![]() |
| Dokumentasi Pribadi |
BATU | JATIMSATUNEWS.COM: Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, terus berkembang sebagai salah satu kawasan unggulan di sektor pertanian dan agrowisata di Jawa Timur. Berada di kawasan dataran tinggi dengan udara yang sejuk dan kondisi tanah yang subur, desa ini memiliki potensi besar pada sektor pertanian hortikultura, perkebunan, hingga wisata berbasis alam.
Sektor pertanian dan perkebunan
menjadi penopang utama perekonomian masyarakat Desa Giripurno. Komoditas yang
dibudidayakan meliputi wortel, kubis, sawi, tomat, cabai, bawang daun, hingga
jeruk. Hasil panen tersebut tidak hanya dipasarkan di wilayah Kota Batu, tetapi
juga didistribusikan ke beberapa daerah lain di Jawa Timur.
Potensi desa tersebut turut
dipelajari oleh mahasiswa program bina desa Universitas
Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur melalui kegiatan pertemuan dan
diskusi bersama perangkat desa pada 7 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut,
mahasiswa berkumpul dan berdiskusi dengan Pak Munir selaku Sekretaris Desa
Giripurno untuk membahas potensi pertanian, perkebunan, serta perkembangan
wisata yang ada di wilayah tersebut.
Dalam diskusi tersebut, Pak
Munir menjelaskan bahwa komoditas jeruk menjadi salah satu hasil perkebunan
unggulan masyarakat Giripurno karena didukung kondisi alam yang cocok untuk
budidaya tanaman buah dataran tinggi. Selain itu, sektor hortikultura seperti
kubis, wortel, dan cabai juga menjadi sumber pendapatan utama masyarakat desa.
Menurut Pak Munir, perkembangan
wisata berbasis alam mulai memberikan dampak positif terhadap perekonomian
warga. Lanskap pegunungan yang dipadukan dengan area pertanian menjadi daya
tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu.
Salah satu destinasi yang cukup
dikenal adalah Taman Bunga Umbul yang menawarkan panorama ribuan tanaman bunga
dengan suasana alam pegunungan yang sejuk dan asri. Tempat wisata ini menjadi
salah satu tujuan favorit wisata keluarga maupun wisatawan yang ingin menikmati
wisata alam dan spot fotografi.
Selain itu, terdapat pula
Manahayu Holistic Farm yang mengusung konsep pertanian sehat dan ramah
lingkungan. Lokasi ini menghadirkan wisata edukasi berbasis pertanian terpadu
yang menggabungkan aktivitas budidaya tanaman, edukasi lingkungan, dan gaya
hidup sehat.
Manahayu Holistic Farm juga
menyediakan fasilitas penginapan bernuansa tradisional dengan dominasi bangunan
rumah kayu yang menyatu dengan lingkungan sekitar. Dari area penginapan,
pengunjung dapat menikmati pemandangan pegunungan dan hamparan lahan pertanian
khas dataran tinggi Kota Batu sehingga menghadirkan suasana wisata pedesaan
yang tenang dan alami.
Potensi Desa Giripurno turut
didukung oleh sektor kuliner lokal yang mulai dikenal wisatawan. Salah satu
kuliner khas yang cukup diminati adalah nasi empok Wakini dengan harga berkisar
Rp13.000 hingga Rp20.000 per porsi.
Melalui kegiatan tersebut,
mahasiswa bina desa dapat melihat secara langsung bagaimana sektor pertanian,
perkebunan, dan wisata di Desa Giripurno berkembang secara berdampingan dan
menjadi bagian penting dalam mendukung perekonomian masyarakat desa.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?