reza Mehdi Fauzi



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?