Banner Iklan

MBG Bermanfaat Jangan Dihentikan, Waka Humas SMAN 1 Pandaan Sebut Program Sangat Membantu Siswa

Anis Hidayatie
12 Mei 2026 | 15.13 WIB Last Updated 2026-05-12T08:13:31Z

 

Siswa  SMAN 1 Pandaan menikmati MBG

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Pandaan hingga saat ini berjalan lancar dan dinilai memberikan manfaat besar bagi para siswa. Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala Humas SMAN 1 Pandaan yang biasa dipanggil Bu Aris, saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan program MBG di sekolahnya.

Menurut Bu Aris, sejak program mulai berjalan pada Februari 2025, pihak sekolah tidak pernah mengalami persoalan besar seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial. Seluruh proses distribusi makanan berlangsung baik dan koordinasi dengan pihak penyedia makanan atau PPG juga terjalin sangat harmonis.

“Alhamdulillah sampai hari ini MBG berjalan lancar dan tidak pernah ada masalah. Kalau ada hal kecil seperti ditemukan ulat di sayur, itu bukan karena makanannya basi atau tidak layak, tetapi memang kadang ada yang menempel di sayuran seperti sawi. Anak-anak juga memahami itu,” ujar Bu Aris.

Ia menjelaskan, sekolah yang dipimpin Teguh Haryiawan ini selalu memberikan edukasi kepada siswa agar memahami pentingnya makanan sehat dan tidak mudah terpengaruh isu yang belum tentu benar. Komunikasi dengan pihak penyedia makanan juga dilakukan secara terbuka sehingga setiap evaluasi bisa langsung ditindaklanjuti.

“Kalau ada masukan kecil, bulan berikutnya biasanya langsung diperbaiki. Jadi hubungan kami dengan PPG sangat baik,” imbuhnya.

Sebagai sekolah besar dengan banyak siswa atlet dan kegiatan luar sekolah, SMAN 1 Pandaan juga memiliki mekanisme khusus agar makanan MBG tetap bermanfaat. Untuk siswa yang harus berangkat pertandingan atau kegiatan di luar sekolah, makanan disiapkan dalam kemasan sterofoam agar bisa dibawa sebagai bekal perjalanan.

Sementara makanan dari siswa yang tidak hadir karena sakit atau izin, tidak pernah dibiarkan terbuang. Pihak sekolah justru membagikannya kepada siswa lain, terutama anak yatim atau siswa yang membutuhkan.


“Anak-anak di sini justru menghendaki MBG tetap ada karena sangat bermanfaat. Kalau ada makanan lebih biasanya dicari siapa yang mau membawa pulang, terutama anak-anak yatim atau yang membutuhkan,” jelas Bu Aris.

Ia juga membantah anggapan bahwa banyak makanan dibuang karena menu tidak disukai siswa. Menurutnya, budaya saling berbagi di lingkungan sekolah sudah terbentuk dengan baik sehingga makanan tetap habis dikonsumsi.

“Kalau ada yang kurang cocok dengan menu tertentu biasanya diberikan ke temannya, bukan dibuang. Anak-anak di sini tidak sampai hati membuang makanan,” katanya.

Bu Aris menambahkan, pendidikan karakter di SMAN 1 Pandaan juga menjadi faktor penting keberhasilan program MBG. Sekolah secara rutin memberikan tausiyah kepada siswa saat salat Dzuhur berjamaah agar siswa terbiasa bersyukur dan menghargai makanan.

“Anak-anak selalu diingatkan untuk bersyukur. Itu terus kami tanamkan melalui tausiyah setelah jamaah Dzuhur,” tuturnya.

Dari total sekitar 1.308 porsi makanan yang disiapkan setiap hari, rata-rata hanya sekitar 60 porsi yang tidak terserap karena siswa izin atau sakit. Namun seluruh makanan tersebut tetap dimanfaatkan oleh siswa lain sehingga tidak ada yang terbuang sia-sia.

Karena itu, pihak sekolah menegaskan tidak ada usulan penghentian program MBG di SMAN 1 Pandaan. Justru program tersebut dinilai sangat membantu siswa dan masih dibutuhkan hingga sekarang.

“MBG sampai hari ini masih benar-benar memberikan manfaat bagi siswa-siswi kami,” pungkas Bu Aris.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • MBG Bermanfaat Jangan Dihentikan, Waka Humas SMAN 1 Pandaan Sebut Program Sangat Membantu Siswa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now